We Are Different

We Are Different
Anthea Adelia Dan Ayana Agata




"Aku Anthea Adelia aku menyukai musik terutama piano.tapi papah ku tidak menyukai itu dia ingin aku seperti Kaka ku Ayana yg pintar.padahal seharusnya dia tau walau kami kembar tapi kami berbeda"



"Ayana Agata dia kakak ku ai sangat menyukai pelajaran apalagi matematika.ai juaranya, ai bahkan sampai juara internasional sejak kecil.dan orang tua ku sangat bangga padanya walau begitu ai sangat menyayangi ku begitupun diriku,selain diriku tidak ada yg lebih aku sayangi selain ai"



"Anthea bangun atau kau akan membuat kita terlambat"


"tunggu kak sebentar lagi (masih menutup mata)


"Anthea ayo cepat tidak ada sebentar-sebentar"


"hais baiklah (berjalan kekamar mandi)


"aku tunggu di meja makan"


"iya"



Anthea selesai bersiap dana turun dari tangga.


"anthea ayo sini sarapan dulu(melihat anthea )"


"ya mah (duduk di kursinya)



"lain kali bangun lah pagi kasihan Kaka mu terlambat hanya karena kamu"(ujar papa mu)


"iya pah aku minta maaf"(menundukkan kepalanya)"


"sudah tidak apa apa pah ayo kita sarapan"(ujar Ayana)


Saat sarapan tidak ada yg memulai pembicaraan.


selesai sarapan


"mah pah kami pergi sekolah dulu ya bay"(ucap Kaka mu)


"ya sayang hati hati(ujar Mama mu)



Sepanjang perjalanan Anthea hanya diam saja,kakak nya yg mengetahui hal itu berusaha menghiburnya.


"Anthea bagai mana besok lusa kita pergi ke pameran musik kau mau.?"


"(langsung menetapkan kakanya)tentu aku mau tapi kalau papa tau,bagaimana?"


"tenang saja,lusa papah ada kerjaan di luar kota"


"baiklah(tersenyum)



"(menarik tangan adik nya)ayo kita sudah terlambat"


"kak pelan pelan"(protes anthea)


"gak ada waktu Anthea"(jawab Kaka nya)


skip kelas


guru sedang menjelaskan pelajaran


"Ayana bisa kau jelaskan"


"baiklah bu(maju kedepan dan menjelaskan)


Selesai menjelaskan Bu guru langsung memberi tepuk tangan pada Ayana.


"(tepuk tangan) bagus Ayana tepat sekali penjelasan mu dan kamu boleh duduk kembali


"terimakasih bu"(tersenyum ramah)


Semua orang menatap kagum Ayana karena ai memang sangat pintar,dan rengkin nya tidak pernah turun


tring...tring..


Waktu istirahat pun tiba dan semua murid pergi ke kantin termasuk Ayana dan anthea



Saat di kantin Anthea merasa kesal pada kembarannya,karna selalu membaca buku sampai terkadang lupa waktu makan.


"(tersenyum)samakan saja dengan mu"


"baiklah"


skip pulang sekolah



"capek nya aku,kau tidak lelah kak"


"biasa saja"


"kau ini memang aneh kau manusia atau robot"


"aneh saja pertanyaan mu.besok lusa jadi pergi hah"


"tentu"(tersenyum)


"baiklah"


"pak berhenti sebentar"(ucap Anthea)


"ya non"



"bukankah kita sudah lama tidak kesini?"


"benar terakhir saat SD dan ini masih sama bagusnya bukan?"


"tempat ini masih sama"


mereka berdua menutup mata dan merasakan sejuk nya angin


"kak janji ya jangan pernah ninggalin Anthea"(ujar anthea tiba tiba )


"hah (tersenyum) Kaka akan slalu bersama Anthea ,Kaka janji sebaiknya kita pulang atau mamah akan khawatir"



"mah kami pulang"(teriak anthea)


"oh kalian sudah pulang gantilah pakaian kalian habis itu makan ya!"


"ya mah"


Mamah Anthea Dan Ayana tidak pernah membedakan antara Anthea Dan Ayana, bagi dia mereka tetaplah putri kesayangannya.tapi ai tidak bisa melakukan apapun saat papah mereka sudah memutuskan.



"besok akan ada pertemuan antar rekan bisnis papah jadi kalian harus ikut mengerti!"


"iya pah"


"Dan kau Anthea jangan sampai buat keributan"


"iya pah"(tersenyum paksa) "apa bagi papah aku ini slalu membuat ketibutan"(ujar anthea dalam hati)



"cape banget harus belajar banyak.pusing kepalaku apa aku pergi jalan jalan saja?(berfikir)baiklah lebih baik aku ketempat itu sudah lama aku tidak kesana


Bersiap untuk pergi.


"mamah aku pergi dulu ya.mau jalan jalan sebentar"


"baiklah jangan lama lama"(jawab mamah nya)


Sampai tempat yg anthea rencanakan.


"akhirnya aku kesini lagi kau aku sangat rindu padamu"



"sudah lama aku tidak bermain piano?aku akan bermain sekaranglah


Anthea bermain piano dengan sangat baik


tidak ada yg tau tempat ini karena Anthea tidak pernah memberi tau siapapun.


"ah lega nya pikiran ku.aku sangat ingin masuk universitas musik di Inggris tapi sepertinya tidak pernah bisa"(sedih sampai tidak terasa air matanya menetes)kenapa kau cengeng Anthea lebih baik pulang nanti papah akan marah"


Sampai jumpa lagi aku akan kesini lagi nanti


ucap anthea pada piano kesayangan nya.


Anthea pun pergi pulang