The Queen Of Everything

The Queen Of Everything
239. Dia Hanya Memilikimu Didunia Ini



Su Cha tahu bahwa wanita tua itu telah mengetahui kepribadiannya.


Dia bukanlah seorang gadis yang mau menjadi seekor harimau betina.


Bo Muyi menyayanginya dan dia bisa menjadi pacar dan calon istrinya, nyonya dari keluarga Bo.


Namun, justru karena sekarang Su Cha tidak mau seperti itu karena wanita tua itu ingin dia membuktikan kepada orang lain bahwa dia memiliki kemampuan untuk menyandang gelar seperti itu.


Nyonya dari keluarga Bo dan pemilik Wang Ge tidak mungkin seperti wanita biasa.


Selain itu, Su Cha belum membuat nama untuk dirinya sendiri.


Su Cha mengerti. Dia mengangguk dan berkata dengan sungguh-sungguh, “Terima kasih.”


Dapat dilihat bahwa wanita tua itu tidak pandai mengekspresikan emosinya. Dia selalu anggun dan anggun. Dia memiliki aura wanita yang bermartabat. Baginya untuk dapat berbicara dengan jelas kepada Su Cha sudah menunjukkan kebaikan yang cukup.


Setidaknya, Su Cha tidak perlu khawatir tentang drama apa pun yang terjadi di keluarga Bo.


Senyuman di wajah Su Cha menjadi lebih natural. Dia tiba-tiba bertanya, “Nenek, aku belum pernah mendengar Muyi menyebut nama orang tua dan kakeknya…”


Dia tidak tahu apa yang dilakukan orang tua Bo Muyi dan di mana mereka tinggal.


Selain Bo Muyi dan wanita tua itu, Wang Ge tidak menampung kerabat lain.


Wanita tua itu terkejut. Ada emosi aneh di matanya. Kemudian, dia menghela nafas dan berkata, “Orang tuanya mengalami kecelakaan pesawat lebih dari sepuluh tahun yang lalu. Keluarga yang terdiri dari tiga orang itu sedang pergi berlibur. Selain Muyi, tidak ada orang lain yang selamat.”


Meskipun wanita tua itu terlihat tenang, tapi Su Cha masih bisa merasakan kebencian dalam suaranya.


“Tidak lama kemudian nenek Muyi tidak dapat menerima pukulan seperti itu dan meninggal karena serangan jantung. Kakeknya telah berjuang untuk keluarga Bo selama lebih dari sepuluh tahun. Setelah aku masuk ke keluarga beberapa tahun yang lalu, kesehatan tubuhnya menurun drastis sampai Muyi bisa mengendalikan keluarga. Pada akhirnya, dia juga meninggal tahun lalu.”


Dia tidak bisa menahan perasaan sedih.


Wanita tua itu tidak menyembunyikan apapun dari Su Cha. Sebenarnya hal ini diketahui tidak hanya di dalam keluarga Bo tetapi juga oleh keluarga lainnya.


Namun entah kenapa, saat Su Cha mendengar bahwa orang tua Bo Muyi telah meninggal dunia dan hanya Bo Muyi yang tersisa, hatinya terkatup rapat.


Dia mengingat sepasang mata yang tenang dan menyilaukan dalam ingatannya. Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Bo Muyi pasti mengingat mereka.


Hanya Muyi yang masih hidup.


Dia tidak bisa membayangkan betapa sakit yang diderita Bo Muyi.


Tahun lalu…


Tahun lalu?


Su Cha tiba-tiba memikirkan sesuatu. Hatinya sakit. Sebenarnya, dia seharusnya tidak bereaksi sebesar itu. Tapi karena itu terjadi pada Bo Muyi, dia tidak bisa mengendalikan diri.


“Kakek meninggal tahun lalu?”


Suara Su Cha agak serak. Sesuatu telah terjadi padanya.


Bo Muyi tiba-tiba muncul di sampingnya tahun lalu.


Wanita tua itu memandang gadis itu dan menyadari bahwa meskipun dia berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan dirinya, ada kilatan rasa sakit di matanya.


Wanita tua itu sepertinya mengerti maksud Su Cha. Dia tidak menyembunyikan apapun. “Aku tahu apa yang ingin kamu tanyakan. Tahun lalu, setelah kakeknya meninggal, dia pergi ke Kota Yonggu untuk mencarimu.”


Nadanya tenang, seperti es yang menunjukkan fakta menakutkan. “Karena setelah kakeknya meninggal, dia hanya memiliki kamu di dunia ini.”


...🖤🖤🖤...