
Ke esoakan harinya, Aku pergi ke sekolah di tengah perjalanan aku di hadang cahaya merah yangmencolok dan itu adalh Ayahku.
"Jadi di sini tempat pelarianmu"tanya ayahku.
"Ayah ngapain kesini, mendingan ayah pulang ke dunia Vampir.
Aku dan ayah pertarung sampai aku kesiangan datang ke sekolah, sesampai di sekolah aku gerbang sudah tertutup dan Aku mengeluarkan kekuatan menembus dan tidak terlihat akar tidak di curigai.
"Berhenti"teriak seseorang.
aku menoleh ke arah suara itu, ternyata dia adalh Ayahku yang masih mengikutiku,ayah menyeretku dan menarikku di bawa ke negeri Vampir, sesampi di negeri Vampir Aku di hukum oleh raja penguasa alam Vampir.
Sementara itu di bumi Jesica, Erik, Restu, Surya, Mawar, Amel mencariku ke mana"
"Farel kamu ke mana sih"Kata Jesica.
"Kita sudah mencarinya kemana-mana bahkan sampai ke rumahnya dia juga tidak ada"jawap Restu.
"apa dia pulang ke kampungnya, tapi dimana dia tidak pernah bilang dia tinggal dari kampungnya mana"jawap Surya.
"kita cari dia besok saja, lagi pula ini sudah sore ada banyak tugas yang harus kita selesaikan"jawab Mawar.
Sementara itu di negeri Vampir aku berusaha melarikan diri tapi pasukan Vampir banyak yang mengawal dan menjagaku agar Aku tidak bisa melarikan diri seketika putri dari raja Vampir datang dia bernama Viona.
"hai Farel aku dengar kamu habis melarikan diri ke bumi ya"Tanya Viona.
"kalau ya kenapa kamu jangan ikut campur urusanku, aku hanya ingin hidup meda aku bosan di negeri fampir"jawapku.
"kalau bekitu aku akan mengeluarkanmu, tapi ada satu syarat, kamu harus mengajakku ke bumi,karna sebenarnya aku juga bosan dengan negeri Vampir"Viona berbisik denganku.
Seketika Viona mengeluarkan kekuatannya, dia membuat semua penjaga tertidur, Aku langsung melarikan diri bersama Viona ke bumi, tapi Ayahku mengajarku dari belakang Aku dan Viona berusaha sembunyi di balik pohon kayu, untung Ayuahku tidak meliahatku dan Viona.
Sesampainya di bumi aku langsung mengantar Viona ke Hutan yang kosong dan aman, Aku menturuhnya untuk mengubah sesuatu benda di sana menjadi rumah, dia juga ku ajak bersekolah di tempatku.
Ke esokam harinya Aku dan Viona datang ke sekolah,Viona merasa aneh karna itu pertama kalinya dia meliahat manusia, apalagi dia adalh anak dari raja Vampir tentu penciuman darahnya sangat keras.
"Aku tidak kuat lagi Farel aroma darah ini menusuk hidungku"Kata Viona
"Kau harus berusaha jika kau memang ingin tinggal di bumi"balasku.
Viona langsung menarik nafas dalam-dalam dan mengontrol dirinya, Aku langsung mengantarnya ke ruang TU ternyata di sana ada Jesica, dia langsung lari dan memeluk diriku.
"Kamu ke mana aja,Aku sangat merindukanmu, Aku sudah mencarimu ke mana-mana"kata jesica.
"Oh kemarin aku pulang ke rumahku di kampung"jawabku.
Jesica melihat ke arah Viona dia terlihat kebingungan,karna dia baru pertama kali melihat Viona.
"Oh kenalin ini Viona temanku di kampung, dia ingin bersekolah di sini juga"Kataku ke Jesica.
Bel kelas berbunyi semua siswa masuk ke kelasnya masing-masing dan Viona dia sekalas dengan Jesica,Viona dan Jesica sudah mulai berteman.
Jam istirahat berbunyi Aku pergi ke kantin bersama Restu, Erik, dan Surya di sana juga ada Jesica dan Viona, Pada saat itu ibu kantin sedang memotong ayam, Viona sangat tidak kuat dan dia tidak sengaja memeluk diriku, Jesica terlihat marah dan sangat kesal.
Bersambung~