The White Werewolf

The White Werewolf
PENCARIAN



“hah?! A-apa yang terjadi?? Bang Roy!! Teriak elix. Dia pun melepas rantainya dan berlari ke arah Roy. “apakah ini ulahku? Apa yang telah aku perbuat... Maafkan aku bang roy” kata wafi. “t-tak apa. I-ini b-bukan sepnuhnya salah kamu kok.” kata bang Roy “kita bawa aja dia ke rumah sakit” kata Liam “jangan, darah supranatural sangatlah berbeda dengan darah manusia normal. Itu akan mengancam kita” kata Wafa “aku tahu, kita bawa aja ke rumahku. Aku akan memanggil dokter yoga. Dia adalah seorang dari ras pergi.” kata elix. Mereka pun membawa Roy ke rumahnya...


Di rumah elix...“ gimana dr.yoga?” tanya elix


“cakarannya cukup dalam, akan sangat lama buat menyembuhkannya” kata dr.yoga “apakah ada cara lain untuk mengobati cakarannya?” tanya Liam “ ada tapi..... Itu sangat mustahil” kata dr. Yoga “memangnya apa dr.yoga?” tanya wafi “hanya tetesan darah dari the true alpha white Werewolf saja yg bisa langsung menyembuhkannya” kata dr.yoga “tapikan... Sudah lama bangat golongan the white/sun Werewolf punah. Bagaimana caranya kita mendapatkannya?” tanya elix “kita masih ada harapan. Karena ada satu golongan the white/sun Werewolf yang baru saja muncul..” kata Wafa “maksudmu apa?” tanya elix “tahu dah. Gak usah ngayal melulu” kata wafi


“aku gak ngayal, aku serius” kata Wafa “emangnya siapa orangnya?” tanya dr.yoga“dia sudah ada bersama kita dari tadi...” kata Wafa sambil melihat ke arah Liam “tunggu... maksudmu Liam adalah golongan the white/sun Werewolf? Itu mustahil Wafa. Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?” tanya elix “emangnya kalian lupa. Ini masih bulan purnama loh...tapi kita udah gak jadi liar, padahal kalo Biasanya kita akan liar sampai pagi...” kata Wafa “hah?! Benar juga. Terus apa hubungannya sama liam?” Tanya wafi “tentu saja ada hubungannya. Kalian lupa kita tersadar ketika Liam teriak berhenti dengan keras tadi? Dan bukannya hanya seorang alpha yg dapat menenangkan anggotanya? Dan juga bukannya hanya golongan the white Werewolf saja yang hanya sebentar saja liarnya atau bahkan tidak liar saat bulan purnama?” tanya Wafa “ kamu benar. Bahkan dia bisa memisahkan diriku dengan mudah dan sadar saat bulan purnama” kata wafi “ini mustahil..berarti Liam adalah the true alpha white Werewolf yg baru... Dia yang akan kembali menyatukan seluruh golongan serigala menjadi satu...” kata elix “gak mungkin. Kalian pasti salah” kata Liam “gini saja kita buktikan jika Liam itu the true alpha white Werewolf atau bukan” kata dr.yoga “bagaimana caranya” tanya elix “ kalian harus pergi ke  Ghost town untuk merebut tongkat the true alpha white Werewolf sebelumnya dari bangsa Werewolf liar.” kata dr.yoga “itu mustahil...Ghost town adalah tempat berkumpulnya para Werewolf pembunuh yang liar. Dan juga Ghost town gak ada yg tahu letaknya dimana” kata wafi “tunggu. Aku tahu siapa yang bisa membantu kita” kata Wafa


“emangnya siapa Wafa?” tanya Liam “ bangsa underground...” kata Wafa “hah?! Kamu gila y? underground adalah musuh bebuyutan seluruh bangsa Werewolf, semenjak mereka berkhianat kepada the true alpha white Werewolf yang terakhir” kata wafi “ tapi hanya itu jalannya. Jika kita bisa kerjasama dengan bangsa underground, berarti kita telah bisa untuk membangkitkan the true alpha white Werewolf yg baru.” kata Wafa “kita coba saja. Gak ada salahnyakan? Lagian aku juga sangat penasaran, apakah benar aku adalah golongan the white Werewolf yg baru...” kata Liam “baiklah kita pergi kesana besok” kata elix “kami setuju” kata yg lain.


*Keesokan harinya* Di markas Roy...


“apakah semuanya sudah siap?” tanya elix “ya” jawab yang lain “dimana kita bisa temukan bangsa underground itu?” tanya Liam “di gurun pasir merah.” katanya wafi “jaraknya sangat jauh dari lokasi kita, bisa memakan waktu 3 hari untuk Sampai sana” kata Wafa “tak apa. Ayo kita berangkat kesana sekarang. Biar cepat sampai nya juga” kata elix. Mereka pun memulai perjalanan menuju Padang pasir merah...


*3 hari kemudian*


“jadi gimana tuan, apakah anda siapa membantu kami?” tanya wafi “gigara, bukalah punya tanah agar mereka bisa masuk ke dalam tanah bersama kita.” kata giran “baik tuan” kata giran “syukurlah mereka mau membantu kita” kata Wafa. Seketika tanah terbelah menjadi 2 bagian... “masuklah kalian” kata giran “terimakasih” kata Liam. Mereka pun masuk ke dalam tanah...


Di dalam tanah... “aku mulai bertanya-tanya, mengapa bangsa kalian betah di dalam tanah seperti ini? Padahal kan tidak ada satu pun fasilitas disini, semuanya hanyalah pasir” kata Wafa “itulah sebabnya kami di sebut dengan bangsa underground/bawah tanah.” kata gigara “memangnya kalian ingin pergi kemana?” tanya giran “ the ghost town” kata wafi.seketika mereka pun berhenti berjalan “apa?! Kalian gak sedang mimpi kan? Kalian nyari mati?” tanya gigara “gigara benar, apakah kalian udah siap menanggung resikonya?” tanya giran “kami siap untuk menerima resikonya. Kami harus mengambil tongkat The true alpha white Werewolf untuk menyembuhkan Abangku” kata elix “baiklah, Jika itu mau kalian. Tapi kami tidak bisa membantu kalian masuk ke dalam ghost town. Kami hanya bisa membawa kalian ke perbatasan ghost town” kata giran “tak apa, itu udah sangat membantu kami” kata Liam


“kalian harus menggunakan mata Werewolf kalian untuk melihat ghost town. berubahlah terlebih dahulu ” kata gigara. Elix,Wafa,wafi,dan Liam pun berubah menjadi Werewolf..


Beberapa menit kemudian...


“kita sudah sampai di bawah tanah perbatasan ghost town” kata gigara “berhati-hatilah kalian. Semoga berhasil..” kata giran “terimakasih atas bantuan kalian. Kami duluan” kata Liam. Mereka pun keluar dari bawah tanah...


<Bersambung>........