
"eh btw udah sejak kapan tuh bersaudara tinggal disini?" tanya emma yang masih fokus dengan gamenya
"dah dari kemaren sih tapi ntah kok belum balik² juga" jawab yoi
"ohh gitu... btw ini terus gimana anjir? gue harus pilih yang mana?" tanya emma
"emmm menurut gue sih lo pilih yang opsi pertama aja, soalnya kek lebih ringan gitu tantangannya menurut gue" jawab yoi membuka sekaleng soda
"ohh oke" ucap emma lanjut main
Kedua gadis itupun bermain hingga larut malam. Setelah puas bermain, baru mereka berdua tidur.
keesokkan paginya🌞✨
kringgggg
yoi mencari - cari alarmnya yang berbunyi untuk segera dimatikan. Dengan malas, yoi pun bangun.
"hoammmm" gumam yoi meregangkan badannya yang sedikit kaku
Setelah meregangkan badannya yang sedikit kaku, yoi beranjak dari tempat tidurnya dan mulai beres².
"ohayou gozaimasu" sapa rindou yang baru saja bangun dan keluar dari kamarnya lalu tiduran di sofa
"ohayou, btw lu pulang jam berapa kemaren? kok keliatan capek and ngantuk banget gitu?" tanya yoi meletakkan penyedot debunya di tempat alat pembersih
"gatau, gue ama bang ran kemaren pulang langsung ganti baju terus tidur deh hehehe" jawab rindou cengengesan
"oh gitu... oh ya gue mau ke pasar dulu soalnya beberapa bahan makanan udah mulai abis" ucap yoi setelah memeriksa persediaan makanannya
"gue ikut!" ucap rindou tiba² bangun
"hmm? yaudah ikut aja tapi ganti baju ama mandi dulu sono" ucap yoi pergi ke kamar mandi
"siap nona!" tegas rindou langsung melakukan perintah yoi
~•••~
rindou ternyata selesai duluan dan sekarang menunggu di ruang santai sambil memakan cemilan untuk mengganjal perutnya yang mulai sedikit kelaparan. Tak lama kemudyan yoi keluar dari kamarnya.
outfit yg yoi pakai
"sorry gue kelamaan yaa" sahut yoi
Sedangkan rindou menatap yoi tanpa berkedip.
"woiii rindouu!!" ucap yoi sedikit mengeraskan suaranya
"eh apaan?" tanya rindou linglung
"hadehh ayo berangkat" ucap yoi memijat pangkal hidungnya sebentar lalu pergi membuka pintu
"ohh oke" ucap rindou
Mereka berdua pun pergi ke pasar. Saat sampai mereka melihat banyak pelanggan dan pedagang yang saling berinteraksi.
"jadi kita beli apa dulu?" tanya rindou
"kita beli sayur dulu terus abis itu baru beli daging" jawab yoi sambil mengingat - ingat apa saja bahan yang habis
"oke ayo kita belanja!" ucap rindou antusias
Mereka pun berbelanja kebutuhan makanan selama beberapa jam lalu kembali pulang ke apartemen. Saat sampai, yoi kaget karna tiba² emma langsung berlari dari arah kamar dan memeluknya.
"huaaaa lo abis darimanaaa?!!" rengek emma mendramatisir
"gue abis dari pasar lagian lo kenapa sih??" tanya yoi heran
"emm gpp sih cuma kann biasanya kalo gue di rumah tuh yang pertama kali gue cek pas abis bangun tidur tuh si mikey yang tidurnya kek kebo abis jaga pos ronda se abad, lah ini tadi kek sepi gitu jadii yaaa gue ngerasa aneh aja hehehe" jawab emma ngasal
"hadehh yaudahlah terserah lo. Sekarang mending lo mandi terus ganti baju, gue mau masak buat sarapan dulu" ucap yoi menghela napas pelan
"okee siap" ucap emma melakukan perintah yoi
"yaudah ini gue bawa ke dapur yaa" sahut rindou
"iyaa, makasih" ucap yoi
"masama" ucap rindou berlalu pergi ke dapur
Saat yoi akan pergi ke dapur juga, tiba² sepasang lengan kekar sedikit menarik yoi lalu membuat yoi masuk ke dalam pelukannya.
"gue bantuin ya?" bisik ran tepat di telinga yoi dengan suara serak khas orang bangun tidur
"i-iya lo boleh bantuin gue juga" ucap yoi sedikit gugup
ran pun menyunggingkan sebuah senyum kemenangan lalu menggenggam erat tangan yoi dan pergi ke dapur. Saat sampai di dapur, rindou bertolak pinggang dengan ekspresi kesal yang terpasang di wajah tamvannya karna melihat ran menggenggam erat tangan yoi.
"ngapain pake gandengan segala hah?? kek orang mau nyebrang jalan aja pake gandengan" sinis rindou menarik yoi menjauhi ran
"dihh serah gue lah" ketus ran pergi ke lemari pendingin untuk mengambil minum
"yoii~ ini tadi bahan²nya udah gue tata di tempatnya masing² lohh~ terus sekarang lo mau masak apa?" tanya rindou
"emm gue mau bikin Gyudon sama Karaage" jawab yoi mulai menyiapkan bahan²
"oke gue bantu!" ucap rindou ikut membantu yoi
"gue juga!" sahut ran
yoi pun memasak sarapan di bantu dengan Haitani Bersaudara. Setelah itu emma juga datang untuk membantu agar makanan cepat siap. Tak lama kemudian semuanya sudah matang lalu dibawa ke meja makan. Mereka pun makan dengan tenang.
~•••~
Kini sore hari pun tiba. Para pekerja kantoran yang tidak ada tugas banyak, pulang dengan sukacita ke rumah mereka masing² untuk beristirahat dan menghabiskan waktu dengan keluarga mereka. Seharusnya saat ini yoi mulai bersiap - siap untuk pergi kerja di resto, namun khusus hari ini dia meminta ijin agar bisa mengikuti tawuran.
Karna malas memakai seragam Touman, yoi pun memakai tank top hitam dengan dipadukan celana pendek hitam dan sebuah jaket yang berwarna hitam juga. Tak lupa rambut abu²nya dikuncir kuda dengan pita dan sebuah topi hitam dipakainya untuk melengkapi penampilannya sekarang.
"nahh sipp dah siap!" gumam yoi melihat menampilannya lalu memakai antingnya yang kemarin dan menyimpan topengnya di saku jaket
"udah mau berangkat?" tanya emma
"udah btw lo mau sekalian gue anter pulang?" tanya balik yoi
"iyaa hehehe gue lagi males manggil mikey ma draken buat jemput gue, btw lo ada motor atau kendaraan kan buat nganterin gue pulang?" tanya emma memastikan
"emm gaada hehehe tapi tenang aja, ntar kita mampir ke sebuah tempat dulu abis itu gue anterin lo pulang" jawab yoi
"ohh gitu" ucap emma menganggukkan kepalanya paham
Kedua gadis itu pun keluar dari kamar yoi.
"wihhh pada mau kemana nih?" tanya ran terpukau dengan penampilan yoi yang berbeda dari biasanya, sedangkan rindou juga ikut terpukau dengan penampilan yoi
"gue mau nganterin emma sama ada urusan bentar abis ini. Kalian jaga apartemen, ntar kalo semisal mau keluar jangan lupa kunci pintu terus taroh di tempat biasanya" ucap yoi
"oke siap! oh iya jangan malem² pulangnya" pesan ran
"hati² di jalan terus kalo ada apa² telpon kita" pesan rindou
"iya iyaa, gue berangkatt" ucap yoi pergi
~•••~
Sebelum berangkat, kedua gadis itu pergi ke tempat jual beli sepeda motor. yoi nampak sedikit kesulitan untuk memilih motor mana yang akan dia beli dengan uang gaji pertamanya bekerja di resto beberapa minggu yang lalu yang sudah dia sisihkan. Setelah berpikir selama 30 menit akhirnya yoi mantap memilih sebuah motor, yaitu Benelli Patagonian Eagle.
"wihhh sugoiii!! btw lo bisa ngendarainnya?" tanya emma
"yaudah ayoo anterin gue balikk" ucap emma
yoi pun mengantar emma dengan motor barunya sampai ke rumah emma dengan selamat. Setelah itu, yoi memakai topengnya dan pergi ke tempat pertemuan Touman karna sebentar lagi mereka akan berangkat untuk tawuran. Sampai di tempat pertemuan Touman, yoi melihat bahwa beberapa anggota Touman sudah mulai berbaris sesuai dengan divisi mereka masing² dan menunggu arahan selanjutnya dari mikey. Dengan segera yoi juga ikut berbaris di barisan divisi ke 5 sesuai perintah mikey di chat.
"apakah semuanya sudah hadir?" tanya mikey
"siap sudah ketua" jawab semua anggota
"baiklah, setelah ini kita akan pergi ke daerah xxx untuk membasmi hama yang sudah meresahkan wilayah kekuasaan kita ada yang disana. Apakah kalian siap?!!" tegas mikey
"siapp!!" jawab semua anggota sangat bersemangat
"baiklah ayo kita berangkat!!" tegas mikey mulai beranjak pergi ke tempat parkiran untuk mengambil motornya diikuti draken di belakangnya
Semua anggota Touman pun juga mulai menaiki motor mereka masing².
"wihhh motor baru nih neng" sahut baji mendekati yoi yang sedang memanaskan mesin motornya
"hohoho iya dongg gue gitu loh" ucap yoi sombong
"idihh paling masih mending motor gue" cibir baji
"waahhh nantangin nih bocah?? oke ayo kita tanding, siapa yang punya motor paling terbaik dan siapa yang bisa ngebasmi para hama nanti paling banyak" tantang yoi
"oke gue terima, ntar yang kalah harus nurutin apapun yang diminta and disuruh di pemenang selama seminggu" ujar baji menambahkan kesepatan
"oke deal! siap² aja lo buat kalah nanti" ucap yoi mengulurkan tangannnya
"heh! lo kali yang bakal kalah" ucap baji menyeringai dan menjabat tangan yoi
"dan di pertandingan ini yang jadi wasitnya draken, ga boleh di ganggu gugat and yang pasti ga boleh disogok dengan apapun. Entah itu duit, makanan, bensin, dll" ucap yoi
"lahh kok jadi gue?" sahut draken sambil menunjuk dirinya sendiri
"kokk ga gue aja sihh yang jadi wasitnya" sahut mikey tidak terima
"ssttttt! jangan banyak cincong lagi, udah fiks nih si draken jadi wasitnya soalnya dia yang paling netral di antara semuanya" jelas yoi
"oke gue terima tantangan lo, liat aja nanti siapa pemenangnya" ucap baji berlalu pergi ke motornya
Mereka semua pun menaiki motor masing² dan mulai pergi ke daerah xxx.
~•••~
Saat sampai di daerah xxx, yoi bisa melihat berapa banyak musuh yang nampaknya sudah siap untuk dihabisi dengan sekejap. Pasukan Touman turun dari motor mereka masing² dengan gaya.
"wihhh mantep! gue yakin gue yang bakal menang" sahut yoi
"dihh ngimpiinya jangan ketinggian nengg, ntar jatohnya sakit loh" sinis baji
"ohh oke kita bakal liat siapa yang paling banyak ngehabisin mereka sekarang, nanti kasih tanda biar bisa bedain" ucap yoi menatap remeh ke arah baji
"tanda? tanda kek gimana lagi?? males, ribet, dan yang pasti ogah gue nandain mereka satu²" ucap baji
"ga gitu maksudnya lo ksh mereka serangan di salah satu titik yang sampe berdarah banyak gitu, misalnya gue di kaki ato tangan gitu" jelas yoi
"ohh gitu yaudah gue bagian kepala" ucap baji
"kalo gitu gue bagian tangan" ucap yoi
"oii oi nih kalian niat gelud pa kagak sih?" sahut draken menatap malas baji dan yoi
"hehehe maap atuh bangg" ucap yoi cengengesan
"SERANG!!!" teriak mikey penuh semangat
Pasukan dari kedua belah pihak pun membaur menjadi satu dan saling menyerang. Dari semuanya, sepertinya yoi dan baji adalah yang paling bersemangat.
"tunggu aja nanti kekalahan lo!!" teriak baji sambil memukul semua lawannya
"tcih! lo kali yang akan kalah!!" teriak yoi ikut menendang dan memukul semua lawannya
Setelah beberapa jam kemudian, akhirnya tawuran pun selesai dan di menangkan oleh Touman.
"kita menang!!" sahut seorang anggota Touman
Mereka semua pun bersorak gembira melihat kemenangan yang sudah berada di tangan mereka, sedangkan yoi dan baji malah asik menarik - narik draken untuk mengajaknya ke tempat mereka. mikey, mitsuya, kawata twins, dan chifuyu mengikuti ketiganya dari belakang.
"oii kalian ini mau ngapain sihh?? lo juga baji napa ikut narik² gue jugaa??" tanya draken kesal
"udahhh ikut ajaa ayokk" ucap yoi
"nahh bener tuhh" sahut baji
Akhirnya mereka bertiga sampai di sebuah tempat yang sudah terdapat banyak lawan pingsan dan dipenuhi dengan luka. Dengan cepat yoi dan baji berdiri di tempat mereka masing², yoi yang kanan dan baji yang kiri.
"iniii hasilnya!! ayo cepet lo itung!!" ucap yoi bahagia
draken dan yang lainnya (kecuali baji) menjatuhkan rahang mereka. Bagaimana bisa yoi menyuruh menghitung semua lawan yang sudah terkapar tak berdaya dan bertumpukan itu dengan nada yang sangat bahagia.
"keknya nih cewek kekurangan obat deh" batin semuanya
"emm ydh kalian bantu gue ngitung" ucap draken mengajak teman²nya yang ada dibelakang
Mereka pun menghitung bersama - sama, sedangkan baji dan yoi kini tengah beradu tatapan tajam. Tak lama kemudyan penghitungan selesai.
"jadi gimana?!! siapa yang paling banyak?!!" tanya yoi antusias
"hufttt kalian... seri, jumlahnya sama² 155" jawab draken menyeka peluh keringat sebutir jagung yang mengalir di pelipisnya
"apa?!!!" pekik baji dan yoi
"anjirrr masa seri sihh?!! ga terima gue! pokoknya gue harus lebih banyak dari yoi!" ucap baji kesal
"sialn! kenapa bisa seri sih?!! hmm... ohh gue tau~" ucap yoi menyeringai sambil menatap ganas ke arah mikey
mikey yang ditatap seperti itu tiba² bergidik ngeri.
"sial firasat gue tiba - tiba ga enak nih" batin mikey bergidik ngeri
"mikeyy~" ucap yoi dengan nada manja
yoi perlahan mulai berlari ke arah mikey dan melayangkan tendangan kaki yang sama persis seperti milik mikey. Dengan cepat mikey langsung menghalau tendangan kaki seperti miliknya. Semua orang yang berada disitu terbelalak kaget melihat yoi yang bisa menirukan tendangan andalan mikey.
"ehek! jan maen² sama gue boss, gini² kalo di dunia asal gue lagi senggang pasti mempelajari teknik tendangan² kek gini" batin yoi menyeringai
yoi dan mikey terus bergelud tapi hasilnya tetap seri.
"yoi! udah woiii!!" cegah draken menghadang yoi
"yahhhh... yaudah dehh" ucap yoi lemas
"dihh jadinya gaada yang menang nih?" tanya baji
"gaada anjirr sialan" gerutu yoi
"hadehhh yaudah ayo balik, ntar gue traktir makan deh" sahut mitsuya
"wihh beneran?!!" tanya yoi antusias
"iyaa beneran" jawab mitsuya tersenyum tipis
"okeee ayo kita makan!!" ucap yoi kegirangan lalu langsung pergi ke motornya
Para lelaki itu hanya terkekeh pelan melihat sikap yoi dan akhirnya mereka semua pergi ke sebuah resto untuk makan.
Hai semuaa.... hehehe keknya sampe sini dulu yaa ceritanyaa, kalo kalian suka sama cerita yang author buatt tolong kasih author like+komen+vote kalian yaa biar author makin rajin buat lanjutan ceritanyaa.
...✨Domo arigato gozaimasu✨...