We Are Different

We Are Different
Hujan



Ayana sedang menunggu adiknya,tapi saat dia sedang menunggu adiknya. Dia melihat ada anak kecil yg hampir terserempet oleh sepedah.


"hey.. dek awas (menarik anak tersebut)hati hati lah saat berjalan."


"terimakasih Kaka "ucap anak tersebut


"iya,sama sama hati hati ya"


Anak kecil itupun pergi dan Ayana masih menunggu adiknya."kemana anthea lama sekali dia"ucap Ayana


disisi lain anthea


"permisi(menanyakan kepada pelayan)apa kau melihat ada dompet di meja 24"


"oh dompet ada tunggu sebentar ya,saya ambilkan"ujar pelayan


"iya terimakasih."jawab anthea


Selesai mengambil dompetnya,Anthea pun kembali ketempat Ayana menunggu.dia sedang menunggu lampu merah.


"Anthea(Teriak Ayana dari sebrang)"


Anthea melambaikan tangan nya


Tiba tiba ada mobil yg kehilangan kendali,


mobil itu mengarah ke trotoar tempat Ayana.


Anthea menyadari hal itu dia berteriak pada sang Kaka.


"KAK....AWAS...."(TERIAK ANTHEA)


TAPI SEMUANYA TERLAMBAT,MOBIL ITU MENABRAK AYANA DAN AYANA TERGELETAK DIJALAN WAJAH CANTIKNYA PUN TERGUYUR HUJAN YG BERWARNA MERAH BERCAMPUR DARAHNYA.


Ayana mendapatkan luka yg sangat parah tanpa fikir panjang Anthea berlari kekakanya


"KAK....KAU TIDAK PAPA KAN(UCAP ANTHEA PANIK KARENA DARAH TERUS KELUAR DAN MENARUH KEPALA SANG KAKA DI KAKI NYA)


"TOLONG PANGGILAN AMBULANS"


"KAK KAU DENGAR AKU"(ucap anthea)Buka matamu, kak aku mohon


Ayana membuka matanya walau berat tubuh nya sangat sakit dan tidak bisa digerakkan.


"hey.... mengapa kau menangis(ucap Ayana lemah)aku tidak apa apa,kau sudah janji bukan akan slalu tersenyum.aku seperti nya akan pergi ke tempat yang sangat jauh.


"apa yang kau katakan kak ,kau pasti baik-baik saja"


"Anthea dengar ini aku sangat menyayangimu dan aku slalu ingin melihat mu tersenyum"(ucap Ayana menahan sakit)


"JANGAN KAK...BANGUN AKU MOHON"(MENANGIS)


Tak lama AMBULANS datang dan membawa Ayana kerumah sakit. dokter sedang memeriksa Ayana.


Anthea masih menangis


"Tuhan aku mohon tolong Kaka ku"


"anthea sayang(memeluk anthea)


"Mamah(menangis)Kaka mah"


"sudah ya tenang dokter sedang memeriksa nya"


Diperjalanan menuju ke arah rumah sakit, Anthea menelfon orang tuanya.


"Ganti pakaianmu lihat kau bisa masuk angin nanti"ucap sang papah


"tidak aku ingin menunggu kak ayana"ujar anthea


Sebenarnya orang tua nya sangat cemas tapi mereka berusaha kuat demi anak nya.


Dokter pun keluar dari ruang pemeriksaan dan dengan raut wajah yg sulit di artikan


"dok bagaimana keadaan putri saya"ucap papah


"Maaf kan,kami kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi Tuhan berkehendak lain"ujar dokter


"apa maksud Dokter putriku baik baik saja kan?"tanya mamah


"maaf pak Bu ,putri BPK mengalami pendarahan di kepala yg cukup parah dan nyawanya tidak bisa di selamatkan"


DEG..


Rasanya dunia keluarga ini hancur, mendengar kata dokter.


"saya permisi dulu"ucap dokter


"Gak..anak ku,Ayana "ujar mamah


Anthea sangat lemas dan tiba tiba semua menjadi kabur dan anthea jatuh pingsan


"Anthea(menangkap putrinya)sus tolong rawat putri saya,mah kau jaga Anthea biar Ayana aku yg urus"


"iya pah(ucap mamanya sambil masih menangis)kau kenapa sayang


Anthea pun dirawat di rumah sakit karena ai sangat shock