THE SELINE

THE SELINE
KARNA KE EGOISANKU!



..."terimakasih senior senior ganteng" ucapku sembari beranjak dari tempat dudukku di meja makan....


...saat ini aku sedang berada di paradise,itu kata yang mereka sebutkan untuk surga di tengah hutan ini,taman mewah dan bermacam bunga mengelilingi mansion ini,yah...memang pantas tempat ini di sebut paradise....


...Awal mula tanpa sengaja aku menemukan tempat ini,pagi itu,tepatnya masih pagi buta,hanya sedikit mahasiswa yang datang ke kampus....


...aku di antara sedikit orang tersebut.karna bosan di kelas sendirian....


...akupun berjalan jalan di dekat hutan di belakang kampus....


...di sana aku melihat seseorang masuk ke dalam hutan....


..."bukankah hutan tempat terlarang,ternyata Masi ada orang yang seberani aku masuk ke hutan ini" lirihku sembari berfikir....


...ku lihat orang itu tampak mencurigakan dengan pistol yang berada di saku kanannya,...


..."orang itu sangat mencurigakan,aku harus mengikutinya,mungkin diya psikopat gila yang menumpuk mayat yang di bunuhnya di dalam hutan" tegasku bersikap seperti selayaknya detektif.ya wajar saja mungkin karna terlalu banyak membaca novel dan nonton film aksi di bioskop,aku jadi membayangkan persis di novel novel dan film....


...dengan cepat aku bergegas,sudah berapa jauh,sudah beberapa lama aku berjalan sembari sembunyi sembunyi....


...karna di film film,orang jahat itu memiliki ke pekaan tinggi,aku kelaparan mengejar orang itu,tanpa lelah orang itu terus saja menyusuri jalan dan kau tau apa yang ku lihat di depanku?...


... yah tentu saja negri dongeng.ah...tidak tempat itu adalah surga....


...dan asal kalian tau saja,ternyata terdapat jalan raya ber aspal yang cukup besar sampai ke tengah hutan ini....


...dan kebetulan aku berada tepat di belakang mansion besar itu,bukan kah itu merugikan ku,aku mengikuti orang itu seperti anjing tersesat,nyamuk demi nyamuk mengantri untuk mencium kulitku,bahkan aku hampir berteriak karna ular Alay merayap santai di depanku....


...bukan lebay tauk...!!! bayangkan saja jika ular jail merayap santai di depan mu,bagaimana expresimu?.kalau aku tentu saja berteriak....


...namun karna situasi khusus terpaksa aku harus berteriak dalam hati dengan mata merem mematung seperti patung pahat....


...lebih parahnya lagi aku terjatuh berkali kali tanpa ada yang menolong,sudah jelas lah,akukan sedang menguntit,dan musibah seru lainnya....


...hah...sudah untuk ceritanya,aku harus mengatur nafasku agar tak berbunyi babi karna terlalu lelah....


...akupun duduk sebentar di kayu tumbang di hutan itu,aku melihat sekeliling,tiba tiba tatapanku tertuju pada kebun serba ada di ujung barat....


..."hhhhh,,,,bukankah aku ini orang paling beruntung di dunia" ucapku melihat rejeki nomplok di hadapanku itu....


...tanpa pikir panjang aku langsung berlari menuju lebur tersebut,ku rasakan satu persatu di mulai dari strowberry dan terakhir pohon apel yang membuatku jatuh hati pada satu gigitan,....


...huffft,,,,seperti snow white saja aku,untuk tak beracun,bahkan jika beracunpun akan ku makan,dengan santai akupun memakan satu demi satu apel di atas pohonnya langsung....


..."ada penyusup" banyak teriakan aneh di bawah pohon,tanpa ku hiraukan dengan santai aku menikmati satu demi satu apel tersebut....


...karna terlalu berisik,akhirnya ku timbuk mereka dengan hati apel yang tersakiti karna ku nikmati dagingnya dengan penuh penghayatan....


..."*ternyata,penyusup wanita"...


..."diya benar benar wanita*"...


..."*wanita cantik"...


..."tidak,ku yakin diya peri hutan*"...


...mereka bercekcok hebat,apakah mungkin di tempat ini tidak ada wanita,apakah hanya pria yang ada di tempat ini....


...dan pada akhirnya aku di temukan oleh penghuni tempat itu,dan dan seterusnya.yah....sudah lah sudah sampai sini cerita ku....


...Saat ini hatiku sedang bahagia karna perutku terisi dengan makan makanan enak.dan aku juga mendengar mereka menceritakan tentang tempat ini,yah aku tau mereka banyak berbohong,tapi ya sudahlah...lagian tempat inikan bukan milikku....


..."mari berangkat bersama,ini sudah pergantian mapel,kalian tahun pertama tak ada jadwal kosong" ajak Jason,sedari tadi diya memandangi jamnya....


..."cepat berangkat junior,kalian sudah telat lagi loh" sahut ye Han,yah....lelaki menyebalkan ini yang sedari tadi dengan mata elangnya menatapku lekat karna terlalu lahap makan,...


..."tidak,tidak,yanyan kecil,kita tidak boleh masuk ,mari kita berangkat setelah 1 jam dari sekarang" balasku mendekati Yan Sheng....


..."kenapa?" tanya yan Sheng dengan polosnya....


..."karna saat itu para pemarah sudah lelah" dengan tegas sembari menyipitkan mata,aku mengatakan kata kata itu.tampak nya mereka bertujuh mencoba menahan tawa di hadapanku....


..."kau,dari mana kau belajar kata kata itu?" tanya Kenzo ngakak.dasar si keparat Kenzo....


..."diya sangat imut saat mengatakan itu" lirih mereka ber enam dalam hatinya....


..."bajingan ini,hah...sudahlah.aku ada urusan dengan ce,bisakah kita berbicara empat mata?" tanyaku,memang ada sesuatu yang ingin ku bahas dengan Cassius,mungkin saat ini kesempatan yang tepat....


..."Kita bicara di kamar" balasnya,aku lihat Cassius sangat tegang,apa diya melakukan kesalahan atau apakah diya akan marah padaku karna masuk ke tempat ini tanpa izin....


...dengan berpikir,aku mengikuti Cassius dari belakang....


...yah tempat ini menggunakan tangga yang cukup tinggi,menuju lantai dua sudah membuat kaki kecilku yang pendek ini sengat kelelahan,....


...apalaki ke lantai tiga,aku tak perduli berapa lantai tangga di mansion ini,tapi jujur saja apakah pendisain mansion ini maniak olahraga,naik tangga saja sudah membuatku kehabisan tenaga dan lapar kembali,...


..."mari masuk" akupun sampai di kamar cassius....


...ah... tidak,ini tidak bisa di sebut kamar,kamar luas dengan ruang tamu,mewah sangat mewah seperti di komik komik fantasi saja....


...bahkan piyala penghargaan ku Cassius pajang di tempat paling mencolok.piyalaku itu diya ambil saat aku menaruhnya di asrama....


...iya meminta Alice untuk mengambilnya,yah mungkin karna sahabatku terlalu goblok,iya langsung memberikannya pada cassius tanpa sepengetahuanku....


...hah...apakah segitu takutnya Cassius jika aku benar benar menjual piyala emas itu,apa Cassius pikir aku gila,yah...padahal piyala itu adalah pohon uang,aku lega,hatiku senang,selama ini diya tidak hidup sesusah aku....


...meski kami sudah saling bergantung sejak umurku 12 tahun,saat Cassius menemukan aku di tempat itu....


...aku duduk di sofa,Cassius membuka Jaz almamaternya di depanku,iya menghidupkan AC dan duduk berhadapan dengan ku....


..."Apa yang ingin kau bicarakan dengan ku?" tanyanya,sudah sangat tampak bahwa kami berdua sama sama tegang....


...untuk mencairkan suasana dan hatiku,aku melangkah gontay menuju jendela,ku nikmati pemandangan indah dan asri di luar mansion yah... taman surga ini tak pernah membuatku bosan....


..."Aku ingin berhenti kuliah" ujarku dengan nada rendah....


..."bisakah kau ulangi,aku ingin mendengarnya sekali lagi" lirihnya....


..."Aku ingin berhenti kuliah" kali ini aku berbicara sembari memandang Cassius yang sedang fokus menatapku dari daun jendela....


...cassius diam,iya memijat pelipisnya,iya mendesah berulang kali,cassius berdiri dan duduk kembali sampai ber ulang ulang,pertama kali aku melihat Cassius bersikap bodoh seperti itu....


..."aku serius,aku ingin berhenti,aku malas,kuliah itu membosankan,kau tau kan meskipun aku terlihat senang di kelilingi banyak teman,aku tertekan di keramaian,harusnya kau yang lebih tau kondisiku dari pada aku sendiri kakak" jelasku,aku selalu menggunakan kata kakak jika sedang memohon pada Cassius....


..."Ah,,,,Selineku sudah dewasa yah,bahkan kau tak perduli pada kakak mu ini" balas Cassius,iya mengepalkan kedua tangannya menjadi satu,aku tau bahwa iya sedang mencoba menahan amarah....


...iya mencoba menenangkan ku dengan mengubah suasana....


..."Aku serius" lirihku menatap Cassius dengan sendu....


..."jika berakhir seperti ini,kenapa kau melakukan tes dengan jalur biayasiswa,kenapa kau membuatmu menjadi yang terbaik dari yang terbaik,kau kira LSE ini tempat dimana kau berdiam sejenak dan pergi" keluh Cassius tanpa melihatku....


..."soal itu,,,sumpah,aku melakukannya dengan asal asalan,aku tak berniat lulus tes,apalagi tes tulis" jelasku merasa bersalah....


..."jangan bercanda,kau wanita yang cerdas,pasti kau tau mana yang terbaik untuk dirimu sendiri,bertahanlah beberapa tahun lagi aku mohon,aku hanya ingin melihat mu sukses dan bahagia" Cassius menatapku lekat....


...aku tahu diya sedih dengan ku yang tiba tiba ingin berhenti kuliah....


..."aku mohon, aku mohon bertahanlah demi ayah,ibu dan paman,si kembar juga ingin kamu bahagia" tambahnya,Cassius memohon mohon sampai membungkuk padaku....


..."ayah,ibu,reont dan si kembar" lirihku dalam hati,mereka semua adalah keluarga Cassius....


..."Maafkan aku kak,aku tetap ingin berhenti" balasku pasrah....


..."PRANKKKKKKKKK".Aku terkejut,semua barang barang di sekeliling Cassius pecah,karna iya langsung mengibaskan tangannya sekaligus....


...semua barang itu jatuh dan pecah berserakan...


...yah...sudah jelas hiasan hiasan itu sangat mahal....


..."tidak boleh,sampai kau menangis darahpun,tak akan pernah aku biarkan kau pergi dari kampus ini" teriaknya padaku Sambil lalu iya mengambil Jaz almamaternya...


..."BRUKKKKKKKKKKK".dengan keras Cassius membanting pintu dan keluar dari dalam kamar....


...aku duduk bersimpuh,yah,,,aku menangis,aku berfikir apakah aku melakukan kesalahan?....


...sudah jelas aku memang bersalah,aku sangat egois,aku hanya memikirkan diriku sendiri,pertama kalinya aku melihat cassius semarah ini padaku....


...iya bahkan sampai berteriak padaku,padahal sejak dulu jika diya marah,diya memilih tidak pulang kerumah....


...iya memilih menghindari ku agar kami tidak bertengkar....


...mungkin karna selalu di perlakukan dengan baik,aku lupa diri bahwa nyatanya aku bukan siapa siapa....


...Cassius hanya berperan untuk mengurusku menggantikan kak Glenn,karna iya adalah teman yang sangat kakak percayai....


...yah,,,jika dalam keadaan sulit seperti ini....


...pasti aku selalu berfikir,kenapa kakak yang pergi duluan,bukan aku saja,aku sadar diri,jika bukan untuk melindungi ku ,Kakan tak mungkin mati,masih ku ingat dengan jelas wajah lelaki mabuk yang menabrak kami itu....


...rasanya sesak jika harus mengingat kejadian pilu ini.aku terisak dalam tangisku,aku merasa dunia tak menginginkan ku....


...apakah aku setak pantas itu untuk hidup....


..."padah hanya ingin bahagia!.kenapa sesusah ini" seruku menangis kejer....


..."dasar gadis bodoh,tenanglah,semuanya akan baik baik saja" ucapnya langsung memelukku erat....


...aku sangat familiar dengan suara ini,tidak salah lagi orang yang memelukku ini ye Han teman makanku sejak Minggu lalu,dan teman kencan buta ku yang membuatku bangkrut....


..."Aku,,," tanpa berfikir malu,menangis kejer di dada ye Han....


...aku mengeluh tanpa sadar betapa menyedihkannya aku dan betapa pilunya kehidupanku selama ini....


...aku mengeluh betapa bersalahnya aku pada Cassius,...


..."ye.apakah aku berhak bahagia?karna ke egoisan ku,aku membuat Ce marah" tanyaku,aku menatap ye Han penuh harap....


...padahal lelaki di hadapanku ini sangat menyebalkan,entah kenapa diya yang berada di sampingku saat aku dalam keadaan menyidihkan seperti ini....


...iya tersenyum padaku.lelaki bodoh,ini pertama kalinya aku melihatnya tersenyum dengan tulus....


..."tentu saja,kamu itukan sangat berharga" balasnya ramah....


...dengan lembut ye Han mengusap air mataku.kemudian menggenggam kedua tanganku....


...tangannya dingin apakah diya sedang khawatir padaku?, padahal pelukannya sangat hangat....


...aku menatap lekat mata ye han....


...tatapan itu perlahan membuatku tenang....


..."ye,bisakah kau memelukku sekali lagi?" tanyaku tanpa tau malu,untuk saat ini aku hanya ingin menenangkan diri....


...spontan ye Han menarikku hingga aku jatuh kedalam pelukannya....


..."menangis lah,aku akan menemanimu,dan kapanpun kau merasa sedih,carilah aku,ada bahuku untuk kau bersandar,akan aku peluk kau dengan kehangatan" jelasnya padaku....


...air mataku mengalir kembali dengan deras,si bodoh ini,ternyata bisa berkata semanis itu!!!!!!....


..."terimakasih,terimakasih sudah membiarkanku bersandar" ujar ku dengan suara serak,karna terlalu lama menangis....


..."Dasar gadis bodoh" balasnya,masih tetap memelukku erat....


..."wanita ini...entah kenapa aku ingin selalu melindunginya" lirih ye Han dalam hatinya....


..."dasar gadis bodoh.melihatmu menangis begini membuatku khawatir saja" lirihnya,meskipun pikiranku sedang kacau.aku tetap bisa mendengar bisikannya....


aku sangat senang ada orang yang mengkhawatirkan


ku selain cassius,Reont dan kelurga mereka.


..."Aku baik baik saja ye,jadi tidak usah khawatir,aku kuat kok" cetusku....


...aku menggenggam erat tangan kanan ye Han, aku mencoba tersenyum meski ku tahu air mata bodoh ini tidak bisa di ajak berkompromi untuk berhenti....


...jason,Kenzo,Jay,Elliot dan Yan Sheng,hanya berdiri di depan pintu,entah kenapa mereka tidak masuk kedalam....


aku sungguh sangat senang,ternyata banyak orang yang perduli padaku,meskipun mereka orang orang baru.



Ternyata aku tak sendirian,ada mereka yang ada


di saat aku seputus asa ini!!!.