
Malam ini mereka akan pergi makan malam dengan rekan kerja papah mereka,
Ayana dan Anthea turun dari tangga dan menghampiri kedua orang tuanya.
"wah anak mama cantik dua dua nya"(puji mamah nyampe
"iya dong anak siapa dulu"(ucap anthea)
"anak mamah"(tertawa bersama)
"cepat nanti kita terlambat"(kata papah nya)
"iya pah"(ucap mereka bersama)
Sampai Restoran yg sangat mewah.
Saat sampai mereka langsung di sambut oleh salah satu rekan bisnis papah nya.
"oh pak argantara.senang bertemu dengan anda"(menjabat tangan papah Kalian)
"iya pak Surya saya juga senang bertemu anda dan perkenalkan ini putri saya"
"dia Ayana dan anthea"(ujar papah)
"salam kenal paman"(ucap mereka bersama)
"kalian cantik sekali"puji nya
"terimakasih paman"tersenyum
"kalian makan yah papah mau kesana sebentar"
"ya pah"
Papah nya pun pergi menghampiri rekan bisnis nya yg lain.
"makan nya enak ya kak?"ucap anthea
"iya lezat"jawab ayana
Mereka mendengar alunan musik piano yg merdu.
"musik nya indah(ucap Anthea)
Ayana yg melihat adik nya
"hey(memegang tangan Anthea)kau mau kesana dan bermain piano."
"tidak ah ada papah "ucap anthea
"kamu baik baik aja"tanya Ayana memastikan karna dia tau adik nya sangat suka piano.
"gak papa kak"tersenyum tipis
Sebenarnya Anthea sangat ingin bermain piano, tapi ai tau papah nya seperti apa. sepanjang pesta Anthea slalu melihat piano yg di panggung sampai mamah nya melihat itu dan merasa kasihan.
"Anthea kau baik baik saja sayang."ucap mamah nya
"aku gak papa mah (tersenyum tipis)"
"yakin"ujarnya meyakinkan
"iya mah"
"kau mau bermain piano hem"
Anthea menatap mamahnya.
"main lah sayang tidak papa"tersenyum
"tapi mah ada papah disini"takut
"tenang pakai ini(memberikan paper bag)"
"apa ini mah"tangannya bingung
"sudah pakai sayang papah biar mamah sama Kaka mu yg urus"menyakinkan
"terimakasih mah"tersenyum senang dan segera pergi ke toilet.
Anthea pun pergi ke toilet
Ai pun pergi keluar dari toilet dan pergi ke atas panggung.
"permisi boleh saya mainkan piano nya(tanya anthea)
"boleh silahkan"ucap pelayan
"baiklah terimakasih(ai duduk dan bersiap bermain piano)semoga kalian suka.
Suara piano yg dimainkan oleh Anthea, mampu menghipnotis orang orang untuk mendengarkannya, karena keindahan alunan musik yg ai mainkan.
"wah menarik sekali musik nya"
"bagus sekali"
"merdu dan enak di dengar"
Kira kira itu yg orang pikiran saat ini tentang Anthea.
"kau sangat berbakat sayang"(kata mamah mu)maaf mama gak bisa membantu kamu lebih dari ini.ucap nya sedih
"kau bahkan lebih hebat dari ku"(ujar Kaka mu)
Anthea masih fokus pada alunan pianonya.
sampai akhir,ai masih fokus dan menghayati.
"wah lihat perempuan itu sangat berbakat bukan pak argantara"(menunjuk dirimu).
"ai dia sangat berbakat"(seperti Anthea ucap papah mu di hati)pak Surya saya pergi dulu ya
"oh baiklah pak"
Papah mu jalan mendekati mamah dan Kaka nya
"dimana anthea?"tanya papah
"dia di toilet pah"jawab mamah nya
"serius kamu (menatap curiga istrinya)apa dia anthea?"
"bukan lah pah Anthea masih di toilet"coba meyakinkan.
Papah mu tidak langsung percaya begitu saja ai pergi ke toilet,mamah dan Kaka mu berusaha menahan nya.
"sayang kau mau kemana"(ucap mamahmu)
"aku ingin mencari anthea"
"dia di toilet nanti juga ai kesini sayang"
"aku percaya kalau aku lihat sendiri"
papah nya mengecek toilet dan saat si akan mengetuk pintu kau sudah keluar lebih dulu
"pah kenapa disini?"tanya anthea
"kau dari tadi di toilet?"ucap papah nya
"iya pah aku baru keluar"jawab nya
"kau tidak bermain piano kan"menatap putri nya
"tidak bagaimana bisa pah aku bermain piano"
"baiklah sebaiknya kita pulang"
sepanjang perjalanan tidak ada yg memulai penbicaraan sama sekali sampai sampai di rumah.
"untung aku masih selamat,terimakasih tuhan"
Flash back
saat papah nya berjalan kearah toilet Anthea sudah selesai dengan pertunjukannya dan Kaka nya yg membantunya agar cepat sampai di toilet.
flash back end
"terimakasih ya tuhan,tapi sampai kapan aku akan seperti ini.(karna lelah Anthea pun tertidur)