
Suasana di ruangan itu menjadi sangat canggung di setelah Su Cha mengeluarkan suaranya.
Tang You tercengang karenanya.
Mereka semua menatap Su Cha dengan tatapan yang sangat terkejut, karena mereka merasa sulit untuk percaya bahwa Su Cha bisa mengatakan hal-hal seperti ini.
“Kamu adalah….”
Wajah Tang You memerah karena marah. Tetapi sebelum dia bisa berbicara, ibunya, Gu Yanyun menghentikannya terlebih dahulu, “Tang You, jangan berdebat dengan orang-orang yang tidak tau sopan santun!”
Sementara dia berbicara, dia mengerutkan keningnya pada Su Cha dengan perasaan yang tidak senang.
Tang You mendengarkan ibunya dan tidak mengatakan apa-apa lagi, meskipun dia masih marah pada Su Cha tapi dia menahannya.
Gu Yanfang juga melirik Su Cha dengan tatapan dingin.
Tapi Su Cha tiba-tiba berdiri, setelah dia melihat jam di teleponnya, “Sekarang kalian sudah mengatakan segalanya, kan. Siapa yang memulai terlebih dahulu disini? Beraninya kalian menyalahkanku? Kalian lah yang harusnya malu! Aku tidak perlu berperilaku sopan dengan kalian karena aku tidak ada hubungannya sama sekali dengan kalian.”
Kemudian dia menyeringai dan menunjukkan delapan gigi putihnya yang cukup baik untuk melakukan iklan pasta gigi, “Apakah aku benar, Bibi?”
Dia berbicara dengan sangat tegas dan dingin.
Dia dulunya adalah seorang Putri Kerajaan yang mengintimidasi sebelum dia menjadi Janda Permaisuri.
Dia dilahirkan di istana, di mana semua orang memperlakukannya dengan cara yang hormat. Hidup lama di lingkungan seperti itu telah menambah keangkuhannya, yang bisa ditampilkan secara tidak sengaja kapanpun itu.
Seringainya ke arah di Gu Yanfang membuatnya merasa takut.
Gu Yanfang terkejut dan merasa marah setelah dia pulih dari keterkejutannya.
Dia merasa gemetar dan menatap Su Cha seolah-olah dia telah melakukan kejahatan yang tak bisa dimaafkan lagi, “Apa yang terjadi padamu? Ayahmu telah membesarkan mu dengan melalui kesulitan. Bagaimana kamu bisa memperlakukannya dengan seperti ini? Mereka adalah bibi dan pamanmu di sini…“
Mata cantik Su Cha menunjukkan tekadnya, “Aku di sini untuk mengakhiri semuanya hari ini.”
Pintu dibuka setelah dia berbicara. Su Mingzhe berjalan masuk dan disambut oleh keheningan di ruangan itu.
“Apa yang salah?”
Su Mingzhe merasa ada yang salah secara naluriah dan mendapati Su Cha berdiri di ruang tamu.
Su Cha telah menjadi begitu menakjubkan sehingga dia tidak bisa melewatkannya.
Dia bahkan merasa bingung saat melihatnya kembali.
Gadis yang dulu rendah hati dan pemalu dalam ingatannya telah menjadi begitu menakjubkan.
Su Cha melihat Su Mingzhe juga. Dibandingkan dengan pria di ingatannya, dia tampak lebih tua.
Dia polos tetapi merasa seperti seorang pemimpin. Dia adalah orang yang baik. Tetapi Su Cha memperhatikan bahwa dia menemukan wanita itu tidak dikenal ketika dia melihatnya.
Dia merasa bingung.
Kenapa dia tidak merasa terikat padanya?
Dia hanya merasa seperti orang asing yang akrab yang telah hidup bersamanya selama bertahun-tahun lamanya.
Tetapi pikiran itu berlalu dengan begitu cepat dan Su Cha tidak ingin terlalu banyak berpikir. Gu Yanyan berdiri dan memarahinya, “Mingzhe, kami memperlakukanmu sebagai keluarga, tapi lihat anakmu! Dia melihat kita sebagai musuh dan menyebut kita tidak malu!”
...🖤🖤🖤...