WAR Viewpoint

WAR Viewpoint
8. Pergi dari tempat itu



Plak!


Suara tamparan menggema besar di keheningan ruangan.


Ian terdorong kesamping menerima pukulan itu.


Cincin yang di pakai Raleigh di sela sela jarinya menggores yang menyebabkan luka di pipinya.


"Selanjutnya belajarlah untuk tidak pernah menentang apa yang aku katakan sebelum kesabaranku habis sepenuhnya"


"Milos bawa dia pergi"


Rasa panas dipipi adalah apa yang paling dia ingat setelah tangannya ditarik pergi menjauh dari ruangan itu.


Besok akan segera lagi menjadi hari panjang yang lain.


Inilah sebabnya kenapa dia tidak menyukai pria ini, begitu penuh dengan kemutlakan tentang apa yang dia katakan.


***


Larut malam


Kediaman Mathias


Kepala pelayan harus berdiri di depan kepala keluarga untuk menyampaikan laporan harian biasa.


Milos kemudian mulai membuat laporan sementara Raleigh mendengarkan dalam diam.


"Setelah kejadian itu kami membuatnya tertidur dalam kamarnya dengan bantuan obat, apakah kadar dosisnya harus di tambah untuk bepergian itu tuan?"


"...tidak"


"Walaupun tubuhnya sekarang masih tidak stabil setelah apa yang tubuhnya terima terakhir kali apa yang paling dia perlukan adalah sesuatu yang lain untuk meningkatkan kualitas tubuhnya"


"Tetapi menggunakan kadar obat tak akan mengubah apapun baginya.."


Di keheningan hanya suara detik jam yang mengisi kekosongan itu.


"....aku ingin kau membuatnya tergila gila pada benda benda itu"


"Alkohol, daun ganja, pastikan untuk membuatnya mencoba setiap rasa kenikmatan dunia"


"Lalu amati bagaimana reaksinya, laporkan setiap hal hal kecil yang terjadi"


"Aku mengerti"


Milos kemudian tak mengatakan apa apa lagi dan pergi segera dari ruangan itu, meninggalkan seseorang dengan kekuatan yang begitu besar sendirian di ruangan.


Raleigh kepala keluarga Mathias saat ini, dia adalah orang dengan darah paling murni di antara keturunan lainnya yang pernah terlahir.


Lahir dengan hasil hubungan antara sepupu yang memiliki darah Mathias yang sama.


Seperti kepala keluarga generasi generasi sebelumnya dia dapat membawa keluarga tetap berada pada posisi kejayaan, posisi 'netral abadi' dimana tidak berada di tingkat terlalu bawah untuk mempermalukan keluarga ataupun di tingkat teratas untuk membawa seluruh keluarga ke dalam jurang petaka karena keserakahan.


Dia adalah seseorang yang mampu melindungi wilayahnya dengan baik, tetapi untuk berada di posisi ini tetap saja dia tak dapat di anggap sebagai manusia biasa.


***


Status adalah segalanya di rumah ini, seberapa banyak kontribusi mu untuk keluarga maka sebanyak itulah bagaimana kepala keluarga akan menghargaimu


Lalu untuk orang yang tidak memberikan kontribusi apapun, mereka seharusnya disingkirkan dari pada menjadi hama pengganggu yang tidak memiliki kegunaan apapun.


Di meja makan di mana semua orang berkumpul, Ian merasa ini adalah makanan yang paling mewah yang pernah dia makan dalam dua kehidupan.


Tapi apa ini? Salam perpisahan atas keberangkatannya.


Atau


..Mereka sedang merayakan hal ini .


Sarapan mewah yang di buat untuk merayakan kepergiannya akhirnya segera berakhir.


Tentu saja, bagaimana pun sekarang semenjak apa yang mereka berikan untuk tubuhnya terakhir kali.


Hal hal tak biasa mulai terjadi.


Di mulai dari bagaimana kelakuan para saudara saudara itu yang lebih agresif dari sebelumnya, lalu tanda tanda bahwa dia akan diperlakukan setara dengan yang lainnya di masa depan.


Apakah 'dia' mulai menganggapnya berguna sekarang?


Lalu hal paling mengharukan dalam satu tahun ini terjadi, dia menatap hampir tak percaya dan memberikan tatapan kosong, tatapan seakan dia baru saja melihat hantu, pria itu bahkan dengan repot repot meminta semua anak anak kesayangannya untuk berkumpul melihat kepergiaannya.


Tentu saja tuan rumah yang sebenarnya tak akan repot repot melihat hal tak berguna ini, tetapi dia masih menyuruh saudaranya yang lain untuk melihat.


Si*lan bukannya merasa terharu, dia memiliki perasaan tak mengenakkan bahwa hal hal akan lebih merepotkan dimasa depan dengan perhatian yang tertuju padanya saat ini.


Di tambah dengan bagaimana mata tajam dan cemburu si duo iblis yang melihat bagaimana dia akan pergi menggunakan mobil limousine yang selalu di pakai sang 'ayah'


Perasaan aneh dengan semua bulu kuduk yang berdiri, dia dengan kaku masuk ke dalam mobil rombongan yang akan mengikuti mereka ke pelabuhan.


"Tuan muda"


"Apa"


"apakah tidak apa-apa bagiku untuk tidak berada di mobil yang sama untuk melindungimu"


Jika saja dia tidak dapat mengendalikan ekspresi wajahnya dengan baik dan terlihat mencurigakan maka ekspresi yang akan dia buat setelah mendengarkan kata kata itu adalah ekspresi dari seseorang yang memakan langsung lemon murni yang begitu asam.


hal konyol apa yang kau bicarakan.


kau adalah seseorang yang masuk ke dalam daftar orang yang harus ku waspadai saat ini.


Jika pun ada kemungkinan terjadi penyerangan atau aku di racuni aku takut kau adalah tersangka pertama yang melakukan itu.


Ian menahan diri untuk memutar matanya dan berkata dengan sarkasme dalam batinnya.


"Milos kau tidak perlu khawatir, aku yakin tidak akan terjadi apa apa"


Dengan lajuan mobil yang meninggalkan kediaman besar itu dan wajah wajah yang semakin mengecil, mereka akhirnya pergi sepenuhnya dari area kediaman keluarga Mathias.


Saat ini tidak mungkin baginya untuk pergi ke wilayah timur, dan dia tidak ingin sama sekali pergi ketempat itu.


Saat ini mereka berada benua apolyon, lalu kemungkinan besar wilayah yang di maksud akan menjadi tempat tujuannya yang di tetapkan adalah sebuah pulau kecil yang melewati lautan murium


Itu berarti Raleigh Mathias ingin mengisolasinya di pulau terpencil hingga dia menemukan waktu dimana dia membutuhkannya.


Yah mungkin akan menyenangkan untuk tinggal di pulau itu yang menjadi aset pribadi sang Raleigh Mathias.


Hanya bercanda, ian tak ingin pergi ke sana untuk mencari kematian.


Berada di sana berarti bahwa hanya akan dirinya sendiri dan seorang milos yang akan menemani hari hari dan menangani segala keperluannya, siapa yang ingin bersama dengan orang yang kemungkinan besar akan mebunuhnya.


Mungkin satu satunya jawaban untuk hal ini adalah melarikan diri


"Aku tidak punya pilihan lain"


Untuk saat ini itu adalah satu satunya jawaban untuk kondisi ini.


Dengan keberadaan mana yang telah dapat dirasakan dan mengalir keluar masuk seperti pernafasan dalam tubuhnya


Sihir akan menjadi poin plus yang sangat berguna dalam rencana ini.


"Ha...aku bisa gila karena hal ini"


Melarikan diri juga dapat menjadi tindakan yang bodoh dan ceroboh.


Dengan dia yang telah terisolasi di markas pelatihan militer selama satu tahun itu tak membantu sama sekali.


Dia belum mengenal dunia ini sebaik memakan roti keras.


Dia membutuhkan seseorang segera, yang dia kenal dengan baik, tahu akan sisi gelap, dan dapat di andaikan dengan baik.


Seseorang yang dapat di kendalikan dengan mutlak, dia harus mengikat seseorang menggunakan kontrak sihir tuan dan budak.


seringai muncul di bibirnya di sertai dengan datangnya sebuah ide jenius pertanda buruk untuk seseorang.


ikan besar telah berada di depan mata.


hanya orang bodoh yang akan membiarkan ikan yang telah berada di dalam talenan untuk pergi.


dia hanya perlu berusaha sedikit lebih keras untuk mendapatkannya..