
Di tempat Liam... “sudah aku duga, Liam adalah golongan the true alpha white Werewolf!” kata Wafa “aku gak nyangka, selama ini aku berteman dengan the true alpha white Werewolf yang baru..” kata elix “ wahai para penghuni ghost town! Kalian jangan takut! Jumlah kita lebih banyak daripada mereka, kita bisa untuk membunuh the true alpha white Werewolf yang baru...” kata Eren “yaaaaa” teriak para penghuni ghost town. “kami tidak akan membiarkan kalian!” teriak giran yang tiba-tiba muncul. “bangsa underground!!” kata para penghuni ghost town. Seketika semua bangsa underground muncul dari tanah di sekita elix dan yang lainnya “kalian tepat waktu,” kata Wafa “apakah kalian saling akrab?” tanya Steven “ceritanya panjang” kata wafi. “jangan takut semuanya! Kita tahu bangsa underground bukan tandingan kita” kata Krisna “jaga mulut kalian!” kata gigara. “kalo gitu, kami juga akan bergabung bersama The true alpha white Werewolf kalian..” kata nail dari belakang. “hah?! Bahkan manusia harimau ikut campur dalam hal ini” kata Eric. “kau! Bagaimana bisa lolos dari penjara kami!” kata fox “semua ini berkat aura the true alpha white Werewolf yang telah menghancurkan tembok penjaranya...maka dari itu, aku akan membela dirinya dan balas dendam ke kalian semua...” kata nail. Dia dan pasukannya pun bergabung bersama Liam dan yang lain...
“sekarang, siapa yang lebih unggul hah?! Kalian atau kami dengan bersatunya 3 bangsa yang berbeda... AARRRGGGHHHH!!!” teriak Liam. Seketika cahaya yang ada di tubuhnya pun menyebar ke seluruh anggotanya (elix dan yang lain. Termaksud bangsa underground dan manusia harimau) “tidak mungkin, kenapa cahayanya bisa merasuki bangsa selain bangsa Werewolf?” tanya Eric “karena selagi mereka adalah kelompokku. Mereka akan merasakan cahayaku...” kata Liam “gak usah banyak omong lagi... Serang!!!” teriak Eren “ AARRRGGGHHHH!!!” kata para penghuni ghost town “serang!!!” kata Liam “ AARRRGGGHHHH!!!” kata Liam. Peperangan dasyat pun tak bisa di hentikan, antara kelompok Liam dan penghuni ghost town...
“erennn!!!! Aku akan membalas apa yang telah kau lakukan kepada paman dan anggota ku!!!!” teriak Liam “sepertinya aku yang akan mengantarkan kau kepada pamanmu...” kata Eren “ AARRRGGGHHHH!!! RASAKAN INI!! TUSUKAN TONGKAT THE TRUE ALPHA WHITE WEREWOLF!!!!” teriak Liam. Dia pun dengan sekuat tenaga melempar tongkatnya, tongkatnya pun melayang bagaikan debu yang tertiup angin... “ AARRRGGGHHHH” teriak Eren yang tertusuk tongkat Liam “ kau pantas untuk mati....” kata Liam “ ti-tidak mungkin. Anak seperti bisa membunuh aku” kata Eren “kau harus ingat, walaupun aku masih seorang bocah. Tapi statusku adalah golongan the true alpha white Werewolf. Dan ingat! Kejahatan sebesar dan sekuat apapun tak akan pernah bisa mengalahkan kebaikan....” kata Liam. Dia pun melepaskan tongkatnya dari perut Eren. Eren pun terhampar ke tanah.
“ AUUUUUUUUU!!!” teriak Liam. “Auuuuuuuu!!!” teriak seluruh anggota Liam “apakah kita juga perlu melolong bang?” tanya Alva “entahlah” kata nail “tapi tak ada salahnyakan?” tanya gigara “auuuuu...” kata mereka bertiga.
Peperangan pun selesai, kemenangan ada di pihak Liam dan anggotanya. Para penghuni ghost town yang tersisa pun ditawan dan sebagian lagi ada yang melarikan diri termaksud Krisna dan fox...
*Keesokan harinya* di pemakaman...
“bu, sabar ya.... Paman udah tenang disana” kata Liam “turut berduka ya bro..” kata wafi “aku juga turut berdukacita” kata nail “terimakasih semuanya... Kalo kalian tak membantuku mungkin aku juga udah tiada” kata Liam “justru kami yang berterimakasih, karnamu nama baik bangsa underground telah kembali sekarang.” kata giran “ya, karenamu juga aku dan adikku bisa kabur dari penjara ghost town.” kata nail. “liam, mulai sekarang kamu adalah alpha dari kami.”kata elix “bahkan tidak hanya alpha dari Werewolf aja, bangsa underground juga tunduk padamu liam.” kata giran “begitu juga dengan masyarakat manusia harimau milikku, kami tunduk padamu” kata nail “bersiaplah Liam, perjalananmu baru dimulai sekarang. Kamu harus siap untuk menjadi alpha dari 4 golongan Werewolf yang lainnya. Kamu yang akan menyatukan bangsa Werewolf kembali. Bahkan mempertemuka bangsa Werewolf dengan bangsa underground dan bangsa harimau.”kata wafi “selama kalian ada di sisiku, maka selama itulah aku sanggup menjalani itu semua...” kata Liam. Mereka pun berpelukan...
*Malam harinya* di suatu tempat... “ The true alpha white Werewolf benar-benar sudah kembali bangkit sekarang” kata seseorang “lalu, apa yang harus kita lakukan?” tanya seseorang yang lain “ kita akan menguji seberapa pantaskah orang itu buat jadi the true alpha white Werewolf, pemimpin seluruh bangsa Werewolf. Siapkan saja 5 orang untuk ikut dengan kita, kita akan pergi ke kota Unitex untuk menguji orang itu...” kata orang itu “baiklah” kata temannya...
*Keesokan harinya* di sekolah...
“elix, gimana kondisi Abangmu?” tanya Liam “dia semakin membaik.” kata elix “syukurlah...” kata Liam “kring......kring....” bunyi bell masuk. Mereka pun langsung masuk ke kelas...
Di dalam kelas...“baik anak-anak, hari ini kita kedatangan 5 murid baru. Ayo silahkan perkenalkan diri kalian” kata Bu guru “halo semuanya namaku Wafa" kata Wafa “perkenalkan nama saya wafi” kata wafi “wow, apakah kalian anak kembar?” tanya Bu guru “iya bu” jawab mereka “anak kembar pertama di kelas ini. Ok lanjut” kata Bu guru “perkenalkan nama saya nail” kata nail “perkanalkan nama saya steven” kata Steven “perkenalkan nama saya rony” kata Rony dengan ekspresi cuek. “ih, cuek banget anak barunya..” bisik elix “aku curiga padanya”kata Liam “terimakasih sekarang kalian bisa duduk di bangku yg kosong” kata Bu guru “terimakasih” kata mereka. Mereka pun duduk. “baik anak-anak, hari ini kita akan belajar....” kata bu guru...
*Jam istirahat* di kantin... “ eh, kalian udah tahu belum. Tadi malam, terekam sesosok monster yang menghancurkan taman bermain” kata Wafa “siapa monster itu? Dari bangsa mana dia?“ tanya Liam “itu dia yang masih di pertanyakan. Yang pasti, bukan dari bangsa Werewolf, underground dan bangsa manusia harimau” kata Steven “kita selidiki saja malam ini” kata elix “ aku setuju, kita ketemuan di markas bang Roy, sekalian kita lihat kondisinya” kata Liam. Yang lain pun mengangguk...
Di sisi lain...“males bangat aku ikut sekolah. Kalo bukan karena untuk mencari the true alpha white Werewolf yang baru dan membalaskan dendam mu kepadanya, aku gak akan mau sekolah kata gini. Udah banyak banget lagi ujiannya, kalo aku gak bisa sabar. Pasti kebongkar jati diriku yang sebenarnya..” kata Rony....
<Bersambung>.........