We Are Different

We Are Different
Sadar dari pingsan



Saat membuka mata yang pertama kali antea lihat adalah mamah nya.


"engg..(mencoba membuka mata) mah..(panggil anthea)"


"sayang (langsung memeluk sang putri) kamu sudah bangun,mana yg sakit Hem..?bilang mamah" ucap sang mamah khawatir


Anthea pun masih bingung dengan sekitar nya. Ai pun bertanya pada sang mamah


"mah.."ucap anthea


"iya sayang,ada apa Hem..?"jawab sang mamah


"papah mana mah?"tanya anthea


"papah sedang ada meeting mendadak,nanti dia juga kesini sayang"jawab sang mamah


Anthea pun mengangguk


"oh iya mah,kak Ayana mana?"


Mamah nya pun kaget dengan pertanyaan anthea. saat ai akan menjawab pertanyaan sang putri ada yang sudah lebih dulu menjawab nya.


"Ayana sudah tiada"jawab orang tersebut dengan menatap tajam anthea.


"maksud papah apa?(anthea sudah mulai panik)


"Ayana sudah meninggal dunia"


"ENGGAK PAPAH PASTI BOHONG KAN,


MAMAH KASIH TAU ANTHEA KAKA DIMANA?"ujar anthea menangis


"Sayang(memeluk sang putri)mamah tau kamu sangat kehilangan dan gak percaya tapi itu bener sayang"ucap mamah


"Enggak mah pasti Kaka lagi nunggu anthea


(ucap anthea sambil mencopot infusnya membuat tangan mengeluarkan darah )


"Aaaaa...sayang jangan kayak gini sayang"ujar mamah panik


Dokter pun datang karena mendengar keributan.


"ada apa ini ?"tangan sang dokter


"tolong dok putri saya"ucap papah


"baiklah"jawab dokter


Selesai pemeriksaan anthea pun tertidur


"mah aku harus balik lagi ke kantor"


"yasudah,biar aku yg jaga anthea"


"aku pergi dulu mah"


"iya pah"


Setelah papah nya pergi


"sayang nya mamah (mengelus kepala anthea)


Anthea pun kini sedang makan di suapi mamah nya.cukup lama untuk mamah nya membujuk anthea makan.


"mah udah mah anthea kenyang"ujar anthea


"sedikit lagi ya"ucap mamah nya


Belom sempat anthea melanjutkan omongan ada yang datang


"BABY....(Langsung memeluk anthea)"


"Rania,lepas kamu bikin aku gak bisa nafas"


"oh.. maaf (ucap Rania nyengir)tapi kamu enggak papa kan baby."


"aku gak papa"ucap anthea senyum


"oh Tante maaf dan Rania turut berdukacita"


"tidak papa,makasih ya udh sempetin dateng"


"iya,tante"ujar Rania


Rania adalah sahabat baik anthea,mereka bersahabat dari kecil dan ai juga cukup dekat dengan Ayana


"oh, iya aku bawa ini(memberikan sesuatu)


"kamu bawa apa?"tanya Anthea


"ini coklat kesukaan kamu,aku beli di Itali loh"


"kamu ke itali?"tanya Anthea"


"tidak sih,aku titik Dedy pas dia ke itali"


"oh makasih ya"ucap anthea senang


"sama sama(memeluk anthea)cepat sembuh ya aku sedih kalau baby sakit"


Rania memang terbiasa memanggil anthea dengan sebutan baby.anthea pun tidak masalah akan hal itu.


"nanti kalau baby sudah sembuh kita jalan jalan oke"ucap rania


"hem..."jawab anthea singkat


sudah cukup lama Rania di rumah sakit dan sekarang pun sudah malam.rania pamit mau pulang.


"yah,baby aku harus pulang udh jam 8 malam soalnya"


"baiklah,hati hati ya"


"(memeluk anthea)kalo udah mau pulang telpon ya biar aku jemput juga."


"iya iya,Rania yang bawel"ucap anthea


"baiklah aku harus pulang,bay baby ,bay tante"


"hati hati rania"


"iya.."


Rania pun sudah pulang dan kini di dalam ruangan hanya ada anthea dan sang mamah


"anthea kau perlu sesuatu?"tanya sang mamah


"enggak kok mah(menggeleng)anthea mau tidur aja"ucap anthea


"yasudah,tidur yang nyenyak selamat malam"


"malam mah"