THE SELINE

THE SELINE
DAG DIG DUG



...saat ini aku sudah berada di rumah pohon tempat kami biasa bertemu....


...kemarin aku sudah menyuruh orang orangku untuk memperbesar rumah pohon ini menjadi lantai....


...dan setiap lantai ada tempat tidur sederhana serta dapur di lantai bawah,jadi ada 3 lantai di tempat ini....


...dan aku juga meminta mereka untuk mengindahkan tempat ini....


...yah,,,intinya aku sudah memperlengkap rumah pohon ini seperti sebuah rumah,serta dengan dapur dapurnya dan listrik....


...jadi Seline tidak usah menggunakan lampu handphonenya,saat kami sampai malam di tempat ini....


...saat ini aku duduk di tangga,aku sedang menikmati pemandangan sungai dan air terjun yang membuat hatiku mulai tenang dengan hijaunya hutan dan sejuknya alam....


...sesaat kemudian aku melihat seline,iya melangkah gontay menuju ke sini....


...setibanya disini spontan iya memutar balik tubuhnya dan sebelum melangkah pergi aku memanggilnya....


..."hey,,,wanita bodoh" panggilku dari tangga....


...mungkin karna aku masuk kedalam rumah sebentar hingga iya tidak melihatku,hingga merasa asing pada tempat ini....


...sebenarnya aku lupa memberi tahunya tentang perenovasian tempat ini,habisnya sudah lebih satu Minggu kami tidak bertemu.aku menghampirinya kebawah....


..."maaf,aku lupa memberitahumu tentang perenovasian tempat ini,kamu tidak marah kan?" tanyaku lembut....


...sudah jelas aku takut wanita di hadapanku ini marah pada ku karna aku merubah kerja kerasnya.seline hanya diam....


...keringat dingin membasahi tubuhku,dari tadi dia bengong tidak berbicara sepatah katapun....


..."kalau kamu tidak suka,aku akan meminta orangku untuk,,," sebelum selesai bicara iya langsung memelukku erat,iya juga menyandarkan kepalanya di dadaku....


..."bodoh,bagaimana mungkin aku marah padamu,tempat ini tempat impianku,terimakasih,terimakasih banyak ye" iya tampaknya iya sangat senang....


...sampai berterimakasih berulang kali padaku,aku merasa bersyukur asal Seline menyukainya....


..."ayo masuk" ajakku,aku langsung membawa Seline ke lantai 3....


...di sana ada kamar yang aku sediakan untuk Seline,dan Seline juga melihat kamarku.karna Seline terlalu bersemangat....


...kamipun langsung menuju lantai tiga,tempat kamar Seline berada....


..."apakah kamu menyukainya?" tanyaku sembari membukakan pintu untuk Seline....


..."Ye Han,kamuuuu,,,," balasnya,mata berbinar,sudah jelas diya senang,...


..."terimakasih" tambahnya,spontan ciuman lembut mendarat di pipi kiri ku.tentu saja aku terkejut,bagaimana bisa wanita bodoh ini seberani itu....


..."kau,,," ucapku masih tetap terkejut sembari memegangi pipiku yang iya cium,wajahku sedikit memerah....


..."kau sangat imut saat malu" balasnya menggodaku....


...iya menarik tanganku dan kamipun tiduran di atas kasur Seline,aku memang membuat kasur kami bisa di tempati 2 sampai 3 orang lebih....


...intinya kasur kami cukup besar....


..."kau tau ye,sudah lama aku tidak pernah merasa tenang seperti ini" keluhnya,sedari tadi Seline masih menggenggam tanganku dengan erat....


..."aku juga,sudah lama tidak merasa sebahagia ini" lirihku sembari melihat seline yang sedang tiduran di sampingku.aku menatap lekat tangan Seline yang menggenggam tanganku dengan erat....


..."apakah aku salah satu alasanmu bahagia?" tanyanya....


...Seline bangun dari tidurnya sembari menatapku dengan serius....


...aku hanya diam bingung,keadaan menjadi hening kami bungkam seribu bahasa....


..."serius amet sih,ga usah di ambil hati cuma bercanda kok" cetus Seline tersenyum cerah sambil lalu tidur di tangan ku....


..."tentu saja" ucapku,Seline menatapku lekat....


..."kamu salah satu alasanku untuk bahagia" tambahku.memang begitu kenyataannya.sejak ada Seline aku sering sekali tersenyum.intinya aku bahagia....


..."Dasar aneh,entah itu Glenn,Reont,Cassius dan kamu,selalu saja membohongiku dengan membalas pertanyaanku dgn kata itu" balasnya tersenyum terhadapku....


..."glenn,?"karna aku memang tidak tau Glenn itu siapa?.sedangkan kak Reont aku sudah mengenalnya sejak lama,karna memang tidak ada orang yang tidak tau Reont Smith,yang mendirikan kerajaan bisnis nya sendiri....


...tanpa membebani keluarga smith.aku yakin Seline tidak mengetahui tentang kak Reont ya itu....


..."Glenn Hughes,,,diya kakak ku,keluargaku satu satu yang ku miliki,,,tapi,,," Seline berhenti sejenak kemudian....


..."Glenn sudah meninggal 12 tahun yang lalu" lanjutnya,Seline tersenyum tapi bisa kulihat,iya sedih....


...dirinya tertekan tapi iya dipaksa tersenyum oleh keadaan....


..."diya pasti kakak yang baik, sudah membesarkan gadis baik sepertimu" balasku aku melihat kesamping ku tempat seline berada,eh...ternyata diya tertidur lelap....


...apakah seline selelah itu?.dengan lembut aku membelai rambutnya....


..."dasar gadis bodoh, bahkan kau tidak waspada di samping lelaki yang tidak lama kau kenal." lirihku....


...kali ini aku membiarkannya tidur di tanganku dengan puas.aku memandangi seluruh kamar Seline....


...padahal aku belum memperlihatkan pakaian pakaian serta barang barang lain.yang ku belikan untuk Seline....


...gadis bodoh ini malahan tertidur lebih awal.karna terlalu bosan aku memainkan handpone ku....


...tiba tiba spontan Seline memelukku dengan erat,tubuhku panas,siapa lelaki yang tak kepanasan jika di peluk seperti ini,wajahku memerah....


..."Gadis ini berani sekali" seruku,jujur kali ini tubuhku seakan akan di lalap api saking panasnya....


..."apakah diya pikir aku tidak normal" tambahku,ingin mati rasanya,wanita gila ini....


...isting buas ku bergemma,seakan akan ada yang menyuruhku untuk menerkam Seline.wajar saja akukan lelaki.berduaan dengan wanita dan di peluk seperti ini....


...Ah...bisa gila aku.dengan tersiksa aku menahan semuanya....


...malampun tiba....


..."ye....." panggil Seline bangun dari tidurnya sembari mengucek ngucek matannya....


..."apakah tidurmu nyenyak?" tanyaku geram tapi Masi dengan nada lembut.entah kenapa,dengan jelas aku menampakkan kekesalanku pada seline.kini tanganku terasa keram karna terlalu lama Seline tiduri....


..."Ah,,,ya,tidurku nyenyak,mimpiku juga indah,tapi jam berapa sekarang ,sudah hampir malam kah,aku harus kerja paruh waktu" jelasnya sambil lalu bertanya padaku....


..."jam sembilan malam" jawabku spontan....


..."Ah,,,jam sembilan" balasnya santai.tiba tiba raut wajah Seline berubah....


..."Apaaaaa,,,,,,jam sembilan" teriaknya panik....


..."memang haruskah kau bekerja paruh waktu?" tanyaku....


...karna dengan uang jajanku satu bulan.aku yakin aku bisa menghidupi Seline dalam beberapa tahun....


..."aku harus bekerja keras,karna aku memang terlahir untuk itu.bahkan jika aku lulus LSE sekalipun....


...itu tidak menjamin bahwa hidupku akan tercukupi,...


...aku yatim piatu,tidak punya siapa siapa,aku harus mengandalkan diri sendiri" jelasnya....


...bisa ku lihat dengan jelas,iya tidak berbohong,Seline sangat bahagia,mungkin Krn iya bekerja keras tidak seperti aku yang selalu mengandalkan keluarga...


..."bisakah sehari saja kamu istirahat?" tanyaku lagi....


..."kalau aku tidak bekerja siapa yang akan menghidupiku?" tanyanya tersenyum manis,aku tau iya sedang menggodaku....


..."Aku,aku yang akan menghidupi mu" balasku serius....


..."Hah,,,apa,,,,," ucapnya,kemudian iya tertawa ngakak....


..."Hahahahahahaha,,,,kamu itu yah,imut sekali.aku punya cukup uang kok untuk hidup,jadi kamu jangan khawatir,lagian kebutuhanku akan di biayai kampus sampai lulus,tapi aku menolaknya,,,lagian kan aku sehat,jadi aku memilih bekerja keras" jelasnya sembari tertawa.kini jantungku dag Dig dug setengah mati,mungkin aku merasa kagum padanya....


..."hah,,,bagaimana ini,bagaimana jika manager memecatku" serunya,Seline kembali panik....


..."sudahlah,untuk malam ini istirahat saja,mandi dulu sana,aku juga akan mandi" ucapku sembari memberikan handuk pada Seline....


..."aku yakin setelah mandi,kamu akan menjadi lebih baik" tambahku,menenangkan Seline....


..."baiklah" balasnya,akupun menuju lantai dua kamarku,untuk mandi.malam ini aku benar benar ...


harus mandi Air dingin.


...sudah beberapa lama berlalu,sudah hampir setengah jam setelah aku selesai mandi,aku menunggu Seline di lantai satu,tepatnya di meja makan....


..."wanita bodoh ini,apakah diya tertidur di kamar mandi" seruku kesal....


...aku dengan setia kembali menunggunya.sudah satu jam berlalu,karna tidak tahan aku langsung naik kelantai 3....


...setibanya di sana,aku menuju kamar mandi,yah memang agak tertutup karna terhalang penghalang besar....


...aku melihat tak ada Seline di sana.bahkan tak ada setetes air pun jatuh dari shower....


..."mandi kemana tu bocah" gerutuku panik.aku mencari ke seluruh rumah pohon....


...tapi takku temukan wanita gila itu,akupun berlari menuju bawah....


...setibanya di bawah mataku tertuju pada Seline yang sedang berendam di sungai,aku melihat dengan jelas punggung Seline....


...karna memang aku meminta orang orangku untuk memberikan lampu di setiap sudut dekat rumah pohon....


..."Ah,,,ye Han" ucapnya,iya melihat senang ke arahku.aku langsung membelakanginya....


..."Seline bodoh,kenap kamu mandi di situ.kenapa tidak mandi di kamarmu saja?" tanyaku,wajahku panas....


..."Ah,,,mandi di kamar?,di kamarkan tidak ada kamar mandi" balasnya polos,itu memang salahku karna sedari awal tidak memberitahu nya....


siapa suruh diya tidur sedari awal.


..."*jelas di kamar mu ada kamar mandi"...


..."kamar mandi di rumah pohon,apakah itu bisa*?" tanyanya.iya Masi tetap berendam di dalam sungai....


..."ya adalah,apa yang tidak bisa aku lakukan" balasku bangga....


..."*kamu sangat hebat"....


..."diam,cepat mandi kekamar mu*" perintahku,aku masih tetap membelakangi seline.ku dengar langkah kaki berlari di tangga,itu pasti Seline berlari ke kamarnya....


..."gadis itu,tidak sampai satu hati aku...


... bersamanya,membuatku jantungan saja" keluhku....


...akupun kembali ke rumah dan menunggunya di meja makan....


..."maaf membuatmu menunggu lama" ucap Seline duduk di depanku....


..."setelah makan,aku akan kembali ke asrama,ku rasa,Alice,Clara dan yeri sedang menghawatirkan ku" tambahnya sembari menikmati makan malam sederhana kami....


..."tidak boleh" balasku menatap lekat pada Seline....


..."mereka pasti menghawatirkan ku" serunya khawatir....


..."pokoknya tidak boleh,malam ini kita harus menginap di sini" tegasku....


..."asal kau tidur dengan ku,aku akan menginap disini" lirih seline....


..."Apa,,,tidur dengan mu," teriak ku terkejut....


...tentu saja bagaimana aku tidak terkejut,lelaki dan wanita yang belum menikah tidur bersama....


...sekalipun aku lelaki bebas,akukan tidak pernah tidur dengan wanita....


..."aku takut tidur sendiri,biasanya jika aku tidur sendiri ada boneka kesayangan ku menemaniku,sekarang boneka itu ada di apartemen" balasnya terlihat sedih....


si Seline ini membuatku simpati saja.


...setelah berdebat hebat,akupun mengalah,dan Seline tidur bersamaku di kamar....


...sedari tadi wanita gila ini dengan tenang menatapku tanpa bergeming.sesaat kemudian iya berbalik membelakangi ku....


..."ye Han" panggilnya,...


..."Hemmmmmz"balasku....


..."Pegang tangan ku" ucapnya sembari berbalik lagi menghadap diriku.lagi lagi aku terkejut mendengar permintaannya....


..."tidak" balasku ketus,sembari memeluk guling...


..."biasanya Cassius akan memegang tanganku jika aku tidak bisa tidur"...


..."bagaimana,kalau memelukku,Reont sering melakukan itu" tambahnya.aku berfikir apakah seline tidur menganggapku laki laki atau iya menyamakan ku dengan Sean dan kak Reont....


..."tidak,cepat tidur,besok harus kuliah" balasku menutup mataku....


..."baiklah,kamu bisa tidur duluan,aku akan duduk bermain handpone,karna aku akan melakukan hal seperti ini jika tak ada yang menemaniku tidur", jelasnya....


...sebelum Seline beranjak dari tempat tidur....


...aku menarik tangannya,hingga terjatuh kedalam pelukanku....


..."aku akan melakukannya" ujarku,Seline menatapku lekat sambil lalu sentuhan hangat di pipiku dengan telapak tangan Seline....


..."apakah kamu menggodaku" keluhku....


...badanku panas,jantung ku dag Dig dug setengah mati,wajahku memerah.spontan Seline memelukku....


..."kamu orang yang baik" bisiknya padaku....


..."apakah begitu" jujur aku sangat senang bisa bersama dengan seline.mungkin aku mulai menyukainya....


...dari pada memintanya untuk menjadi pacarku....


...aku lebih suka kebersamaan kami yang seperti ini.saling bersandar satu sama lain....


...akupun tertidur sembari memeluk Seline....


Untuk Saat ini.


..." CUKUP AKU DAN TUHAN YANG TAHU....


...AKU MENANTIKAN DI MANA AKU BISA DENGAN BEBAS MENGUTARAKAN PERASAANKU,TANPA TAKUT KAU MENOLAKKU DAN KITA TAK SELARAS LAGI "...