The Vampire

The Vampire
Reaksi



Kehadiran Naga melengkapi kebahagiaan dua bangsa manusia yang sangat menginginkan kehadiran seorang anak. Naga dianggap berkah yang sangat berharga dari Tuhan dan kedua bangsa manusia itu menyayangi Naga atau Adelio seperti mereka menyayangi anak mereka sendiri meski mereka tidak mengetahui asal usul dari Naga.


Suatu saat ketika Naga berumur 5 tahun, Naga bermain bersama kedua orangtuanya ditaman, ia terjatuh dan kepalanya terbentur sangat keras. Naga banyak mengeluarkan banyak darah, namun ia sama sekali tidak menangis. Naga hanya berjalan kearah ibunya dan berkata bahwa kepalanya sakit.


Ia seperti tak merasakan sakit sama sekali.Itu adalah salah satu kelebihan dari vampir. Naga tumbuh dengan cepat, dan belajar banyak hal dengan baik. Ia anak yang hampir sepenuhnya sempurna. Dari segi fisik, otak dan bahkan hatinya. Semuanya sempurna karna memang seperti itulah bangsa vampir pada umumnya.


Namun dibalik kesempurnaannya Naga tidak bisa melarikan diri dari kenyataan bahwa dirinya adapah seorang vampir.


Ketika naga berumur 13 tahun dan menduduki bangku SMP (sekolah menengah pertama) ia tak sengaja melihat darah temannya. Ketika temannya bermain cutter tangannya sedikit tergores dan akhirnya mengeluarkan darah.


Ketika Naga melihat darah itu, Naga bereaksi. Naga bisa melihat aliran darah yang mengalir pada tubuh temannya. Mata Naga berubah menjadi biru dan taringnya mulai keluar. Naga yang menyadari hal itu, langsung lari dan menuju gudang sekolah.


Disana dia merasa aneh dan menginginkan darah. Ia tak bisa menahan nafsunya sebagai vampir. Namun, berungtung ayahnya kandungnya segera datang setelah menyadari bahwa Naga telah bereaksi.


Naga terus mengamuk didalam gudang karna Naga telah dikuasai oleh hawa nafsunya sebagai vampir. Kemudian ayah kandung Naga menyelamatkannya.


"Adelio putraku, tenangkan dirimu. Tenanglah anakku, apa kau haus darah??! kau ingin darah kan??! kemarilah, Ayah akan memberimu darah Ayah". Kata Koura sambil menatap anaknya yang sedang mengamuk.


Naga dalam keadaan setengah sadar merasa sangat takut pada dirinya sendiri. Namun, ia sama sekali tak bisa mengendalikan dirinya.


"Siapa kau!! Kau vampir!! pergi dari sini jangan ganggu aku! Aku juga bukanlah anakmu, namaku adalah Naga bukan adelio! Pergi!!". Teriak Naga pada koura.


Koura mendekap putranya dan mengarahkan taring Naga kelehernya. Tanpa sadar Naga menghisap darah ayah kandungnya dan ia tak sadarkan diri. Koura kembali menyegel kekuatan Naga yang bocor dan meletakkan Naga ditempat yang ramai agar ditemukan oleh teman-temannya.


Setelah itu Koura kembali pergi namun,ia tetap memantau naga melalui telepati. Ia mengawasi anaknya sepanjang waktu sedangkan Moura ibu kandung Naga menjaga kekuatan Naga yang disegel saat Naga lahir.


Akhirnya teman-teman Naga menemukan Naga yang tak sadarkan diri didekat ruang kesehatan sekolah. Kemudian teman-teman Naga memanggil perawat dan menghubungi orangtua Naga yaitu syira dan syifa.


"Naga, kau sudah sadar nak!! ibu sangat menghawatirkan mu sayang!!". Kata Syira sambil memeluk anaknya.


"Naga, kau kenapa nak?? Ibumu sangat menghawatirkan mu". tanya Syifa pada Naga.


"Entahlah ayah, aku juga tak tau kenapa aku begini!! tadi aku bermimpi aneh sekali, aku bertemu dengan vampir laki-laki yang baik dan dia memanggilku anakku".Kata Naga menjelaskan pada ayahnya.


"Vampir!!".Kata syira terkejut.


"Untung saja kau tak apa-apa sayang".Lanjut syira.


"Itu hanya mimpi sayang, jangan cemas.Anak kita kan anak yang hebat,dia pasti bisa jaga diri iya kan Naga?". Kata Syifa menenangkan Syira yang sangat khawatir pada Naga.


Setelah Naga sadar, kedua Orang tua Naga memutuskan untuk membawa Naga pulang kerumah untuk istirahat.


Karna mereka khawatir kejadian itu akan terulah lagi. Semenjak saat itu,rasa penasaran pada diri naga bangkit. Ia selalu ingin tahu tentang bangsa vampir dan sosok vampir laki-laki yang ada dalam mimpinya.


Namun, Ayah dan Ibu Naga melarang Naga mencari tau tentang bangsa vampir karna kedua orangtua Naga khawatir kalau bangsa vampir akan mencelakai Naga.


Namun, tanpa naga cari tahupun,Memori Naga yang selama ini tersegel sering muncul melalui mimpi. Semenjak kekuatan Naga bocor, ia sering sekali bermimpi tentang dirinya sebagai vampir dan peperangan antara bangsa vampir dan bangsa manusia.


Ia juga sering bermimpi bahwa dirinya menghisap darah vampir jahat yang selalu mencelakai manusia. Namun setiap kali ia bermimpi seperti itu ia bangun dengan bercak darah di bajunya.


Ia tak ingin ibunya tau,jadi ia menyembunyikan semuanya.