The World'S Best Doctor

The World'S Best Doctor
Bab 9



Tok tok tok,tok tok tok,suara ketukan pintu,namun Li mu yan masi tidak bangun bangun juga pintu terus di ketok dan suara seorang gadis muda terus memanggil nama nona nya namun tidak ada respon.


Ao ao pun terpaksa masuk ke kamar Li mu yan karena khawatir nona muda nya kenapa kenapa namaun ternyata Li mu yan sedang tidur dengan nyenyak nya padahal hari ini adalah hari penting,


"Nona saya mohon bangun lah nona harus menghadiri perjamuan bunga hari ini,ayolah nona harus bersiap siap"ujar Ao ao cemas dan berusaha membangunkan Li mu yan.


"yah yah aku bangun Ao ao,kenapa kamu camas sekali"ujar Li mu yan nada berat karena masi mengantuk.


"nona hari ini sangat penting nona harus bangun lebih awal,saya sudah menyiapkan air hangat dan peralatan mandi nona silahkan nona mandi dulu,saya akan menyiapkan baju dan perhiasan yang akan nona kenakan hari ini"ujar Ao ao sibuk.


"baik"ujar Li mu yan yang bahkan tidak memperhatikan ucapan Ao ao karena baru bangun dan belum fokus.


perjamuan ini adalah perjamuan di mana semua gadis dan pemuda dari keluarga bangsawan akan menghadiri acara yang di adakan di istana kerajaan yaitu perjamuan bunga,perjamuan ini di adakan oleh permaisuri atau ratu dinasti shang setiap tahunnya banyak keluarga bangsawan yang di undang ini menjadi kesempatan bagi mereka di mana keluarga keluarga bangsawan menambah kerabat dan kenalan.


"uhhh kemarin malam kurasa aku tidur terlalu lama karena menikmati keindahan lampion aku lupa hari ini ada perjamuan apalah itu,aku sangat lelah tapi aku harus menghadiri perjamuan yang membosankan uhh dangat menyebalkan"gumam Li mu yan sambil bersiap siap untuk mandi.


setelah mandi Li mu yan pun bersiap siap di bantu oleh Ao ao,dia mengenakan gaun yang di berikan ibunya gaun merah dengan hiasan bordir di bagian pinggang nya.Walaupun begitu Li mu yan juga penasaran dengan perjamuan bunga.


Deretan kereta kuda yang berjalan di sepanjang jalan banyak keluarga bangsawan yang hadir di acara ini mungkin karena ini adalah undangan langsung dari permaisuri kerajaan.


Perjamuan kali ini di adakan di paviliun bunga tempat ini penuh dengan pohon bunga persik yang bermekaran teratai teratai penuh di kolam paviliun,tentu saja bunga bunga bermekaran karena musim semi.


Li mu yan turun dari kereta kudanya semua mata tertuju padanya gadis cantik mengenakan gaun merah yang sederhana dengan perhiasan dan aksesoris rambut berbentuk bunga sederhana namun terkesan mewah dan elegan kecantikan yang anggun.


"Wah coba liat ini siapa,apakah ini kakak atau nona besar kita"ujar Li jia mei memprovokasi Li mu yan.


"Yah bahkan gadis yang pangkat ibunya di turunkan pun bisa menghadiri perjamuan bunga"ujar Ming na teman Li jai mei


"Yah coba lihat bahkan dia tidak pandai dalam puisi dan musik dia hanya pandai bermain main"ujar Yu jia li.


Li mu yan dulu sangat lemah dan culun ya gays,dulu dia sering di ganggu oleh Li jia mei fan Yu jia li jadi di sering tidak menghadiri kelas bangsawan yang mengajarkan sastra,musik dan lainnya hingga dia pun pindah ke desa diapun tidak belajar lagi.


"yah ku dengar dia sangat jarang menghadiri jelas bangsawan bagaimana dia berani datang ke sini,dia hanya mempermalukan diri sendiri"ujar salah seorang wanita di tempat itu.


mereka pun mulai menghina Li jia li dengan provokasi Li jia mei dan Yu jia li mereka membuat Li jia terlihat buruk di depan semua orang.Yah tentu saja mereka berdua sangat membenci Li mu yan karena bagi mereka Li mu yan adalah penghalang untuk menjadi pewaris utama keluarga Li karena Li mu yan adalah yang tertua dan dia adalah keturunan Langsung dan satu satu nya yang asli memiliki darah keluarga Li


(Maksudnya kakeknya adalah kepala keluarga Li yang asli yah gays)


"Nona"Ujar Ao ao sedih karena karena kedua adik nya masih saja tidak menyukainya fan selalu menyusahkan nona mudanya.


"Oh jadi kalian mengira aku tidak mengerti sastra dan musik karena aku jarang mengikuti kelas bangsawan?,bahkan mungkin saja kalian semua tidak lebih baik dari ku"ujar Li mu yan meremehkan,sambil mengatakan bahwa dia tidak apa apa kepada Ao ao.


"Heh lihat dia selain tidak terpelajar dia juga sombong"ujar Ming na dan di dukung oleh teman temannya yang tentunya juga teman Li jia mei dan Yu jia li.


"heh"Ujar Li jia mei.


Tiba tiba datang seorang pemuda tampan dan melerai mereka dan membantu Li mu yan.


"Nona apa kau baik baik saja,kita bertemu lagi"ujar Guang cheng sambil tersenyum cerah.


"Oh tuan muda Guang,saya baik baik saja terima kasih"ujar Li mu yan senyum sopan.


"hei lihat bukannya itu tuan muda keluarga Guang dia adalah cucu Tuan Guang lingyue yang dulunya panglima kerajaan yang sudah pensiun,namun sampai sekarang bahkan Raja saja menghormati beliau"ujar salah seorang di tengah keramaian.


"Yah kenapa dia kenal dengan gadis itu bukan nya tadi mereka bilang dia tidak berpendidikan?,tapi kenapa tuan muda Guang terlihat sangat menghormatinya?"


tambah seseorang di sana.


"oh tuan muda Guang cheng di sini,kita hanya berdiskusi tentang bunga saja dengan kak mu yan"ujar Li jia mei sambil memberi salam.


"oh begitu"ujar Guang cheng dingin.


"Nona Li apakah nona ingin menikmati bunga dengan saya?,"tanya Guang cheng pada Li mu yan.


"Tentu saja,tapi saya rasa harus menemani adik adik dulu untuk menikmati bunga"ujar Li mu yan sopan.


"Oh kudengar kak mu yan sangat pandai membuat syair puisi apakah kak mu yan ingin membuat syair untuk kita?"ujar Li jia mei berusaha menjebak Li mu yan.


Li jia mei sangat terkenal pandai membuat syair puisi dan Yu jia li terkenal pandai dalam bermusik dan bernyanyi di kota kerajaan dan bakat mereka di akui oleh guru guru di sekolah kelas bangsawan.


"Adik bercanda aku kurang pandai dalam mengarang syair puisi,ku dengar adik adalah yang terbaik di kelas bangsawan"ujar Li mu yan membalas.


Li jia mei terus mendesak Li mu yan untuk mau berkompetisi dan saling membuat syair puisi,pada situasi ini Li mu yan tentu saja tidak mau terus terusan di anggap remeh oleh orang orang zaman kuno itu dia berpikir harus membuktikan bahwa dia tidak lemah,di sisi lain Ao ao khawatir pada nona nya karena dia tahu nona nya tidak pandai dalam hal membuat syair puisi.


"Kalau kak mu yan tidak keberatan bagaiman kalau kita membuat beberapa syair di sini"ujar Li jia mei seringai.


"oh tentu saja adik,kalau begitu kau saja yang tentukan temanya"ujar Li mu yan.


"lihat Li mu yan dia bahkan berani menerima ajakan nona Li jia mei membuat syair,Li jia mei kan sangat pandai dalam hal itu"ujar salah seorang di sana.


"Heh"gumam Li jia mei


"kalau begitu kak mu yan aku akan menentukannya,em karena sekarang bunga bunga bermekaran dan musim semi yang indah air yang tenang juga sangat damai bagaimana kalau kita membuat syair dengan kondisi sekitar kita"ujar Li jia mei lemah lembut.


"dengar bahkan kata kata yang di keluarkan nona Li jia mei dalam menentukan tema saja sudah indah dia memang sangat berbakat"ujar Ming na


"baiklah silahkan kau duluan"ujar Li mu yan.


"baiklah kalau kak mu yan meminta adik duluan"ujar Li jia mei puas


Li jia mei puas karena dia berfikir kalau dia membuat syair yang indah di awal syair yang di buat Li mu yan akan sangat buruk.


(Secara psikologis syair yang kita dengar di awal akan cenderung terdengar bagus dari pada yang di dengar di akhir)..