
Saat menuju kelas, Max terus mengikuti langkah Nimshi dan membuat Nimshi tidak nyaman karena diperhatikan oleh banyak orang terutama teman dekatnya, Tita dan Laura.
"Max.. jangan ikutin aku terus dong, kan gk enak jadi pusat perhatian... mending kamu sama temen cowok yang lain aja, coba berbaur sama temen yang lain, siapa tau bisa jadi temen dekat.."
sambil mempercepat langkahnya yang terus diikuti oleh Max.
"dih... siapa yang ngikutin.., kan emang lu sama gua satu kelas, gimana sih.."
"ya udah terserah kamu mau bilang apa... makanya kamu jalannya jangan mepet dong, kan gk enak jadi diliatin temen aku, apalagi kamu itu anak baru di sekolah ini"
"iya.. iya, salah mulu gua... langkah lu lebarin dikit.. biar cepet sampai kelas, biar gua gk disangka ngekorin elu"
"kok jadi nyalahin aku.. kan masih ada jalan lain, emang jalan ke kelas cuma koridor ini ya..."
"emang salah kalo gua maunya lewat koridor ini.."
"terserah kamu...!!" sambil mempercepat langkahnya menjauhi Max dan menuju ke kursinya yang berada diantara kursi teman dekatnya, Tita dan Laura.
Ketika masuk jam pelajaran kedua, Max diperintah oleh bu Ratna untuk memperkenalkan dirinya di depan kelas sebagai anak pindahan baru. Sebelumnya, mereka tidak masuk kelas karena guru sedang rapat. Akhirnya Max bisa memperkenalkan dirinya di jam pelajaran ke dua.
"Max.. perkenalan diri kamu ke depan.. biar temen sekelas bisa kenal siapa kamu..." ucap bu Ratna.
"baik bu.."
" hello guys, nama gua Maxim Drax, kalian bisa panggil gua Max atau apalah itu kalau kalian punya nickname unik buat gua. Gua murid pindahan dari SMA xx, umur gua 18 tahun, nice to meet you all..." sambil melambaikan tangannya ke teman sekelasnya.
"Nak.. seharusnya kamu menggunakan bahasa yang sopan dan santun kalau sedang memperkenalkan dirimu, kamu anak baru.. bedakan cara bicara mu ketika ada orang yang lebih tua dan ketika berbicara dengan teman sebayamu. Lebih baik skill kurang tapi mempunyai etika yang baik daripada memiliki IQ tinggi tetapi memiliki sikap dan kepribadian yang kurang baik. Bisa dimengerti ya, Max..." ucap Bu Ratna
"baik bu, maaf.. saya ulangi.. Hai teman-teman, nama saya Maxim Drax, kalian bisa panggil saya Max, umur saya 18 tahun, saya murid pindahan dari SMA xx, salam kenal ya semuanya.." melambaikan tangan ke teman sekelas sambil memperhatikan Nimshi yang dari tadi sibuk dengan perlengkapan belajarnya.
"ok Max, semoga kamu betah ya disekolah ini. Usahakan ubah kepribadian kamu dan kamu harus bisa beradaptasi dengan teman baru kamu... silahkan duduk" ucap bu Ratna
"Si, kamu kenal anak baru ini ya, kok perasaan ku dari tadi dia perhatiin kamu deh, jangan-jangan dia suka sama kamu..." kata Tita sambil mencolek tangan Nimshi yang terus sibuk dengan buku pelajarannya.
"baru kenal tadi kok... soalnya aku ketemu dia di perpus lagi dihukum ngeringkas 5 bab pelajaran fisika. Terus dia minta aku buat bantuin katanya dia gk tau cara ngeringkas..."
"dih.. udah gayanya belagu, ogeb lagi, masa cuma disuruh ngeringkas gk tau caranya, untung tampangnya masih dapet, kalau gk aku kurung ni anak di WC cewek, biar kena hukum lagi" tambah Laura yang dari tadi mendengarkan pembicaraan Nimshi dan Tita.
"kamu jangan bilang gitu, entar kalian jodoh gimana... haha...."
"tuh kan, si Nimshi kalau di ajak ngegosip pasti ngeselin.." tukas Laura yang menggerutu karena di Nimshi sedikit jahil terhadapnya
Tak terasa jam istirahat kedua pun tiba...........
bersambung........