
"tcih! sok banget mau ngelawan kita" sinis abk (anak buah kiyomasa)
"jan banyak bacot lu semua!" teriak yoi
"yoi udah!! jan maksa diri lo!" ucap emma mencoba mencegah yoi
"tenang aja ini ga akan lama kok" ucap yoi sembari tersenyum ke arah emma
"hahahaha nih cewe sialan masih aja belagu, ayo kita abisin dia!" ucap salah satu abk
"coba aja kalo bisa" sinis yoi yg mulai menyeringai
Salah satu abk mulai menyerang yoi dengan pisau yg dia bawa tapi yoi langsung menghindar dengan cepat.
"tcih! mainnya pake senjata" ketus yoi
"yaa biar lo lebih cepet matinya" ucap abk dengan nada santai
"sialan" gerutu yoi
yoi mulai berkelahi lagi dengan semua abk. Saat dia sedang sibuk melawan beberapa abk, tiba² ada yang menusuknya di bagian perut sebelah kiri (yang ditusuk kiyomasa tuh dibagian perut sebelah kanan). Seketika yoi memuntahkan darah dari mulutnya. Pandangannya mulai kabur dan kepalanya juga pusing.
"ugghhh... gue harus cepet beresin mereka semua" batin yoi sambil menahan rasa sakit
"hahahaha.... sebentar lagi lo akan mati, dasar cewe sialan!" sinis abk
"gaada pilihan lain lagi sekarang!" batin yoi
Sambil menahan sakit yoi berlari ke arah mereka semua lalu menarik belati kembar dari kedua sepatunya. Kemudian yoi memotong masing² satu tangan dari para abk itu. Mereka menjerit kesakitan lalu langsung kabur meninggalkan yoi dkk.
"gue... dah... berhasil..." batin yoi yang kemudian pingsan karna terlalu banyak kehilangan darah
"yoii!!!!" teriak emma yang kemudian berlari ke arah yoi dengan wajah panik
"yoiii gue mohon jangan tinggalin gue dan yang lain kayak gini.... gue mohon yoii" lirih emma yang mulai menangis
"emma-chan ambulans nya udah dateng" ucap hina
wiuuu.... wiuuu... wiuuu....🚑
Suara ambulans semakin mendekat. Setelah itu yoi segera dibawa ke rumah sakit dan di operasi. Tak lama kemudian mikey dkk datang setelah memenangkan tawuran tadi.
"gimana keadaannya yoi?" tanya mikey
"dia masih di operasi..." jawab emma lesu
"lo yg sabar yaa.... yoi tuh cewe kuat, pasti dia bisa ngelewatin ini semua" ucap mikey merangkul pundak emma untuk menenangkannya
"gue harap lo selamat yoi..." batin mikey
Tak lama kemudian dokter yang mengoperasi yoi keluar.
"gimana dok operasinya?" tanya emma khawatir
"operasinya berjalan dengan lancar akan tetapi..." ucap dokter
"tapi kenapa dok?" tanya mikey
"tapi nona saat ini telah koma dan saya belum bisa memastikan kapan nona akan bangun dari komanya" jawab dokter
"yo-yoi koma? i-ini ga mungkin! ini pasti ga mungkin terjadii!!" teriak emma yang mulai frustasi sambil menangis kencang
"sabar emma sabarr.... lo jangan kek gini" ucap draken yang memeluk emma sambil menenangkannya
"hiks hiks hiks.... yoi ga mungkin koma, draken... ga mungkin" lirih emma sesenggukan
"tapi emang gitu kenyataannya..." lirih draken
Sedangkan mikey dan chifuyu mematung saat mendengar yoi koma.
"yoi... seharusnya gue ga ngebiarin lo tetep ikut tawuran tadi dan sekarang lo jadi koma... hidup gue bakalan hampa tanpa lo" batin chifuyu yang menangis dalam diam
"kenapa lo koma? gue seharusnya tadi sadar kalo lo ikut tawuran dan langsung ngelarang lo... i-ini semua salah gue" batin mikey
Semuanya hening. Sekarang yang terdengar hanya suara isak tangis dari beberapa orang yang merasa terpukul atas berita koma yoi.
"baiklah kalo begitu saya pergi dulu" ucap dokter yang tiba² memecah keheningan
"iya dok terima kasih" ucap draken
"gue... mau keluar bentar" ucap mikey lalu pergi ke taman belakang rumah sakit
Diam² takemichi mengikutinya sampai taman belakang. Saat sampai di taman belakang, mikey langsung jatuh terduduk sambil menangis.
"hiks hiks... yoii.... i-ini semua salah gue, kalo gue fokus juga sama lo, pasti lo masih ada di samping gue terus ngehibur gue dengan tingkah dan senyum lo..." ucap mikey sambil menangis
takemichi yang mendengar itu merasa iba kepada mikey yang terus menerus menyalahkan dirinya sendiri atas musibah yang menimpa yoi, sedangkan disisi lain chifuyu sedang menyendiri di halaman samping rumah sakit.
"oi chifuyu, lo ngapain disini?" tanya baji yg tiba² datang dan duduk di sebelah chifuyu
"...." tidak ada jawaban dari chifuyu
"lo kenapa diem aja?" tanya baji
Tiba² setetes air mata lolos dari mata chifuyu yang sebenarnya dia tahan sejak mendengar kabar buruk tentang yoi tadi.
"anjir... lo nangis?" tanya baji terkejoet
"seharusnya pas itu gue bawa dia pergi menjauh dari tempat tawuran dan bukannya malah ngebiarin gitu ajaa..." gumam chifuyu yg mulai menangis
"hufttt... walaupun tuh cewe ngeselinnya minta ampun tapi kesian juga pas denger dia koma" batin baji
"udahh jan nangis tuh cewe ngeselin pasti bisa ngelewatin ini semua kok, kita tinggal berdoa aja sama Tuhan biar tuh cewe cepet sadar" ucap baji mencoba menghibur chifuyu
"tapiii seharusnya pas itu gue cegah dia biar ga ikut tawuran, sekarang dia jadi koma setelah kena tusuk 2 kali di perutnya, ini semua salah gue..." lirih chifuyu lalu menunduk
"udahhh lo jan nyalahin diri lo sendiri terus, ini bukan kesalahan lo tapi sebuah musibah dari Tuhan, jadi kita hanya bisa berdoa ke Tuhan semoga tuh cewe ngeselin cepet sadar" ucap baji
"hmm iya... btw tumben lu bisa ngomong bijak kek tadi" ucap chifuyu
"lahh iya juga tumben bangett perasaan kaga pernah gitu gue" gumam baji
Mereka kemudian saling bertatapan dan sedetik kemudian tertawa bersama karna menyadari kekonyolan mereka sendiri.
Hai semuaa.... hehehe keknya sampe sini dulu yaa ceritanyaa, kalo kalian suka sama cerita yang author buatt tolong kasih author like+komen+vote kalian yaa biar author makin rajin buat lanjutan ceritanyaa.
...✨Domo arigato gozaimasu✨...