The Road From Mortal To The Immortality

The Road From Mortal To The Immortality
Chapter XIV



Chapter XIV


"Ka-kau! Bagaimana bisa kau berada disini?! Pada hal aku benar-benar merasakan dirimu diutara belum lama ini!" Pemuda itu berteriak. Dia sering dijuluki oleh BlackGhost, karena kebiasaan nya saat menggunakan Black Ghost yang mana bisa mengantarkan penglihatan Ghost Doll miliknya pada dirinya.


Pemuda itu, yang mana adalah Li Chen tersenyum tipis menanggapi BlackGhost. Pria itu seorang Mortal Foundation Late-stage, tetapi sudah bisa menciptakan Ghost Doll yang berada di Mortal Foundation Early-stage.


Ini pasti bukan lawan yang mudah seperti Elder Yu.


Li Chen menarik pedangnya dan muncul kembali dibelakang BlackGhost 30 detik kemudian, dia berniat untuk menebas BlackGhost, namun karena hantu miliknya menghalangi, dia langsung menyelimuti Qi miliknya.


Peng!


Kulit dari Ghost Doll yang menghalangi jalur pedang Li Chen bergema, dan menciptakan angin yang cukup kuat.


"Anak ini…… sanggup melawan Spirit Foundation!" BlackGhost menyadari kekuatan Li Chen, dia berniat untuk pergi dari sana, namun segera sebilah pedang melesat kearahnya. Pedang itu melukai pundaknya. "Gadis itu…….!"


BlackGhost menggeram menatap Wu Lian. Dia benar-benar tidak menyangka gadis itu akan menyerang nya dari belakang.


Li Chen sedikit mengerutkan dahinya saat sadar Spirit Tool Profound High-tier miliknya sudah mulai retak. Dia kembali menarik pedangnya dan segera melancarkan telapak tangannya.


"Absolute Ice Palms!"


Dan seketika hantu itu berubah menjadi es dan wujudnya terlihat jelas oleh semua orang, walau hanya ada Mereka disana, bisa dirasakan bahwa Es itu benar-benar membekukan makhluk yang tidak berwujud.


"Bagaimana bisa kau memiliki Absolute Ice Palms yang berasal dari Absolute Ice Palace?!"


BlackGhost berteriak begitu lantang, membuat semua orang terkejut.


Absolute Ice Palace?


Li Chen berasal dari tempat yang tinggi?


"Absolute Ice Palace? Tempat apa itu?" Li Chen dengan acuh tak acuh menarik pedang nya dan menebas hantu yang telah membeku itu hingga hancur. "Aku kira Jurus ini berasal dari Triangle Frozen Sect. Sepertinya guru menyembunyikan sesuatu lagi ya?"


Triangle Frozen Sect!


Salah satu Supreme Sect di Human World!


Memang benar, Absolute Ice Palms berasal dari Absolute Ice Palace, namun karena suatu alasan mereka harus merelakan jurus turun menurun ini untuk orang lain, tetapi tidak dengan sekte lain.


Dan orang itu adalah Immortals Tian!


Tidak mungkin dia mendapatkan Jurus itu dari orang yang sudah mati lima tahun yang lalu! Dan jurus itu hanya pernah digunakan Ice Lotus Fairy, anak Immortals Tian, Hua Tian!


Bagaimana bisa dia mendapatkan Jurus itu jika dia bukan murid dari Absolute Ice Palace?!


"Ka-kalau begitu, kau mencuri jurus itu dar-" Sebelum BlackGhost menyelesaikan kata-katanya, dia telah dicekik oleh Li Chen dan diangkat tinggi-tinggi.


"Tidak baik bicara saat sedang bertarung," Li Chen mengomentari dengan senyuman paling lembut yang dimiliki nya, lalu menggorok lehernya dengan cepat.


Dia menyarung kan pedangnya dan melemparkan jasad itu kearah Wu Lian. "Misi kalian selesai. Jadi, apa yang akan kalian lakukan pada ku sekarang?"


Li Chen tau, bahwa jurus ini akan membuat nya dalam masalah, terlebih lagi Li Chen adalah seorang Independen Cultivator, yang mana tidak tau pasti bagi mereka, baik atau jahatnya.


Li Chen tau akan perasaan, bahwa ketiga orang yang tengah menatap Li Chen kini sedang dalam perasaan dilema.


Orang ini mendapatkan Juru Absolute Ice Palms dari mana?


Siapa dia sebenarnya?


Apa dia buron dari Absolute Ice Palace yang telah lama menghilang?


Wi Lian mengatupkan bibirnya dan tersenyum dengan manis. "Senior Li tenang saja. Kami akan menyimpan ini dan akan menjadikan sebagai rahasia kecil kita."


"Benar. Senior Li sudah menyelamatkan kami, kami juga akan membantu walau kami saat ini tidak bisa menyelamatkan anda,"


"Bagaimana pun, Senior Li sudah kami anggap saudara, bagaimana bisa kami tidak membantu Senior Li?"


Li Chen yang mendengar kan, menaikkan alisnya dan tersenyum. Lalu ia tertawa terkecil.  "Baiklah, sebenarnya aku tidak bisa mengatakan dari mana aku mendapatkan Jurus ini, tetapi aku mendapatkan nya secara adil.


Ini tidak akan menjadi hal buruk jika banyak orang yang mengetahui latar belakang ku. Tetapi untuk sekarang aku tidak ingin mengekspos nya." Li Chen berhenti sejenak lalu berkata kembali. "Aku berencana untuk beristirahat sehari. Kalian bagaimana?"


Wu Lian dan kedua temannya juga berencana untuk beristirahat, dan dengan begitu, Li Chen, Wu Lian, Huang Shi dan Gu Xue lantas mengunjungi Kepala Desa dan memberikan kabar tentang selesai nya tugas mereka dan tidak ada yang perlu ditakuti lagi.


Dia juga memberi tau bahwa mereka berempat berniat untuk beristirahat selama sehari. Kepala Desa dengan senang hati menerimanya dan meminjamkan Li Chen satu kamar, dan gadis-gadis itu satu kamar.


Gadis-gadis itu berhenti disamping kamar Li Chen. Kepala desa itu berkata dengan pelan. "Kamar yang kalian bertiga tempati adalah Kamar anakku, aku harap kalian bisa beristirahat dengan baik hari ini,"


Mendengar kata-kata itu, bagai sebuah guntur bagi mereka bertiga. Kata 'anakku' itu berarti anak lelaki yang sakit akibat tanggapan remeh mereka. Dan tentu, kini muka ketiganya benar-benar buruk. Dengan sedikit kekecewaan, mereka masuk kedalam.


"Kepala desa, saya tau niat anda, tetapi kata-kata anda malah membuat mereka tidak enak hati." Li Chen berkata dengan pelan.


"Ini untuk mengajarkan pada kalian, bahwa meremehkan sesuatu bisa berdampak buruk."


"Anda malah membuat nya semakin suram. Hahh… lupakan, selamat beristirahat," Li Chen juga masuk kedalam kamarnya.


Saat dia ditinggal sendiri, dia menghela dengan panjang. Tampak diwajahnya sebuah kesedihan yang luar biasa.


Walau istrinya mati paling cepat saat penyerangan ini terjadi dua kali, namun tidak dengan 400 warga.


400 warga itu dipaksa untuk berubah menjadi jiwa yang terbang dan digunakan oleh Ghost Cultivator untuk meningkatkan praktiknya.


Saat itu mereka benar-benar merasa sangat bersedih, namun ketika orang dari Purple Phoenix datang, mereka begitu senang.


Akhirnya,


Itu lah yang mereka pikirkan, namun siapa sangka yang mereka lakukan hanyalah membasmi dan terlihat sama sekali tidak serius dalam menghadapi ini.


Dan baru saat-saat terakhir mereka akhirnya menanggapi dengan serius.


Jika saja Li Chen tidak datang, mungkin ketiga Cultivator itu sudah menjadi makanan untuk meningkatkan praktiknya.


Kepala desa itu berbalik dengan wajah yang terlihat sedih, lalu berjalan pergi menjauh dari sana.


Arc 1: Revenge for the Beginning (14/?)