They Must Be There

They Must Be There
IV Teman Baru



Aiko perlahan membuka matanya ia sedang berada di suatu tempat yang bisa digambarkan gelap gulita perlahan Aiko melangkah maju tetapi seperti ada dinding penghalang dan tiba tiba ia melihat sebuah gambaran seperti ingatan seseorang yang diputar kembali bak sebuah Rekaman Vidio


🍀🍀🍀


Gadis itu bernama Riana Putriani Anak kelas *X-B anak IPA ia adalah gadis yang pintar cantik dan ramah banyak lelaki yang menyukai nya


tetapi Riana hanya menyukai satu orang saja yaitu kekasihnya yang sama sekali tidak setia dan Riana pun tahu itu


suatu hari karena keadaan kekasihnya yang sedang mabuk ia membunuh Riana dan menyembunyikan mayatnya di bawah perpustakaan*


Sreeeet!!!!!


Lalu tiba tiba ada yang menarik Aiko yang membuatnya kembali ke dalam tubuhnya kembali ia terbangun dan sudah berada di dalam UKS Terlihat Ada Alfi yang menatap Aiko dengan khawatir beserta beberapa orang yang ada di belakang Alfi


"Kamu udah bangun?kamu gak apa apa kan?"


tanpa menjawab pertanyaan Alfi Aiko langsung bertanya


"Alfi,kan?"


Alfi mengangguk


"Kamu yang tadi narik aku?"


Alfi terdiam sesaat lalu mengangguk


"Kenapa?"


"Jangan pergi terlalu jauh...Aku tidak mempermasalahkan yang ada di perpustakaan tetapi ada yang lain yang mencoba untuk masuk"


"maksudnya?"


"Dari awal...sudah ada yang menjaga wanita itu...aku memang tidak sama sepertimu tetapi aku lebih peka terhadap aura mereka"


entah dorongan dari mana Aiko menarik kecil jas sekolah Alfi berniat membisikan sesuatu


"Alfi...yang gadis paling belakang dalam bahaya...ada yang mengincar nyawanya dengan mengirimkan Guna guna"


"Hai...aku Chandra panggil aja Chan..."


"Aiko..."


kata Aiko singkat ia sekilas melihat masa depan Chandra ia akan menjadi seorang yang berbakti kepada orang tua dan menjadi anak yang Sholeh ia pun juga berhasil menggapai cita citanya menjadi seorang pilot yang handal dan senior tanpa sadar Aiko tersenyum simpul walaupun simpul tetapi berhasil membuat orang orang di UKS itu terpukau terhadap senyuman Aiko


"Hai...Aku Vannesa panggil aja Sasa..."


dengan senyum lebar nya


gadis yang ceria dan baik...sayang sekali kekasihnya menyia-nyiakan nya dan memutuskan nya dengan alasan yang tidak jelas


Aiko menatap sendu gadis bernama Vannesa itu Aiko memang gadis pendiam dan cuek tetapi sebenarnya ia adalah gadis baik dan ramah tetapi tidak memiliki banyak teman


Dia cantik banget kalau aku laki laki langsung kicep aku pengen banget liat senyum manisnya sekali lagi


Aiko pun terkekeh mendengar isi hati gadis tersebut dan tersenyum manis kearahnya yang dikasih senyum udah Blushing yang lain udah Cengo aja yang disambut oleh tertawaan dari salah satu teman mereka + Mereka lagi istirahat ke dua Aiko pingsan udah 2 jam


"mereka lucu Al..."


kata Aiko di sertai senyuman


"padahal tadi aja dingin bak kutub Utara sekarang? Kemanakah perginya gadis dingin tersebut...haha"


Aiko langsung cemberut ngerasa bersalah karena ia masih Terluka saat ia masih SD ternyata teman teman nya mendekati nya karena ingin menguras uang Aiko


"Maaf....aku masih Terluka tentang kejadianku dulu...maka dari itu aku sering waspada terhadap banyak orang aku tidak keberatan jika tidak memiliki teman aku akan lebih terpuruk jika aku memiliki teman yang ternyata hanya menggunakan topeng saja di depanku..."