Victim

Victim
"ITU BUKAN DIA"



"Hey,kenapa aku berada di lorong apartemen ini lagi?bukan kah aku sudah kembali ke rumah dan tidur siang tadi."


Zya berjalan perlahan menuju ke arah pintu lift,tiba tiba saja seorang gadis remaja berseragam sekolah lewat di samping Zya yang berlawanan arah.Gadis itu muncul dari salah satu kamar yang ada di lorong apartemen.Awalnya Zya berjalan lurus tanpa menghiraukan gadis remaja yang lewat tadi,tapi tiba tiba saja dia menoleh ke arah belakang,Zya yang penasaran dengan remaja tadi akhirnya menoleh ke belakang.


Gadis itu melihat anak sekolah tersebut berdiri sendirian di lorong koridor yang gelap,Zya yang penasaran akhirnya mendatangi gadis tersebut sambil berjalan selangkah demi selangkah.


"Tolong .... ! Tolong aku ..... !"


ucap remaja berpakaian sekolah tersebut.


"Siapa di sana?"Tanya Zya penasaran.


"Tolong .... ! Tolong aku ... !"


Remaja sekolah itu kembali mengucapkan kalimat yang sama.


Rasa penasaran Zya membuat gadis itu mendatangi remaja sekolah itu menuju ke arah lorong yang gelap tersebut.


",Tolong ..... ! Tolong aku .... !"


Hanya kata itu yang Zya dengar,tidak ada jawaban lain,begitu jarak Zya dan gadis itu hanya berjarak lebih kurang dua Meter,Zya terkejut.Gadis remaja yang berpakaian sekolah tersebut tiba tiba mengeluarkan darah dari tubuh nya,yang awalnya berpakaian putih abu abu, sekarang malah berwarna merah darah.Apa lagi dari selengkangan remaja tersebut,darah bercucuran deras seperti air kran yang mengalir.


Zya yang penasaran semakin mendekati gadis remaja itu,"Hay dik,kau tidak apa apa?kenapa kau mengeluarkan darah begitu banyak?siapa yang membuat kau seperti ini?mau aku bawa ke rumah sakit?saat Zya memegang ke dua bahu gadis yang terus menunduk itu,tiba tiba saja seorang bayi jatuh dari selengkangan remaja berseragam sekolah tersebut.


Dan lebih terkejut nya lagi,saat gadis itu memperlihatkan wajah nya ke pada Zya,"wajah itu nampak menyeramkan,ada banyak bekas luka yang masih Ternganga,bekas sayatan dan bola mata yang hanya ada satu biji,membuat Zya menjerit ketakutan.


"Huaaaaaaaaa .... aaaaaaaaa aaa .... !"


Lepaskan aku,aku tidak melakukan sesuatu yang jahat kepada kau,kenapa kau memegangi tangan ku!"ucap Zya panik.


Saat gadis itu ingin pergi ternyata para hantu sudah banyak berkumpul di belakang di belakang Zya."Kenapa kalian mendatangi ku?" tanya Zya sambil menangis.


"Tolong aku .... !"


Para hantu berbicara serentak bersamaan,Zya yang sudah di kelilingi para hantu mulai pasrah,karena ada yang memeluk Zya,ada yang memegang tangan nya,semua tangan hantu sudah memenuhi tubuh Zya ingin meminta tolong.


Tubuh gadis itu mulai terbenam di lautan tangan para arwah yang mati penasaran tersebut,di antara puluhan hantu tersebut, ternyata terdapat arwah yang Zya kenal,yaitu hantu Fayanna.


Wajah Anna tampak marah kepada Zya.Tiba tiba saja Anna mencekik leher Zya,hal itu membuat gadis itu hampir kehabisan nafas.


"ITU BUKAN DIA"ucap Anna marah.


"Huaaaaaaaaa ..... aaaaaaaaa ..... aaaaaaaaa,"


Zya menjerit menangis ketakutan.


Gadis itu terduduk di atas tempat tidurnya.Ternyata itu hanyalah mimpi,Zya nampak pucat dan berkeringat dingin seolah olah hal menyeramkan itu barusan terjadi.Dia melihat jam yang berada di tangannya, ternyata sudah menunjukkan pukul 20.30 PM.


Gadis itu memutar bola matanya ke arah seluruh ruangan kamarnya,gadis itu tiba tiba saja meraba leher dan wajahnya sendiri.Gadis itu masih ingat kalau di mimpi nya dia di cekik oleh hantu Anna.


Setelah memastikan semuanya baik baik saja,gadis itu bangkit dari tempat tidur dan bersiap membersihkan diri.Karena, sepulang dari survei apartemen tadi gadis itu langsung tidur.


Saat di kedai ayahnya,gadis itu hanya duduk termenung di depan makanan yang di hidangkan oleh ayah.Zya nampak tidak berselera makan,gadis itu hanya membolak balikkan makanan tersebut.Gadis itu masih berpikir tentang mimpi yang di alaminya saat tidur siang tadi.Saat di dalam mimpinya hantu Anna mengatakan"ITU BUKAN DIA."


"Terlelet .... terlelet .... terlelet ... "


Tiba tiba lamunan Zya terputus oleh suara dering telepon genggam milik nya.


"Kau menelpon ku tepat pada waktunya.",ucap Zya kepada orang di telpon tersebut.


"Aku pikir ada sesuatu yang aneh di kasus Anna,itu kenapa aku terus menghubungi mu."ucap gadis itu.


"Kasus ini sebenarnya,"


belum selesai Zayn berbicara,Zya langsung memotong perkataan Zayn.Ternyata itu adalah telpon dari letnan Zayn,pria itu menelpon dari dalam mobil.Entah kemana laki laki tersebut pergi mengemudi malam malam menggunakan mobil pribadi nya itu.


"Tuan Arjun adalah kambing hitam,"ucap Zya.


"Tidak! Tidak mungkin," ketus Zayn.


bukti yang kita miliki sangat meyakinkan, ngomong ngomong aku ingin memberi tahumu bahwa untuk kasus besok,kau jangan ..... Tiba tiba saja sambung telpon mereka terputus.


"Sial! apa ini?"ucap kesal Zayn.


Zya yang sedang mendengarkan secara seksama perkataan Zayn pun tiba tiba merasa aneh, kenapa telpon tersebut tiba tiba terputus.


Sementara di dalam mobil,Zayn merasakan sesuatu yang janggal,dari frekuensi radio di dalam mobil nya berpindah siaran sendiri, padahal pria tersebut tidak sedang menyalakan radio di mobilnya,bunyi bunyi aneh yang tidak beraturan di dalam radio mobil itu seperti membentuk suara lembut yang samar samar.


Awalnya Zayn biasa biasa saja,laki laki itu mengotak atik berusaha mencari tombol on/off radio,sampai menepuk nepuk radio tersebut secara kasar.


"Apa? apa apaan ini?" ucap Zayn kesal.


tanpa sengaja laki laki itu menoleh ke arah sepion,dan melihat sosok hantu yang menyeramkan merangkak di samping mobil yang melaju begitu kencang.


"Huaaaaaaaaa... aaaaaaaaa...aaa"


Dasar hantu sialan, kenapa kau berada di mobil ku,apa aku mencuri daster mu, sehingga kau merayap di samping mobil ku,umpat Zayn .


Zayn semakin menjerit ketakutan, ternyata itu adalah hantu Anna,gadis itu nampak menyeramkan,sayatan di wajah yang begitu banyak membuat darah di wajahnya mengalir ke tubuh hantu Anna.Senyuman lebar ke arah Zayn membuat pria tersebut menjerit sejadi jadinya,tiba tiba saja hantu Anna sudah berada di samping Zayn,gadis itu langsung memegang tangan Zayn dengan erat.Membuat mata Zayn melotot seperti matanya akan keluar saja.


"Huaaaaaaaaa ..... aaaaaaaaa"


Zayn terus menjerit dan berfokus pada genggaman tangan Anna,tanpa di sadari pria tersebut ternyata dari arah berlawanan terdapat truk kontainer yang melaju begitu kencang.Cahaya lampu truk yang menyilaukan membuat Zayn tidak melihat arah jalanan.


"Tuuttt .... Tut ..."


Sopir truk berusaha memberi sinyal dengan membunyikan klakson.Akan tetapi tangan Zayn yang di genggam erat oleh Anna membuat pria itu tidak bisa mengemudikan mobilnya dengan benar.


"Hahkkk,sial!Hantu ******,kutu kupret,kau mau apa dengan ku."Dengan sekuat tenaga Zayn akhirnya membanting stir ke arah jalur luar jalan yang menyebabkan Zayn menabrak tiang beton dengan sangat keras.