
masih bersama dengan Safira dan Alvin yang berada di kafe lama mereka dicafe tak terasa hari sudah jam 2 dan Safira juga sudah merasa jenuh ia mengajak Alvin untuk pulang
"yang pulang yuk"ajak Safira
"kamu udah ini"kata Alvin
"udah ayo pulang"ajak Safira
"ya udah bentar aku bayar ini dulu yang"kata Alvin
"ya udah jangan lama lama"kata Safira
"iya"kata Alvin dan pergi membayar makanan mereka setelah membayar Alvin pun bergegas menuju arah Safira
"ayo yang"ajak Alvin
"ya udah ayo"kata Safira
mereka langsung keluar dari cafee dan pergi kearah mobil Alvin langsung membuka kan pintu mobil untuk safira,Safira juga langsung masuk dan tak lupa juga dengan ucapan makasih nya
"makasih yang"kata Safira
Alvin hanya mengangguk kan kepalanya dan menutup pintu mobil Karna Safira sudah didalam mobil,ia juga memutari mobil dan langsung masuk ia juga bertanya kepada Safira
"yang kamu nanti mau nginep dirumah Aletha berapa hari?"tanya Alvin sambil menjalan kan mobil nya
"paling cuma satu hari yang kek biasa"kata Safira
"oh ya udah kalo gitu"kata Alvin
Safira cuma mengangguk kepala nya saja dan mereka sama sama diam didalam mobil
Dirumah Aletha*
brum......
suara deruan mobil diluar rumah dan masuk ke garasi tak lama kemudian keluar lah seorang wanita yang masih cantik siapa itu?
ia berjalan menuju pintu rumah dan segera menekan bel rumah itu
Ting tong
"Siapa ya?"kata papa yang masih setia berada di ruang tamu
papa juga langsung berjalan kearah pintu untuk membuka pintu melihat siapa yang datang
"mama.."kata papa
"loh papa"kata mama juga kaget yang melihat papa dirumah
"hm masuk lah apa kau ingin berdiri terus disana"kata papa
"hm iya, assalamualaikum"kata mama
"wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatu"jawab papa
"papa dirumah?bukan nya papa lagi diluar kota"tanya mama
"urusan ku sudah selesai"kata papa
"oh baik lah, Aletha mana pa?"tanya mama sambil duduk dikursi
"dia dikamar nya beristirahat"kata papa
"sudah lama kah?"tanya mama lagi
"ya dari dia pulang sekolah tadi"jawab papa
"loh emang Aletha gak makan dulu?"tanya mama lagi
"tidak seperti nya"jawab papa
"hm ya sudah aku kekamar dulu mah membersihkan badan,lalu nanti aku akan mengecek Aletha dan turun untuk makan"kata mama
"ya"jawab papa
mama pun langsung menuju atas kekamar nya dan membersihkan diri
***
15 menit kemudian mama sudah dengan mandi dan memakai pakaian nya tak lupa ia juga mengecek keadaan Aletha yang sedang beristirahat dikamar nya
tok tok
"Aletha sayang"panggil mama namun tak ada sahutan dari dalam kamar Aletha
"Aletha ini mama masuk ya"kata mama dan membuka pintu kamar Aletha ia juga melihat jika Aletha sedang tidur di kasur nya
mama merasa ada yang beda dengan dengan kamar Aletha seingat nya dulu kamar Aletha tidak seperti yang ia lihat sekarang,
"kenapa kamar Aletha jadi seperti ini warna nya dan desain nya bukan kah dulu Aletha tidak suka warna hitam dan desain seperti ini?,ah nanti aku tanya kan saja kepada Aletha saat ia bangun nanti"tanya mama dalam hati
kamar Aletha yang sekarang*
kamar Aletha yang dulu*
aneh bukan?
ya mama berjalan kearah Aletha dan mengusap kepala Aletha yang berbalut kan jilbab
"anak ku ternyata sudah besar sudah dewasa dan sebentar lagi akan lulus sekolah,dan sekarang kau sudah memakai hijab kau terlihat sangat cantik Aletha"kata mama dengan mata berkaca-kaca
"Mama sayang sekali sama Aletha ma'af kan mama nak yang tak pernah ada waktu lagi buat kamu"kata mama
Aletha mengerjap kan mata nya Karna merasa kan tetesan air ya itu adalah air mata mama nya melihat Aletha bangun buru buru mama menghapus air mata nya
"hm kamu udah bangun sayang,mama ganggu ya?"tanya mama
"tidak sama sekali"kata Aletha
"loh mama udah pulang?"tanya Aletha lagi
"udah sayang mama udah pulang"kata mama
Aletha hanya mengangguk kan kepalanya saja ia mengambil handphone nya dan melihat jam ternyata sudah pukul setengah 3 ia juga mematikan alarm dihandphone nya Karna ia sudah bangun jadi alarm ny tidak ada guna nya lagi
"hm Aletha sayang boleh mama bertanya?"kata mama
"silahkan"kata Aletha
"hm kamar kamu kenapa jadi seperti ini bukan kah dulu kamu tidak suka dengan desain seperti ini?"tanya mama
"aku suka saja"kata Aletha
"tapi bukan kah dulu kau tidak suka sayang?"tanya mama lagi
"dulu dulu sekarang ya sekarang jangan menyamakan semua hal Karna itu akan berubah pada waktu nya"kata Aletha
"hm ya kau benar sayang,ya sudah mama keluar dulu ya"kata mama
"ya"jawab Aletha
mama pun keluar dari kamar Aletha dan turun kebawah sedang kan Aletha yang didalam kamar hanya memandang mama nya yang sudah menghilang dari balik pintu itu
"haaaa mending aku siap siap deh jemput sikeong itu sekalian belanja"kata Aletha sambil beranjak dari kasur nya dan siap siap
setelah siap siap Aletha turun kebawah menuju keluar rumah tak lupa ia juga pamit dulu kepada Mbak indah dan mbak Dewi Karna ia juga sudah terbiasa
"mbak indah,mbak Dewi Aletha pergi keluar dulu ya ada urusan dikit assalamualaikum"teriak Aletha dari ruang tamu namun masih terdengar oleh mbak indah dan mbak Dewi
"wa'alaikumussalam iya non hati hati dijalan ya"teriak mbak Dewi
Aletha tak menyahut dan terus berjalan hingga mereka lupa jika dirumah ada orang lain selain mereka
sesampai nya diluar Aletha menuju bagasi tapi saat hampir sampai di bagasi Aletha bertemu dengan papa dan mama nya, mereka yang melihat Aletha seakan akan ingin pergi mama Langsung menanyakan mau kenapa Aletha
"loh Al sayang kamu mau kemana?"tanya mama
"mau keluar"jawab Aletha
"mau keluar,memang nya kamu mau kemana dan dengan siapa?"tanya mama lagi
"sendiri"kata Aletha
"sendiri?"kata mama
"ya,ada yang ingin ditanya kan lagi waktu ku tidak banyak jika ada yang ingin ditanya kan tanya kan jika tidak ada aku pamit pergi"kata Aletha
"ah ya tidak ada sayang"kata mama yang kaget dengan Aletha yang sekarang
"wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatu"jawab papa dan mama
Aletha langsung masuk kemobil dan menjalan kan mobil nya, melihat mobil Aletha sudah berangkat mama pun berkata kepada papa
"putri kita sekarang sudah banyak berubah ya pa,dia sudah dewasa sekarang perasaan ku baru kemarin aku melahirkan nya dan bermain main dengan nya"kata mama
"ya dia sudah dewasa ma,banyak berubah bahkan cara Aletha berbica pun sudah berubah sekarang ia bahkan jika berbica terkadang formal kadang tidak"kata papa
"ya papa benar"kata mama
"ya sudah ayo kita masuk"kata papa
mama hanya mengangguk kan kepalanya saja dan ikut masuk kedalam rumah, sedangkan Aletha didalam mobil termenung ia tau tak seharusnya sikap nya seperti itu kepada orang tua nya namun entah kenapa jika bertemu orang tuanya tiba tiba saja sifat nya seperti itu
"haaaa…ma'af jika aku salah kepada orang tua ku ya Allah aku tidak tau kenapa sikap ku seperti itu aku merasa bersalah"kata Aletha didalam mobil mata nya memerah karena menahan tangisan
entah mengapa ketika ia bertemu dengan orang tuanya ia selalu saja ingin marah,menangis, bahagia,dan kecewa semua nya semua itu tercampur aduk didalam dirinya
Aletha terus melaju kan mobil nya hingga berhenti tepat didepan rumah Safira sebelum keluar ia memenangkan dirinya terlebih dahulu dan menghapus sisa sisa air mata nya setelah dirinya tenang ia keluar dari mobil dan mengetuk pintu rumah Safira
tok tok…
"Assalamualaikum" ucap Aletha
"wa'alaikumussalam ya tunggu sebentar"jawab orang dari dalam rumah Safira
cklek pintu rumah pun terbuka dan terlihat seorang wanita yang cantik sama persis seperti ibu nya ya mungkin mereka seumur an (umur nya ya besty bukan wajah nya ntar dikira kembar lagi)
"loh Aletha sayang kamu ternyata ayo masuk,ayo duduk sini"kata bunda Farida dengan mengajak Aletha duduk di sofa
"ah iya bunda"kata Aletha dengan senyum
"kamu kenapa lama tidak kesini,kamu udah makan belum,kamu sehat kan?"tanya bunda Faridah
"hm ma'af bunda Karna Aletha juga banyak kerjaan jadi tidak sempat main kerumah bunda, Aletha jug
udah makan dan Aletha juga Alhamdulillah sehat wala'fiat"kata Aletha dengan senyum lagi
"Alhamdulillah kalo gitu"kata bunda Faridah
"bunda sama ayah baik baik juga kan?"tanya Aletha
"Alhamdulillah ayah sama bunda baik juga sayang"jawab bunda Faridah
"oh iya Safira mana bunda?"tanya Aletha
"biasa tu dikamar"jawab bunda Faridah
"Aletha boleh kekamar Safira bun?"izin Aletha pada bunda
"tentu saja boleh kenapa tidak,oh iya kalian mau kemana?"tanya bunda Faridah
"hm kata Safira dia mau menginap dirumah Bun tidak apa apa kan?"tanya Aletha
"ah tak apa sayang asal kalian tidak keluyuran dan menjaga diri kalian baik baik"kata bunda
"siappp bundaa"kata Aletha beriringan dengan tawa nya
"kamu ini"kata bunda dengan tawa nya juga
"Aletha keatas kekamar nya Safira dulu ya Bun bye"kata Aletha sambil berlari keatas
"iya jangan lari lari Aletha nanti jatuh"khawatir bunda Faridah karna takut nya nanti Aletha terinjak
"tidak bakal bun"teriak Aletha
"Aletha sekarang banyak sekali berubah nya"gumam bunda sendirian ya bunda juga merasakan jika Aletha banyak berubah tidak seperti Aletha yang dulu ia kenal
cepat
sedangkan Aletha yang diatas sudah sampai didepan kamar Safira langsung saja masuk tanpa mengetuk Karna sudah biasa begitu pun dengan sebalik nya
"Firaaaaaaa bangun lu cepetan atau ngak gua siram lu diatas kasur"kata Aletha tanpa rem
"paan sih lu Al kebiasaan banget teriak teriak ngomong juga tanpa rem"kata Safira dengan suara serak ya selepas pulang dari caffe diantar oleh Alvin tadi Safira Langsung tidur
"ayo bangunnnn" kata Aletha sambil bermain lompat lompat diatas kasur Safira
"Aletha berhenti ntar lu nginjek gua lagi"teriak Safira Karna takut terinjak oleh Aletha
"maka nya bangun"kata Aletha yang berhenti dengan ulah nya
"iya iya"kata Safira yang langsung bangun
"nah gitu kek dari tadi"kata Aletha dengan santai
"haaa…sabar sabar aja dah punya sahabat kek lu"kata Safira
"loh kenapa emang?"tanya Aletha dengan bingung
"gak papa"kata Safira sambil beranjak dari kasur nya dan bersiap siap
"gua siap siap dulu lu tunggu"kata safira lagi
"iya iya"kata Aletha sambil memainkan handphone nya
"Al besok kita sekolah ada berapa pelajaran?"tanya Safira yang sedang siap siap juga
"ini hari apa emang?"tanya Aletha
"masa hari aja lu kagak tau sih Al"kata Safira
"oh iya ya hari ini kan hari Jum'at"kata Aletha yang baru ingat
"nah baru tu otak berfungsi"kesal Safira
"ya ma'af,eh besok kan kagak sekolah ya baru inget gua "kata Aletha
"oh iya besok kan Sabtu"kata Safira yang baru ingat juga
"ya udah berarti gak sekolah doang besok kalo kek gini kan enak jadi nya"kata Aletha
"enak?enak kenapa emang"tanya Safira
"adalah,lu udah belum sih fir siap siap nya lama bet dah"kata Aletha
"iya ini udah siap ayo"kata Safira dengan keluar dari kamar dan disusul juga oleh Aletha dari belakang
"dirumah cuma ada papa aja Al yang pulang?"tanya Safira
"ada mama juga baru pulang"kata Aletha dengan datar
"oh"kata Safira dengan singkat saja
"Safira Aletha sini dulu sayang"panggil bunda Faridah dari dapur
"iya Bun bentar"jawab Safira juga
"kenapa tu bunda manggil fir"kata Aletha
"gak tau udah ayo"kata Safira
Safira meletakkan tas nya dulu diruang tamu dan baru menjumpai bunda Faridah yang ada di dapur
"kenapa bun?"tanya Safira
"nih makan dulu bunda kangen makan sama Aletha, Aletha kan juga udah lama gak kesini sayang"kata bunda Faridah sambil tersenyum kearah Safira dan Aletha
sedangkan Aletha dan Safira saling pandang kenapa bunda nya tiba tiba seperti ini bahkan dulu Aletha lebih lama lagi tidak pernah datang kerumah nya tapi sekarang?baru 1 Minggu Aletha tidak kerumah nya
"Bun apa ini tidak berlebihan?ini Aletha cuma baru 1 Minggu aja loh gak main kerumah bunda tapi kayak Aletha udah bertahun tahun aja gak kesini"kata Aletha
"bukan begitu sayang bunda hanya kangen loh sama kamu tapi kalo kamu gak suka gak papa kalian lanjut aja pergi nya"kata bunda Faridah
"ah bunda sayang Aletha suka kok udah kan tadi kita mau kan ya udah ayo makan"jawab Aletha dengan cepat Aletha juga sempat memandang Safira mengode untuk segera duduk dikursi meja makan nya
"iya bunda,bunda duduk ya kita makan sama sama"kata Safira juga dengan cepat cepat duduk di kursi meja makan nya
"beneran gak papa nih?"tanya bunda
"iya bunda ayo kita makan bareng bareng"kata Aletha
bunda menganggukkan kepalanya dan ikut duduk dikursi meja makan bersama Aletha dan Safira
"fir baca do'a"kata Aletha
"bismillahirrahmanirrahim allahuma bariklana fimma rozaktana wakinaazza banar Aamiin"do'a Safira
"Aamiin"sahut Aletha
"Aamiin"sahut bunda Faridah juga