WAR Viewpoint

WAR Viewpoint
7. Mathias



Menulusuri koridor panjang berhias langsung manik manik emas dengan milos menemaninya bahkan tampa melirik dari sudut mata dia dapat mendengar suara bisikan para pelayan yang menyebut namanya di setiap langkah yang di ambil.


Setiap suara dan Wajah familiar itu, dia mengingat semua yang telah memberikan kenangan buruk padanya selama di kediaman ini.


Semua kekerasan verbal yang mereka sengaja lakukan pada tubuh seorang anak yang jelas jelas di bawah umur.


Jika saja tidak ada jiwanya yang memasuki tubuh ini, jiwa anak ini telah lama akan mati membusuk di kelilingi orang orang tak berakal sehat.


Saat ini jiwa dari ian yang sebenarnya beristirahat di dalam ketenangan alam bawah sadar mereka yang terhubung.


Tampak seperti embrio bayi, sangat suci dan polos, jauh dari dosa dan kekejaman dunia.


***


Selang berapa lama mereka akhirnya tiba di sebuah pintu besar ruang kerja sang kepala keluarga.


Milos masuk terlebih dahulu untuk menginformasikan tentang kedatanganya sebelum pintu besar itu terbuka lebar.


Mengepalkan tangannya untuk menyembunyikan rasa gugup yang datang pada waktu yang tidak tepat, segera berbagai iris melihat padanya.


Yah seharusnya ini tidak mengejutkan, bagaimana seorang anak haram yang berada pada tingkat hierarki paling rendah di kediaman ini dapat di panggil tampa alasan yang jelas.


Adalah hal wajar untuk melihat mereka yang juga telah berada di dalam ruangan ini.


Dia mengambil langkah masuk, menghiraukan tatapan tajam dari berbagai arah, dia mendekati pria itu Dan menunduk dengan patuh.


"Ayah kau memanggil ku.."


Melirik dengan acuh tak acuh padanya dan membiarkan keheningan sesaat, pria itu akhirnya mengeluarkan suaranya.


"...Duduklah"


Menundukkan kepala, dia memilih untuk mendudukkan dirinya pada satu satunya kursi yang tersisa.


Matanya menatap sekeliling, sebelumnya dia sama sekali tidak mempunyai waktu untuk melihat lihat ruang ini.


Kebanyakan terlihat di penuhi oleh buku buku kuno selain hiasan antik dan lambang singa di sertai dengan hiasan dinding yang terlihat seperti pedang.


Mendekati kursi kosong itu sembari mengacuhkan berbagai tatapan pasang iris yang di arahkan padanya, dia segera menjatuhkan bokongnya pada kursi.


Satu satunya kursi yang tersisa dan jauh dari tuan dari kediaman ini.


Ini sebuah kesengajaan.


Di antara banyaknya sofa lain di ruangan besar ini yang masih memiliki sedikit tempat untuknya duduk, mereka sengaja menyisakan satu kursi ini yang berada di sudut ruangan.


Mereka mungkin tahu bahwa mustahil untuknya dengan bangga akan mendudukkan diri di sofa yang sama dengan mereka para anak anak sah.


Lalu lebih mustahil untuk menduduki satu satunya sofa lain yang masih menyisihkan tempat di samping sang 'ayah'.


Permainan sinting dalam diam lain tentang status dan kedudukan di kediaman ini.


Merasakan tatapan yang membakar dari satu arah dia menolah dengan reflek ke arah sang pelaku.


Iris dingin yang berkilau dan dapat membuat siapa saja merinding adalah apa yang dia lihat selanjutnya, mengarah langsung padanya dengan kebencian yang tersembunyi.


Ada apa dengan tatapan itu


Mengalihkan pandangannya secara reflek dia sangat terkejut dengan tatapan itu


Apa hal yang membuat anak pertama sepertinya yang selalu tenang dan logis dalam situasi apapun untuk melihatnya dengan tatapan itu secara tak terduga


Apakah ada hal lain yang terjadi tampa sepengetahuannya di ruangan ini?


keluarga Mathias


Sebuah keluarga yang berada pada masa jayanya di era historis sejarah


Sejarah dan cerita yang terus turun temurun di lanjutkan dari generasi ke generasi adalah bahwa keluarga ini pernah di berkati oleh kekuasaan apollo dan sang dewa sendiri yang memanggil mereka sang "Mathias"


Dari generasi ke generasi, terus tumbuh orang orang kuat dalam medis dan ilmu kedokteran yang tinggi dalam keluarga


Patah tulang, anggota tubuh yang terputus, atau bahkan tuli, dan kebutaan bawaan,semua dapat di sembuhkan di tangan mereka


Tetapi apa yang menjadi titik awal kegilaan sebenarnya adalah bahwa mereka juga dapat memberkahi seseorang dengan cahaya suci sang dewa matahari untuk keabadian yang sebenarnya.


Banyak bangsawan dan raja raja dari benua dan negara terkenal memohon pada garis keturunan Mathias untuk memberkahi mereka dengan cahaya suci matahari sang dewa agar mereka mendapatkan keabadian yang sesungguhnya.


Tetapi masa jayaan itu berakhir dengan cepat, kepala keluarga pada masa itu dengan sombong dan dagu terangkat mengatakan bahwa apollo sang dewa matahari tak pernah memberkati mereka.


Apa yang mereka pelajari dan ilmu kesehatan yang mereka terapkan untuk mengobati dari aura jahat di masa masa kelam adalah hasil kekuatan mereka sendiri.


Para Mathias kemudian menyadari keaneha ini hari demi hari, mereka merasa mereka telah kehilangan sesuatu yang sangat penting tetapi apa itu.


Tetapi nasi telah menjadi bubur kala itu, tak ada lagi segala macam penyakit yang dapat di sembuhkan dengan hanya sentuhan mereka.


Yang tersisa hanyalah pengetahuan dan pengalaman bertahun tahun.


Lalu Mathias kehilangan kepercayaan sepenuhnya pada hal hal gaib supernatural yang berkaitan dengan dewa.


kemudian ian yang hanya seorang putra tak sah, anak haram dari gabungan darah mulia dan darah kotor ****** yang tidak memiliki bakat dalam menejemen atau pun medis dengan garis keturunan yang tidak lengkap, akan susah baginya untuk bertahan di keluarga ini karena kemampuannya hanya kemampuan normal bahkan di dunia luar.


Dia tidak memiliki bakat di fisik ataupun mental.


Saat ini untuk bertahan hidup di tempat ini, satu satunya yang dapat dia lakukan adalah untuk berusaha dan bekerja lebih keras dari yang lain.


Tetapi pada akhirnya apakah aku bisa menghilangkan gelar 'biasa' itu....


Mengepal tangannya dengan penuh kekuatan.


Simbol keluarga saat ini adalah panter hitam atau macan kumbang.


Hierarki


Sebuah kosa kata untuk menggambarkan suatu susunan hal di mana hal-hal tersebut dikemukakan sebagai berada di "atas," "bawah," atau "pada tingkat yang sama" dengan yang lainnya Secara abstrak, sebuah hierarki adalah sebuah kumpulan yang disusun.


Dapat menggambarkan susunan berbagai hal, ini seperti susunan struktur jabatan, status di organisasi, atau deretan tataran biologis, seperti famili, genus, dan spesies.


begitu pula kekuasaan di kediaman ini.


Raleigh Mathias, orang yang paling berkuasa di kediaman ini, kepala keluarga saat ini adalah apa yang menemani posisi tertinggi.


Lalu di tingkat setelahnya adalah anak pertama yang memiliki presentase tertinggi untuk mewarisi kediaman ini selanjutnya.


Seseorang yang menatapnya dengan tajam sebelumnya.


Nathan Mathias


Agar keluarga Mathias bekerja dengan baik dan bertahan hidup dengan memilih seorang pewaris paling cocok di antara putra putra yang lain.


Maka persaingan sengit adalah makanan sehari hari untuk anak anak yang memiliki darah Mathias mengalir pada tubuh mereka.


Salah satu perlu mengambil kendali, dan mereka adalah apa yang berada du beringkat ke tiga pada segitiga hierarki ini.


Anak anak sah dengan darah murni Mathias.


Tetapi jika salah satu dari saudara laki laki bajingan ini mengambil kendali dan menjadi kepala keluarga dia adalah orang yang akan terkena imbasnya paling banyak.


Mereka akan membunuhnya segera, baik menjadi pewaris atau tidak, hal itu sudah sangat pasti.


Menyingkirkan segera sesuatu yang lebih menyebalkan dari hama.


"..Ian"


"Hmm?"


Berguman sebagai balasan dia kembali dari lamunan dan menolehkan kepalanya pada sang kepala keluarga.


"Besok kau akan pergi ke wilayah timur, aku akan membiarkan milos mengikuti mu"


"apakah kau mengerti"


Jika kau sudah mengatakannya seperti itu bagaimana aku bisa menolak?


Setidaknya dia sangat pendai menjadi alat dan boneka yang dikendalikan orang lain.


Seperti pada kehidupan pertamanya.


'aku mengerti ayah,'


itu adalah kata yang dia harapkan pada saat inikan, Sayangnya aku harus mengecewakan harapannya untuk hari ini.


Permainan tuan dan budak ini benar benar membuat muak.


Ian mengangkat kepalanya, memandang langsung kepada sosok 'ayah'-nya di dunia ini.


"....Bagaimana jika aku tidak ingin pergi"


Sebuah kalimat sederhana itu berhasil membuat atmosfer ruangan mendingin dalam sekejap, untuk pertama Kali dalam hidupnya, seorang Ian mengungkapkan apa yang berada dalan hatinya yang terdalam.


Keheningan saat itu bahkan tak menghentikan bagaimana suara tarikan nafas dingin yang ngeri datang dari si kembar terdengar dan bagaimana nafas tertahan anak pertama dan kedua yang terkejut