
Aletha pergi dari lingkungan sekolah dan melaju kan mobil nya menuju jalan rumah tapi siapa sangka dipertengahan jalan ia malah hampir saja menabrak seseorang yang tiba tiba saja berlari didepan mobil nya
"Aaaaaaaaaaaaa"teriak seseorang
citttttttt
"Allahuakbar astaghfirullah haladzim"ucap Aletha
Aletha langsung keluar dari mobil nya dan melihat apakah dia menabrak orang itu atau tidak saat dia keluar dia melihat seorang anak kecil yang sedang meringkuk sambil menutup telinga dan mata nya Aletha pun menghampiri nya
"dek hei sayang kamu tidak apa apa atau ada yang luka?"tanya Aletha
anak kecil itu pun membuka mata nya dan melihat kearah Aletha, Aletha pun langsung membantu nya berdiri
"kamu gak papa kan atau ada yang luka?"tanya Aletha lagi
"hm a-aku gak papa kok kak"kata bocah itu dengan muka pucat nya
"em ma'af ya kakak hampir aja nabrak kamu"kata Aletha tulus
"iya kak gak papa kok"kata bocah itu lagi
"orang tua kamu mana kenapa kamu sendirian?"tanya Aletha
"ayah aku gak tau kak kemana sedangkan ibu aku lagi sakit dirumah ini aku mau beliin obat tapi Karna buru buru aku lari dan gak ngeliat jalan"kata bocah itu lagi
"hm ya udah nama kamu siapa?"tanya Aletha lagi
"nama aku Killa kak"jawab Killa
"nama kakak Aletha,kamu beneran gak ada luka sama sekali?"kata Aletha sekaligus bertanya kepada Killa
"gak ada kak"jawab Killa dengan yakin
"hm ya udah bentar ya"kata Aletha
Aletha berjalan kearah mobil dan mengambil uang nya untuk diberikan kepada Killa
"Killa ini ada uang buat kamu dan ini juga uang buat beliin ibu kamu obat ya diterima ya jangan ditolak"kata Aletha lagi
"tapi....."kata Killa yang terpotong oleh Aletha
"kakak gak terima penolakan,ini uang ya kakak masukin plastik aja biar gak kececeran"kata Aletha lagi
"kak ini kebanyakan"kata killa
"no penolakan"kata Aletha
"ya udah kak makasih banyak ya"kata Killa
"ya udah gih sana kamu beliin ibu kamu obat dan satu lagi lain kali dijalan hati hati ya"kata Aletha sambil memberikan peringatan
"iya kak,kakak bukan cuma cantik tapi juga baik semoga kakak kehidupan nya cerah selalu dan semoga nanti kita juga ketemu lagi ya kakak aku sayang banget sama kak Aletha,sekali lagi makasih ya kak"kata Killa dengan jujur
"aamiin,sama sama do'a terbaik ya buat Killa sama ibu"kata Aletha dengan tulus
"kak Killa beliin ibu obat dulu ya dadah Assalamualaikum"pamit Killa
"dah😊 wa'alaikumussalam"jawab Aletha
"seneng banget kalo ketemu sama anak kecil"ucap Aletha dalam hati
selepas Killa pergi Aletha pun berjalan kemobil dan masuk langsung menancap gas dan pulang kerumah
****
20menit kemudian Aletha sudah didepan gerbang rumah ia pun mengklakson agar satpam membuka kan pintu gerbang
tinnn tinn
satpam pun bergegas membuka kan pintu gerbang dan mobil Aletha pun masuk namun sebelum itu tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada satpam
"makasih ya pak"kata Aletha dengan senyum
"sama sama non"jawab satpam juga dengan senyum
Aletha langsung memasukkan mobil nya kedalam garasi dan masuk kerumah
"assalamualaikum"ucap Aletha
"wa'alaikumussalam warohmatullahi wabarokatu"jawab papa yang sedang bersantai diruang tamu
melihat ada keberadaan papa Aletha pun menyalimi papanya
"papa masih dirumah?"kata Aletha
"kok kamu ngomong gitu sih sayang"kata papa
"ya bukan apa apa tapi kan biasa nya papa maupun mama abis pulang langsung pergi lagi"kata Aletha dengan jujur
"ya kan papa sama Mama kerja sayang nyari duit buat kamu"kata papa lagi
"tapi nyata nya aku tidak lah bahagia pa"kata Aletha dalam hati dan tersenyum kecut
"Aletha pergi keatas dulu ya pa"kata Aletha yang langsung pergi dari sana
papa tak menjawab ia hanya melihat kearah Aletha yang semakin menjauh dan menghilang dari pandangannya
Diatas*
Aletha langsung kekamar dan meletakkan tas nya dan berlalu kearah kamar mandi ia langsung mandi dan memakai pakaian ganti nya ia juga istirahat sebentar sambil mengambil handphone nya
Aletha juga membuka handphone nya dan melihat ada pesan dari Safira
"Al nanti jangan lupa jemput gua"
"iya fir lu udah beberapa kali dah ngomong gitu heran dah gua"
"hehehe sorry"
"lu lagi dimana sekarang?"
"lagi di kafee biasa sama Alvin"
"oh"
"kenapa lu mau kesini?"
"kagak"
"em al dirumah ada siapa aja?"
"cuma ada papa"
"emang mama belum pulang?"
"belum kek nya"
"oh"
"gua istirahat dulu ya fir assalamualaikum"
"wa'alaikumussalam"
melihat Safira sudah menjawab salam nya Aletha pun membuka aplikasi tiktok biasa lah anak muda🤣
Sedangkan dibawah
lama papa tak melihat Aletha turun kebawah ia pun menanyakan kepada Mbak Dewi yang kebetulan lewat
"mbak"panggil papa
"iya tuan ada yang bisa saya bantu?"tanya mbak Dewi
"hm Aletha belum turun kah?"tanya papa juga
"seperti belum tuan,palingan nona muda lagi Istirahat tuan"jawab mbak Dewi
"ya sudah makasih ya mbak"kata papa
"sama sama tuan"kata mbak Dewi dan pamit pergi dari hadapan papa
diatas
Aletha asik dengan handphone nya yang menonton tiktok dan suara azan dari ponsel Aletha juga berbunyi memperingati jika sudah waktu nya Dzuhur
Aletha pun berjalan kearah kamar mandi dan mengambil wudhu siap siap untuk sholat tak lupa ia juga membaca sedikit Al-Qur'an selesai sholat Aletha juga menuap Karna mengantuk,ya satu kebiasaan Aletha adalah tidur setelah sholat Dzuhur
"huammm"Aletha yang menguap Karna ingin tidur
"ah ngantuk nya tidur aja kali ya lagian juga aku udah sholat nya"kata Aletha sendiri
Aletha bersiap siap untuk tidur tak lupa untuk menghidup kan alarm pada saat adzan ashar nanti
10 menit berlalu Aletha sudah terlelap berada dalam alam mimpi nya
dicafee
"kamu ngechat siapa yang?"tanya Alvin
"Aletha yang"jawab Safira
"oh Aletha"kata Alvin
"iya"kata Safira juga
"aku kok kadang bingung ya yang sama sikap nya Aletha, Aletha tu kek bunglon gitu sikap nya tu kapan aja bisa berubah tiap waktu"kata Alvin
"aku juga sering bingung loh yang tapi dia gak pernah loh marah sama kita atau pun bentak bentak atau segala macem"kata Safira
"iya juga sih,tapi dia kek pinter banget gitu nyembunyiin rasa sakit dan rasa kesepian nya yang salut aku sama Aletha"kata Alvin
"aku juga yang dia pandai banget sampe sampe kadang bisa aja kita ketipu sama Aletha, Aletha tu bisa terbilang gak bisa kebaca gitu loh"kata Safira
"kamu aja bingung apa lagi aku yang"kata Alvin
"mau bagaimana pun Aletha aku beruntung punya sahabat kek dia"kata Safira
"sama loh yang aku juga beruntung punya adek angkat kek Aletha"kata Alvin
"adek angkat?kamu angkatan sama Aletha kapan yang kok aku gak tau sih"kata Safira dengan bingung
"jangan kan kamu Aletha aja gak tau kalo kami angkat,itu tu mama yang mau dia bilang Aletha jadi adek angkat aku aja Mama sayang sama Aletha apa lagi sama kamu"kata Alvin
"kamu bisa aja Mama ketemu Aletha kapan sayang seinget aku belum pernah
"pernah yang waktu itu mama mau ketemu sama kamu terus kamu nawarin sama Aletha dia mau ikut apa enggak kata nya mau ya udah itu lah waktu mama ketemu sama Aletha"kata Alvin panjang lebar
"oh iya ya waktu itu"kata Safira yang baru ingat
"nah inget kan sekarang"kata Alvin
"hehehe iya"kata Safira dengan cengengesan
Alvin hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum melihat tingkah laku Safira ya