
Akhirnya Surya datang di tengah pembicaraan kami.
"Jangan dengarkan Viona dia itu ratu haluu"kata surya.
"oh"jawab teman²ku.
Kami langsung pulang ke masing-masing rumah kami, sesampainya aku dirumah aku langsung memanggil sesepuh yang akan membantuku tapi gagal sesepuh itu tidak bisa mendengar panggilanku, aku langsung datang ke dunia Vampir.
Setelah sampai di sana aku langsung datang ke tempat sesepuh itu tapi di rumahnya sudah sepi aku memanggil-manggil tapi tidak ada jawaban, Akupun masuk ke rumah itu dan melihat sekeliling.
"Suasana rumah ini sangat sepi dan sangat hening, tapi ada yang mencurigakan"Batin ku
Aku terus berkeliling memasuki setiap ruangan tapi tidak ada orang akhirnya aku memutuskan untuk keluar, setelh sampai di depan rumah, Aku dengar suara orang memanggil namaku.
"Siapa di sana! "teriakku.
Tapi tidak ada jawabn Aku langsung mendekati suara itu, ternyata itu adalh sesepuh itu dia membawaku menjauh.
"Ada apa kamu ke sini"katanya.
"Aku ingin mengetahui bagai mana jalan keluar agar cintaku abadi dengan manusia itu"Jawabku.
"Ada dua cara,yaitu dia harus menjadi Vampir/Kamu jadi manusia"jawabnya.
Aku terjebak di dalam kisah cintaku sendiri, Aku tidak bisa memilih salah satu dari dua pilihan itu.
"Aku akan kembali dalam waktu dekat ini, aku akan berpikir dulu keputusan mana yang akan ku ambil"kataku.
"Oh baiklah"jawab sesepuh itu.
Aku langsung kembali pulang ke Bumi, sesampai aku dirumah ternyata aku sudah di tunggu oleh Erik.
"Ada apa Rik"Kataku.
"Gawat Rel, Jesica koma"jawab Erik.
"Ada apa dengannya"tanyaku.
"Dia di tabrak mobil di depan taman tadi waktu ingin bertemuku dengan Amel"Jawab Erik
Aku langsung menuju RS tempat Jesica di rawat dan kondisi Jesica sangat teragis dia mengalami jedera pada kepalanya dan membuatnya tidak sadarkan diri.
"Ini semua salahku aku yang mengajk Jesica bertemu di taman"jawab Amel.
"Nggak Mel sama seperti yang di katakan Erik ini adalah takdir"jawabku.
Ke esokan harinya suasana Sekolhku menjadi sangat sepi karna tidak ada Jesica, pikiranku sangat kacau selalu memikirkan Jesica.
"Kamu kenapa rel"Tanya Restu.
"Aku memikirkan Jesica siapa yng menjaganya di sana, dia kan sudah tidak punya keluarga"Jawabku.
"Dasar bucin''jawab Surya sambil tertawa.
"Viona itu kok aneh banget ya kemarin bilang bahwa dia mengubah Surya menjadi Vampir, dan dia sering ngendus-ngendus gitu"Kata Erik.
Aku seketia diam dan melirik Surya.
"Kan aku sudah bilang dia itu ratu halu"jawab surya.
"Aku pergi dulu ya"kataku.
Aku langsung berlari mertemu dengan Viona ke kelasnya, aku langsung menarik tangan Viona dengan kerah sampai dia ke sakitan.
"Kamau kena sih Rel kasian Viona"kata Mawar.
"Kamu jangan ikut campur ini urusanku dengan dia"jawabku.
"Ya aku tau ini urusanmu tapi jangan kasar sama cewek dong"kata Mawar.
"Sudah mawar biarkan mereka menyelesaikan masalh mereka dulu"jawab Amel.
Aku langsung menarik Viona dan melemparnya ke luar kelas.
"Jika mau bicara biasa aja kan bisa Rel!"bentak Viona.
"Lain kali mulut lo itu di jaga, rahasia kita hampir terbongkar kemarin karna mulutmu itu"Jawabku.
"Dan jaga juga hidung lo jangan ngendus sembarangan jangan sampai orang lain curiga!"bentakku
~Bersambung.