They Must Be There

They Must Be There
I Fujita Aiko



Nama gue Fujita Aiko panggil aja Ai gue masih memiliki darah keturunan Jepang kakek gue mantan komandan pasukan Jepang nenek gue itu orang Indonesia orang tua gue meninggal pasca kecelakaan


sekarang gue menginjak kelas 3 SMA di SMA Jiwa Bangsa salah satu SMA tinggi gue masuk ke sini karena beasiswa kebanyakan anak anak sini adalah orang kaya


gue punya suatu kemampuan gue bisa ngeliat yang gak bisa mereka liat yang mereka sebut "Hantu"


gue juga bisa dengar isi hati mereka ini salah satu alasan kenapa gue gak bisa temenan sama mereka gue gak punya satupun temen


gue bisa ngelihat masa depan masa lalu dan bisa ngelihat apa yang akan terjadi kepada mereka di masa depan


gue lebih memilih melihat ke luar jendela karena gue pikir ini pelajaran bikin bosen toh gue udah paham bukan maksudnya sombong tapi emang beneran udah paham kadang gue malah lebih milih gambar gambar di buku harian gue biasanya gue ngegambar atau menulis sesuatu yang terlintas di kepala gue


gue melirik sekilas ke arah guru itu Merah kehitaman aura itu ternampak jelas di dada tuh guru


dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya


gue melirik asal suara itu telat berada di belakang gue tapi gue sok gak lihat toh gue juga gak ada hubungannya gue gak mau ikut ikutan


dia telah membunuh ku untuk menyembunyikan kesalahannya


gue melirik lagi ke arah suara itu lagi sekarang terlihat seorang gadis pakaiannya sama kayak gue tapi lusuh rambutnya menutupi wajahnya tubuhnya basah dan keluar darah dari bagian perut nya


aku tahu kamu bisa lihat aku


Gue Cuekin


Jangan pura pura tidak melihat


Gue gak peduliin


Hihihi....sampai kapan kamu akan bersandiwara


KRIIING


Bel istirahat berbunyi menyelamatkan gue guru itu menutup pelajaran dan berjalan keluar hantu itu juga mengikuti guru itu keluar yang di sambut dengan murid murid kelas yang berhamburan keluar kelas gue menghembuskan nafas lega setelah Hantu itu pergi


Gue membuka kotak bekal makan siang gue dan keluar kelas duduk ke bawah pohon rindang di belakang sekolah gue memang suka menyendiri di belakang sekolah menurut gue suasana nya tenang dan sepi gak ada makhluk makhluk rempong yang lagi mondar mandir di Kangin atau pengganggu pengganggu yang suka cerewet sendiri


gue tahu banyak pasang mata yang sedang ngelirik gue natep sinis benci jijik dan semacamnya seakan gue ini bagaikan sebuah sampah yang berada di sekitar sekolah ini


tapi gue hiraukan karena dulu almarhum nenek gue pernah bilang kalo misalnya kita punya rasa tidak suka yang amat mendalam itu dapat menciptakan sebuah kebencian yang berujung menjadi energi negatif


energi inilah yang menciptakan para Hantu


Nenek bilang ke gue bahwasanya Hantu penasaran itu asam hampur sama kayak iblis ,hantu penasaran akan terus menerus berada di dunia sampai masalahnya selesai tetapi perbedaan nya adalah hantu penasaran akibat ada masalah atau pun perkara yang belum terselesaikan di dunia


iblis akan tetap berada di dunia karena dipanggil atau karena sebuah perjanjian


terlarang yang dilakukan oleh manusia


Dan dulu pun Nenek sering bilang gue kalo gue takut ke mereka mereka bakalan makin gencar menakuti gue tapi kalo gue gak tabur sama mereka mereka lah yang bakal ngejauh sendiri dari gue


 


**Hai....Guys jangan lupa Votmen ya


Happy Reading semoga kalian suka sama ceritaku yang satu ini**