
Anak anak di UKS tersebut terdiam mendengar penuturan dari Aiko seketika mereka pun penasaran terhadap siapa Aiko sebenarnya dan bagaimana masa lalu nya hingga membuatnya menjadi seorang yang penyendiri
Aiko mengingat ingat kejadian tersebut disaat ia SD
🌸🌸🌸
**Saat Aiko masih menginjak Kelas 6 SD ia sudah terbiasa dengan ejekan ejekan yang di lontarkan kepadanya dari teman temannya dia sekolah
suatu hari Aiko sedang makan sendiri di kelas lalu ada yang mendekatinya lebih tepatnya ada 4 orang 2 perempuan dan 2 laki laki saat itu Aiko belum memiliki kemampuan membaca pikiran ia mendapat kemampuan itu sejak ia menginjak SMP
mereka mulai mengajak Aiko berteman dengan Aiko yang sangat polos ingin berteman dengannya mulai saat itu ia pun sangat dekat dengannya teman temannya pun juga sering meminta uang jajan mengerjakan pr dan lain lain Aiko pun tidak sadar ternyata sedang di permainkan
dan disaat keluarganya mengalami kecelakaan dimana Aiko lah yang paling terpuruk dan paling butuh keberandaan teman temannya tetapi mereka malah tidak datang
saat Aiko menghampiri mereka di sekolah dan bertanya mengapa mereka tidak datang untuk menemani Aiko dengan angkuh dan sombong mereka berkata
"Kamu begitu polos dan naif bahkan bodoh mengapa kau begitu percayanya kepada kami...huh dasar"
Aiko sangat sakit hati lalu ia menatap mereka satu persatu Aiko dapat melihat masa depan mereka semua yang mereka secara adalah tukang bully dan nasib mereka begitu tragis*
"***Kalian dengar aku baik baik ini salah satu peringatan ku kepada kalian...Gadis yang sudah kalian bully dan juga yang meninggal lalu kalian kubur di belakang sekolah akan selalu menghantui kalian sampai kalian mempertanggungjawabkan nya...hidup kalian tidak akan tenang sampai kalian menyerahkan diri kepada polisi**"
lalu mereka terdiam sesaat tentang kata kata Aiko mereka membeku seketika bagaimana Aiko bisa tahu salah satu guru disana mendengar hal itu langsung bertanya
"**Apa yang kau katakan nak Aiko ... jangan bicara sembarangan tidak baik berbicara begitu kepada teman sendiri jangan luapkan emosimu karena kepergian orang tuamu pada mereka"
"Tidak Bu...Jika ibu tidak percaya Ibu bisa memeriksa CCTV yang ada di gudang sekolah dan yang ada di belakang sekolah...ibu dapat melihat mereka melakukan pembullyan itu**"
Guru tersebut langsung tampak marah dan memanggil petugas untuk memeriksa CCTV di sana ternyata benar apa yang dikatakan Aiko Guru tersebut langsung menyuruh mereka ke ruang kepala sekolah setelah meminta maaf atas perlakuan mereka terhadap Aiko sebelum itu Aiko meminta waktu sebentar untuk berbicara kepada mereka
"**Apa yang ingin kau bicarakan?!!!belum cukupkah kau sudah menghancurkan sekolah kami?!!!"
"aku hanya mau peringatkan kalian...berhati hatilah dalam mengambil keputusan..."
"....Karena hantu wanita yang kalian bully perlahan lahan akan membalas dendam terhadap kalian...menutut kalian untuk bertanggung jawab dan yang pertama adalah kamu**..."
Aiko menunjuk salah satu dari mereka dan membuat orang itu terbujur kaku dan membeku
setelah kejadian itu semakin banyak yang membicarakan Aiko dibelakang Aiko tahu tetapi tidak peduli sampai ia lulus kelas 6 naik ke SMP**
🌸🌸🌸
Orang orang yang ada di sana menatap sedih Aiko pantas ia sangat pendiam dan dingin juga cuek berbeda dengan mereka
ternyata hidup Aiko begitu sulit mereka yang menganggap hidup mereka sulit dan tidak bersyukur masih memiliki keluarga yang lengkap mata mereka semua berkaca kaca dan salah satu dari mereka Vannesa sudah menangis dan langsung memeluk Aiko ia menangis dengan deras
apa yang sudah kulakukan membayangkan kehidupan Aiko begitu sulit tanpa ada keluarganya ... aku yang masih ada orang tua sering membantah perkataan mereka maaf aku ayah bunda....maaf kan aku
Aiko dapat membaca isi Vannesa yang begitu tulus mengelus lembut surai rambut Vannesa lalu berbisik
"setelah pulang sekolah minta maaf sebelum terlambat ya..."
Vannesa mengangguk tanpa menyadari kemampuan pembaca pikiran milik Aiko seperti yang sudah di perkirakan 6 orang termasuk Alfi, Chandra dan Vannesa saat pulang sudah langsung menetes kan air mata dan memeluk erat kedua orang tua dan keluarga mereka itu dapat Aiko lihat dari mata batin miliknya ia tahu bahwa mereka menceritakan kisah Aiko pada keluarganya yang membuatnya tersenyum kecil
****
😇MARHABAN YA RAMADHAN😇
Kepada para readers bagi yang menunaikan ibadah puasa maafkan segala perbuatan yang menyimpang dan perbuatan salah dari orang orang sekitar kita di bulan yang Suci ini sekali lagi...
Dan juga maafkan Author kalo ada kata dalam cerita yang Semrawut... hehehe...
🙏MARHABAN YA RAMADHAN...🙏
🙏SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA...🙏