
Hari ini Li mu yan bangun sangat pagi dia menantikan hari seleksi ini,saat bangun Li mu yan pun heran dia melihat ada sebuah kotak yang panjang di atas meja nya dia pun menghampiri dan memeriksa isi nya,dari luar kotak saja terlihat sangat mewah dan berharga.
Saat Li mu yan membuka kotak itu di dalam nya terdapat sebuah pedang yang sangat indah dan di hiasi permata berwarna biru muda,di dalam kotak itu juga terdapat sebuah surat yang singkat.
"kurasa aku bangun terlalu pagi,bahkan langit masi gelap"ujar Li mu yan sambil beranjak bangun
"apa itu,sebuah kotak?,kurasa tadi malam tidak ada"ujar Li mu yan bingung sambil menghampiri kotak itu,Li mu yan pun membuka nya.
"pedang?,siapa yang meletakkan nya di sini kurasa sebelum nya tidak ada"ujar Li mu yan sambil memeriksa nya,dia menemukan sebuah surat juga.
Aku tidak sengaja menemukannya,dari pada tidak terpakai untuk mu saja,sampai jumpa lagi
Shen Qianfan.
Itu lah yang tertulis di kertas itu,itu hadiah dari Shen Qianfan sebelum dia pergi ke Negara yu.Itu sebuah pedang yang sangat berharga bisa di katakan itu senjata tingkat bumi dengan elemen es.
"pria jelek itu,apa apaan ini dia bahkan memberiku pedang,bahkan tidak mengucapkan selamat tinggal"ujar Li mu yan kesal.
"tapi ini terlihat berharga dan indah aku akan menyimpannya" ujar Li mu yan tersenyum tipis.
Li mu yan pun melakukan semacam olah raga ringan,dia juga mencoba menggunakan pedang baru nya berat,model,dan besar nya sangat pas di tangan Li mu yan dia menyukai nya.
Beberapa waktu kemudian,matahari sudah mulai naik Li mu yan pun berangkat ke arena seleksi yang sudah di siapkan perguruan.
Yang membuat nya kagum,padahal hari masi termasuk sangat pagi tapi tempat itu penuh orang.Orang orang yang akan ikut seleksi bahkan warga yang ingin ikut menonton penuh di sana.
"padahal masih pagi sekali,tapi lihat ini sudah sangat ramai kurasa tidak hanya ku yang sangat menantikan pertandingan seleksi ini" ujar Li mu yan.
Li mu yan pun masuk ke bagian depan samping arena itu untuk melihat nya lebih jelas,dia melihat banyak sekali orang orang yang memiliki aura yang kuat sekali,orang irang yang membawa pedang mereka,bahkan banyak wanita cantik berkumpul di sana.
"Kak mu yan,kau sudah datang aku menunggu mu dari tadi"ujar Yu xia sambil memegang tangan Li mu yan.
"ah,kau sudah datang"ujar Li mu yan singkat,sebenar nya Li mu yan belum terbiasa dengan Yu xia,dia terbiasa sendiri dan saat ini dia merasa aneh?.
"yah,aku senang bertemu dengan kak mu yan lagi,apa kak mu yan tengang akan mengikuti tes?,aku sangat tengang"ujar Yu xia tidak berhenti bicara,dia sangat periang.
"yah,tidak"ujar Li mu yan.
Yu xia terus mengajak Li mu yan berbicara,bahkan saat Li mu yan hanya sedikit meresponnya dia terus bicara,dan Li mu yan harus terbiasa dengan itu.
Para tetua dari dua sekte juga sudah datang,momentum yang sangat kuat saat mereka datang,semua sudah hadir itu menandakan seleksi nya akan segera di mulai.
"coba lihat para tetua sudah datang,aku mulai tengang"ujar seorang calon murid di sana
"iya benar coba lihat momentum saat mereka datang sangat keren sekali"jawab seorang di samping nya.
"iya,aura mereka sangat kuat pasti mereka sangat hebat" ujar Li mu yan.
"kak mu yan ingin masuk ke sekte mana,sekte pedang atau sekte empat ajaran?"ujar Yu xia
"entah lah,aku belum memikirkan nya"ujar Li mu yan.
"aku ingin masuk ke sekte empat ajaran ku dengar di sana orang orang sangat kuat dan baik,banyak guru guru bela diri yang cantik juga" ujar Yu xia bersemangat.
"bahkan kau ingin masuk ke sana karena guru nya sangat cantik"ujar Li mu yan.
"ten tentu saja bukan karena itu,pokok nya di sana lebih keren" ujar Yu xia
"yah baik lah" ujar Li mu yan.
Tetua yang bertugas membuka acara dan menjelaskan cara mengikutinya pun mulai menjelaskan nya.
"Kalian terlihat dangat bersemangat mengikuti seleksi ini,bagus sekali.Untuk seleksi ke dua ini kalian akan mengikuti pertandingan kalian akan bertarung satu lawan satu,sekte akan menerima murid baru masing masing seratus murid, dan untuk orang yang masuk lima besar mereka akan di angkat menjadi murid langsung bagi tetua yang hadir di sini"ujar tetua itu
para calon murid,mereka di minta untuk memilih undian berdasarkan nomor orang yang mendapat kan nomor yang sama mereka akan bertarung satu lawan satu dan menentukan siapa pemenang nya,dan itu terulang sampai jumlah sisa orang mencapai nominal kuota yang tersedia.
Satu per satu dari mereka mulai mengambil nomor mereka masing masing,Li mu yan mendapatkan nomor lima puluh delapan,sedangkan Yu xia mendapatkan nomor tiga puluh dua.
"kak mu yan aku mendapatkan nomor tiga puluh dua,berapa yang kakak dapat kan?"ujar Yu xia
"aku nomor lima puluh delapan"ujar Li mu yan.
"bagus juga"ujar Yu xia
"yah kita bisa melihat pertandingan sebelum nya,mungkin akan membantu"ujar Li mu yan.
Pertandingan pun di mulai,orang yang sudah di tentukan mulai bertarung.
Orang orang yang menonton sangat bersemangat karena anak anak muda tahun ini tidak bisa di anggap enteng,mereka semua kuat.
Bahkan tahun ini banyak anak anak dari keluarga bangsawan yang ikut bersaing,bagi mereka yang berasal dari keluarga kaya mereka mendapatkan nilai plus karena mereka tidak mengalami kesusahan dalam meningkatkan kekuatan kultivasi mereka karena sumber daya yang tersedia,itu membuat mereka lebih kuat dari orang orang yang mengandalkan kerja keras untuk menjadi kuat.
Persaingan saat ini sangat sengit bahkan sudah ada peserta yang di gadang gadang menjadi juara pertamanya,dia kuat dan juga seorang dari keluarga terkemuka.
itu membuat orang orang yang menonton mulai menebak nebak pembela diri muda yang kuat.
saat ini giliran Yu xia untuk maju,walaupun dia wanita yang ceria dan terlihat lemah dia nyatanya sangat pandai mengunakan pedang di seorang ahli pedang
Yu xia berhasil menang mengalahkan lawan nya dan maju ke tahap berikutnya.Beberapa peserta juga mulai bertanding hingga tiba giliran Li mu yan untuk maju ke arena,ini adalah pertarungan pertamanya.