Time Travel to Tokyo Revengers

Time Travel to Tokyo Revengers
Giliran Rindou



"nahh sekarang lo mau makan apa?" tanya mikey


"emm apa aja boleh" jawab yoi


"okey" mikey lalu memesan makanan untuk mereka berdua


"hehehe kapan² jalan² kek gini lagii yukk" ucap mikey tersenyum penuh arti


"eh? i-iyaa ayo aja" ucap yoi gugup


Tak lama kemudian pelayan datang sambil membawa pesanan mikey dan yoi. Mereka berdua pun makan dengan tenang sambil sesekali saling menyuapi satu sama lain. Setelah itu, yoi dan mikey pergi ke taman dekat apartemen yoi untuk sekedar bersantai.


"hahhh... enaknyaa" ucap mikey menghela nafas panjang


"ohh iya! mikey gue boleh minta sesuatu ga?" tanya yoi


"emang lo mau apa?" tanya balik mikey


"gue mau masuk geng lo!!" jawab yoi antusias


uhukk uhukk uhukk


mikey tersedak ludahnya sendiri saat mendengar permintaan yoi.


"eh eh eh, lo kenapa?" tanya yoi


"ohh gak gue gapapa" jawab mikey


"jadii... gimana?? boleh yaaa" ucap yoi memasang muka memelas dan puppy eyes nya


"enggak" ucap mikey datar


"ayolahhhh... plisss... ijinin gue masuk geng lo..." ucap yoi


"enggak, nanti lo terluka lagi dan gue gamau hal itu sampe terjadi" ucap mikey tegas


"ayolahhh mikeyyy... gue janji dehh ga bakal terluka" ucap yoi menambah damage muka memelas dan puppy eyes nya


"ughhh... sialan! kawaii bangett!! jadii pen gue karunginnnn trs bawa pulangg!!!" batin mikey gemas


"ekhem! ya-yaudah lo boleh masuk tapi lo harus janji buat jangan sampe terluka" ucap mikey


"hehehe siap bos and makasih yaa" ucap yoi tersenyum manis lalu mencium pipi kanan mikey


"e-eh? i-iya sama²" ucap mikey gugup dengan wajah yang semerah tomat


"hihihi" ucap yoi cekikikan


Mereka berdua terus mengobrol sambil bersantai di taman itu hingga sore.


"yahhh udah sore" ucap yoi


"iyaa, yaudah gue mau pulang dulu ntar ke maleman di jalan" ucap mikey beranjak berdiri


"eh? yaudah hati² yaa" ucap yoi


"tapii gue mau ngasih sesuatu ke lo" ucap mikey


"sesuatu apa?" tanya yoi


"sesuatu ini" jawab mikey lalu menarik yoi kedalam pelukannya dan mulai mencium bibir mungil semerah cerry milik yoi


yoi sangat terkejut dan mikey menggunakan kesempatan itu lalu menekan tengkuk yoi agar bisa semakin leluasa mel*mat bibir mungil itu. Mereka berdua terus berciuman sampai beberapa menit tanpa tau ada sepasang mata yang mengawasi kegiatan mereka berdua dengan perasaan kesal dari kejauhan.


Saat dirasa yoi mulai kehabisan nafas, mikey pun dengan berat hati melepaskan ciumannya. Dengan cepat yoi langsung menghirup oksigen dengan rakusnya.


"hahh... hahh... hahh..." yoi menghelas nafasnya


"hehehe maniss bangett sihh jadi pengen lagii" ucap mikey mengusap bibi mungil yoi yang sedikit memerah karna ulahnya


Mendengar hal itu yoi langsung menutupi mulutnya dengan kedua tangannya, sedangkan mikey hanya terkekeh melihat kelakuan yoi.


"yaudah yaa gue balik dulu, kalo kangen telpon aja ntar gue bakalan langsung pergi ke tempat lo" ucap mikey tersenyum manis


"hah? i-iyaa, yaudah sanaa balikk" ucap yoi melepas kedua tangannya dari mulutnya


"hehehe iya iyaa" ucap mikey pergi pulang ke rumahnya


"hahhhh.... gilaa!! gue abis ciumann anjirr" gumam yoi merasa kesal karna ciuman pertamanya sudah hilang dan kesal karna dia selalu dicium disaat lengah


"ehh rindou, sinii" ucap yoi


"iyaaa hehehe" ucap rindou duduk di sebelah yoi


"btw lo abis darimana?" tanya rindou


"ohh itu tadi gue abis main sama temen" jawab yoi santai


"temen apa temen hayoo" goda rindou


"ishh apaan sihh?? yaa temen lahh" ucap yoi


"hihihi... iya iyaa, btw itu bibir lu napa agak bengkak gitu?" tanya rindou memancing yoi


"o-oh ini tadi abis makan makanan pedes jadi yaa bibir gue agak bengkak and merah gini" jawab yoi gugup


"enak yaa rasanya?" tanya rindou ambigu


"enak apanya? makanannya?" tanya balik yoi dengan polos


"bukann tapi inii" ucap rindou lalu menarik yoi ke pelukannya untuk mencoba menikmati bibir mungil yoi


Sedangkan yoi sangat terkejut dengan tingkah rindou yang tiba² mirip dengan mikey. Melihat yoi masih linglung, rindou langsung menekan tengkuk yoi agar semakin leluasa menikmati bibir mungil itu. Mereka berciuman selama beberapa menit hingga akhirnya rindou melepaskannya.


"hahh.... hahh..." ucap yoi menghela nafas panjang


"hehehe ternyata bibir lo manis bangett" ucap rindou


"i-ihhh apaan sihh?!!" ucap yoi ngeblush lalu memalingkan wajahnya


"hahaha iya² maap~ btw lo sekolah dimana sih?" tanya rindou


"ituu di sekolah xxx, emang napa?" tanya balik yoi


"ohh gpp kok, cuma nanya doang" jawab rindou santai


"btw lo udah makan?" tanya yoi


"belom, emang napa?" tanya balik rindou


"mau mampir? ntar gue kasih makan deh" jawab yoi


"emm sabi tuh, kebetulan gue lagi gabut" ucap rindou


"yaudah yuk ke apartemen gue" ucap yoi beranjak berdiri


"rindouuuuu~" sapa ran berlari - lari kecil menghampiri rindou


yoi pun menengok ke arah ran dan rindou hanya mendengus kesal.


"nahh ternyata lo ada disini tohh" ucap ran menepuk bahu rindou


"lo bukannya..." ucap yoi mengingat - ingat kembali


"oh iya! perkenalkan nona yang manis nan syantik jelita~ gue Haitani Ran, kakaknya rindou" ucap ran mencium punggung tangan kanan yoi


"o-oh iya iya hehehe" ucap yoi sedikit ngeblush


"lo ngapain sih bang kesini?? ganggu aja tau ga" sahut rindou kesal


"hahaha~ yaa mau nemenin adek terlopek gue lahh, btw kalian pada mau kemana? gue ikut boleh ga?" tanya ran


"emm boleh kok, yaudah yuk kita pergi" jawab yoi berjalan mendahului Haitani bersaudara itu


plaakkk...


"aduh! apa - apaan sih lo?!!" tanya ran mengusap bagian kepalanya yang di tampol rindou


"lo ngapain ikut - ikutan sihh?!! ganggu orang mau pdkt ajaa" jawab rindou kesal


"dihh suka² gue lahh bleee" ejek ran lalu berlari menuju yoi dan merangkulnya


"dasar abang lucnutt" gumam rindou kesal


Hai semuaa.... hehehe keknya sampe sini dulu yaa ceritanyaa, kalo kalian suka sama cerita yang author buatt tolong kasih author like+komen+vote kalian yaa biar author makin rajin buat lanjutan ceritanyaa.


...✨Domo arigato gozaimasu✨...