
Hari ini anthea,mamah,dan papahnya pergi menonton Ayana,lomba matematika. papahnya pun ikut karena ingin menonton Ayana.
Saat ini skor nya sama dan semua orang yang menonton pun tegang.tapi Ayana bisa membuat orang terkagum dengan kepintaran nya ia pun memenangkan olimpiade matematika lagi.
"oh putri ku(papah nya memeluk ayana)kau memang hebat sayang."
"terimakasih pah"jawab Ayana
"selamat ya kak"
"terimakasih"
"bagaimana untuk merayakannya kita makan bersama di restoran"ujar mamahnya
"oke aku setuju,ayo kita makan"

"kau,memang hebat ayana.papah bangga sama kamu"ucap papah nya
"terimakasih pah"ujar Ayana
"kau anthea contoh lah Kaka mu,lihat dia bisa membanggakan orang tuanya"ucap sang papa
"iya pah maaf aku belom bisa Banggakan papah."(menunduk)
Mamahnya yg tau perasaan anaknya pun memegang bahu putri bungsu nya itu
"kamu hebat sayang,mamah bangga pada mu"(bisik mamah nya pada anthea)
Anthea pun bisa tersenyum kembali dan makanan pun datang mereka makan tanpa ada yg berbicara. Selesai makan merekapun pulang.
"Ayana,papah punya hadiah untuk kamu,kamu mau?"Tanya papah
"hadiah apa pah"jawab Ayana
"tunggu ya"

"ini hadiah untuk putri kesayangan papah"
"wah,cantik banget pah"
"kamu suka"
Ayana mengangguk
"papah pakaikan yah"
"aku suka banget pah,terimakasih yah"(memeluk papah nya)
Tanpa mereka sadari ada yg melihat mereka dari tadi dan itu anthea.
"tersenyum muram.sepertinya papah sangat senang.(pergi menuju kamar nya)

"(melihat dirinya di kaca dan menangis)Anthea hey kau kenapa hah kau ini iri dengan Kaka mu,jangan seperti ini anthea, Kaka menang lomba jadi papah belikan dia hadiah kau cengeng sih.
Saat dia sedang menangis ada yg mengetuk pintu kamarnya
tok...tok..
"tunggu sebentar(menghapus air matanya)
membuka pintu.
"oh kak ada apa?"tanya anthea
"anthea kau habis nangis?"
"tidak,tadi mataku kemasukan debu"
"gak ah kak aku cape"
"ayolah, sebentar saja"
"menghela nafas.baiklah sebentar saja
"sungai kau mengajakku ke sini"
"iya,kau pasti suka kan"
"hem (melihat gelang di tangan kakanya)gelang Kaka bagus"
"oh..ini papah yg kasih"
"oh.."
"aku punya hadiah untuk mu"ucap Ayana
"ini untukmu"
"(terkejut sampai berkaca kaca)bagus banget kak,buat aku(Ayana mengangguk)terimakasih kak"
"sini aku pakaikan"memakai kan kalung
"terimakasih kak.(memeluk kakaknya)
"sama sama"
"Anthea"panggil Ayana
"kenapa"jawab anthea
"jika..,aku pergi apa yg mau kamu lakukan?"
"apa maksud kaka?emang Kaka mau pergi kemana?"tanya anthea
"entah tapi aku merasa aku akan pergi jauh,
ingat ya anthea jika nanti aku pergi senyum mu jangan sampai hilang janji"
"kau kenapa sih kak aneh banget"
"sudah janji ya"
"iya janji"ucap anthea sebenarnya ai tidak mengerti tapi ai fikir ya sudahlah
merekapun lapar,jadi merekapun makan bersama
"kenyang nya"ucap anthea
"seperti nya akan hujan,lebih baik kita pulang sekarang"(ujar ayana)
"baiklah,tapi tunggu aku mau es krim ya"pergi memesan es krim
"jangan lama lama"
Saat mereka keluar cafe sudah turun hujan dan mereka tidak membawa mobil,jadi mereka jalan kaki menuju rumah yg memang tidak terlalu jauh.

"kak,dompetku tertinggal di cafe"ucap anthea panik
"kau ini, ceroboh sekali"
"aku ambil dulu ya kak kau tunggu disini jangan kemana mana"ujar anthea
"yasudah cepat ya"
"baiklah"
Anthea pun balik kecafe itu untuk mengambil dompetnya.