
Di perbatasan ghost town....
“hah?!” kata mereka semua “kita telah di kepung, sepertinya mereka mengetahui kedatangan kita” kata Wafa “jumlah mereka ada banyak disini” kata elix “wah,wah,wah. Ada bangsa Werewolf yang berkhianat karena berkerjasama dengan bangsa underground” kata Eric “tenanglah dulu. Kita bisa bicarakan ini dengan baik-baik” kata Liam “gak perlu. Pengkhianat tetaplah pengkhianat... Tangkap mereka semua!!!” kata Eric. Mereka pun di tangkap dan dibawa masuk ke dalam ghost town...
Di dalam ghost town...
“hahaha, bersiaplah kalian mati sekarang!! Pengkhianat!!! Arrgghh!!!” teriak Eric “eric berhenti sekarang!!” teriak seseorang. “siapa mereka semua? Tanya Liam “yang berada di tengah adalah ketua ghost town yakni eren” kata Wafa “sedangkan 3 orang yg berada di kanan dan kiri Eren adalah para jenderal ghost town” kata wafi “hah?! Paman riko?!” kata Liam “apa kamu kenal dengannya Liam? Dia terkenal sebagai pembunuh yg paling kejam diantara pera jenderal yang lainnya” kata elix “gak-gak mungkin...” kata Liam
“saya kagum dengan kalian semua, karena kalian telah berani datang ke ghost town dengan bantuan musuh bebuyutan werewolf.” kata Eren “hahaha...kita habisi saja mereka semua, tanpa diberi ampun sedikit pun” kata Krisna “paman, kenapa kau berbohong kepada aku dan ibu?” tanya lima “maafkan paman Liam, paman terpaksa melakukan semua ini. Jagalah ibumu dengan baik, titip terimakasih paman kepada kakak paman itu” kata riko...
*Malam harinya*....
“guys, sudah aman. Semuanya sudah tertidur” kata wafi “liam, apakah kamu masih membawa gunting yg aku titipkan di markas?” tanya elix “tentu saja” kata Liam, dia pun berusaha mengambil gunting di sakunya namun...“plank...” suara gunting yg terjatuh ke tanah “aduh...maafkan aku semuanya” kata Liam. Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.“steven?!” kata Wafa dan wafi “siapa dirinya?" Tanya liam “dia adalah teman kami” kata Wafa “aku akan melepaskan kalian dari sini.”kata Steven. Dia pun membuka semua rantai yg mengikat Liam dan yang lain.
Namun...“brussss” suara abu gunung yang secara tiba-tiba mengelilingi mereka. “kalian kita bisa kabur dari sini?” tanya Eric “ lepaskan kami Eric!” kata wafi “hahaha... Wahai para penghuni ghost town! Lihatlah para mangsa kita mencoba untuk kabur dari sini!!”teriak Eric “arrrrgghhh” teriak para Werewolf yang lain “steven! Berani sekali kau berkhianat kepada kami!!!” kata Krisna “aku lebih baik berkhianat kepada kalian, dari pada aku melihat sahabat-sahabat ku tersiksa dan mati konyol oleh kalian.”kata Steven “lancang sekali mulut Steven!” teriak fox (salah satu jendral) “kita bunuh saja mereka sekarang juga...” kata Krisna...
Di sebuah ruangan... “hah...aku ada dimana?” tanya seseorang “bang nail, aku takut...” kata adiknya “kamu gak usah takut Alva, Abang akan menjagamu. Sekarang bantu Abang mencari jalan keluar dari sini ...” kata nail “iya bang” kata Alva...
Sedangkan di aula keadaan semakin memanas... “sabarlah sebentar wahai para penghuni ghost town. Kita bunuh mereka saat fajar hendak muncul, agar kita mereka yang menjadi tumbal untuk diserahkan kepada para dewa...” kata Eren “bodoh kalian! Para dewa itu tidak ada! Itu hanya untuk menakuti kalian saja, itu adalah akal-akalan para musuh bangsa Werewolf saja!” kata Liam “liam, kenapa kamu berbicara seperti itu. Itu sangat lancang!” kata wafi “aku tak berbohong. Aku pernah membaca sebuah artikel kuno, disitu semuanya di jelaskan bahwa sebenarnya para dewa itu gak ada. Itu adalah ulah para Werewolf kegelapan yang ingin memanfaatkan kita semua” kata Liam “tutup mulut mu!!! Kau telah meledek para dewa, celakalah dirimu!! Kau memang pantas untuk dibunuh!!” kata Krisna “tunggu semua, aku yakin apa yang dikatakan Liam itu benar. Karena selama ini tak ada satu pun dewa yang mengambil sesembahan yg kita berikan kepada mereka. Artinya mereka benar-benar tidak ada” kata Steven.
“sudah cukup ke sebarankun telah habis.... AARRRGGGHHHH!!!” teriak Eren “ARRGGHHH" teriak yang lainya...“kita harus bersiap untuk bertempur... lindungilah Liam! Karena aku yakin dia memang the true alpha white Werewolf selanjutnya...” kata Wafa “AARRRGGHH!!!” teriak elix dan yang lainya...
Pada perkelahian ini, Liam dan yang lainya sangatlah kelelah. Karena musuh mereka 1 perbanding 100 orang. Pada akhirnya...
“ahh” kata Steven “hahaha..kalian telah terpojok, ucapkanlah salam perpisahan pada dunia ini...” kata fox “hah?! Aku gak boleh biarkan perjuangan ini berakhir. Mereka telah banyak berkorban demi diriku, hanya untuk membuktikan golonganku apa. Kalo memang itu benar, aku harus bisa mengambil tongkat warisan true alpha sebelumnya. Aku harus bisa!!” kata Liam dalam hati. Dia pun berusah untuk kembali berdiri..“wah,wah,wah... Ternyata dia masih bisa bertahan. Tapi tidak akan lama lagi.” kata Krisna. Dia pun menyerang Liam dengan cepat.
Namun... “hah?!” kata orang-orang. “riko! Apa yang sedang kau lakukan hah?! Kenapa kau menghalangiku untuk membunuhnya!!” teriak Krisna “tak ada yang boleh menyentuh keponakanku sedikit pun..” kata riko. “pengkhianat...” kata Eren. Dalam satu serangan saja dari Eren. Riko pun terhampar lemas Tak bernyawa...“pamannnnn!!!” teriak Liam...“guys, bangkitlah. Kita harus bisa melindungi liam,walaupun nyawa taruhannya.” kata elix. Mereka pun bangkit berdiri kembali. “aku kagum dengan mereka, memangnya seberah istimewakah anak ini?” kata fox
“sudah cukup!!! Kalian akan menerima balasannya!!!aku tak akan biarkan ada korban lagi dari pihakku!!! AARRRGGGHHHH!!!” teriak Liam. Dia pun langsung melompat ke arah tongkat the true alpha yang tertancap di sebuah batu...“ halangi dia!!!” teriak Eren “ayo semuanya. Kita lindungi Liam sekarang!” kata wafi. Mereka pun melompat ke sekeliling Liam. Perkelahian pun kembali membara...
“ AARRRGGGHHHH!!! INI SANGAT MENYAKITKAN, TAPI AKU GAK BOLEH MENYERAH... AARRRGGGHHHH” teriak Liam “liam! Jangan paksakan dirimu untuk mencabut tongkat itu. Jika kamu bukan keturunan The true alpha white Werewolf, itu akan membuat dirimu hangus! Seperti abangnya Eren waktu itu...” kata Steven “AKU GAK PEDULI...DEMI ORANG-ORANG YANG TELAH MEMBELAKU... AARRRGGGHHHH!!!” teriak Liam. Dikit demi sedikit pun tongkat itu mulai terangkat..
“hah?! Ti-tidak mungkin... Semuanya! Cepat gagalkan dia untuk mengambil tongkat itu. Karena itu milik kita!!” kata Eren. Para penghuni ghost town pun mekin menyerang tanpa ampun..
Sampai akhirnya....“ AARRRGGGHHHH!!!!” teriak Liam yang berhasil mencabut tongkat the true alpha white Werewolf...seketika matanya pun menjadi merah darah... Keadaan pun menjadi hening, karena menyaksikan kebangkitan The true alpha white Werewolf di hadapan mereka semua...
Di tempat underground... “ AARRRGGGHHHH!!!” teriakan Liam. “hah?! Itu- itu adalah suara Liam. Dia benar-benar The true alpha white Werewolf...” kata gigara “tunggu apa lagi kalian wahai rakyat underground. The true alpha white Werewolf yang baru sedang membutuhkan bantuan kita...” kata giran “ yaaaa” teriak para underground...
Di tempat nail... “ AARRRGGGHHHH!!!” suara teriakan Liam. Seketika nail pun bercahaya sebentar, “ada apa ini? Apakah itu teriakan the true alpha white Werewolf yang baru? Tapi apa hubungannya denganku?aku adalah manusia harimau, bukan Werewolf. Tapi, sepertinya dia dalam bahaya. Aku menolongnya... Alva dengarkan kata Abang. Pergilah ke kerjaan kita, dan bawalah beberapa pasukan ke ghost town. Kita akan bertempur bersama The true alpha white Werewolf...” kata nail “baik bang” kata Alva. Mereka pun berpisah...
<Bersambung>.....