The Queen Of Everything

The Queen Of Everything
212. Takut Sampai Mati



“Tidak ada seorang pun di sini. Jadi mengapa kamu harus membuat keributan besar di tengah malam seperti ini? Paparazzi tidak mungkin bisa sampai di sini. Apa yang kamu takutkan…”


Pria itu berbalik dengan rasa percaya diri. Tapi Yu Siqing tidak bisa lagi merasa tenang dan pupil matanya tiba-tiba melebar.


Pang!


Lelaki gemuk itu merasakan sesuatu yang memukul lehernya. Rasa sakit itu menyebabkan dia kehilangan akal sehatnya dan kesadarannya.


“Ah…!!!!!!!”


Yu Siqing merasa tercekat l sebelum dia bisa berteriak dengan keras. Sesosok dengan tubuh ramping itu telah berlari ke arahnya dan mencengkeram tenggorokannya dengan kedua tangannya terlebih dahulu sebelum dia bisa berteriak. Sekarang Yu Siqing tidak bisa membuat suara apapun.


Mata Yu Siqing hampir memerah. Dia merasa ngeri saat melihat wajah orang yang baru saja dia sebutkan.


Gadis itu terlihat seperti boneka cina. Dia tinggi dan ramping. Wajahnya tampak halus dan cantik. Dia tersenyum seperti hantu. Jari-jarinya yang panjang dan putih sekarang mencekik tenggorokan Yu Siqing, tetapi dia terlihat sangat acuh tak acuh, yang sangat mencolok.


“Guru Yu,” kata gadis itu dengan suara yang lembut, “Benar-benar sebuah kebetulan. Kita dapat bertemu lagi disini.”


“Hmummm…”


Leher Yu Siqing dicengkeram oleh Su Cha. Dia masih bisa bernapas, tetapi dia tidak bisa berkata apa-apa selain mengeluh.


Yu Siqing sekarang telah merasa sangat ketakutan dengan setengah mati.


Air matanya sekarang telah membasahi wajahnya. Meskipun dia masih setengah telanjang, tapi ketakutannya telah melampaui rasa malunya.


Dia terus merasa menggigil ketakutan dengan kehadiran Su Cha. Penampilan Su Cha menjadi lebih jelas baginya. Dia menjelma seperti sosok asura.


Yu Siqing tidak ingin mengetahui bagaimana Su Cha bisa sampai di sini. Tapi dia hanya bisa mengingat kata-katanya dan sekarang merasa sangat menyesal.


“Guru Yu, bukankah sebelumnya aku sudah memberitahumu bahwa kamu telah menggunakan semua keberuntungan yang kamu miliki?”


Gadis itu melengkungkan bibirnya. Penampilannya yang terlihat tinggi dan mulia tampak menakutkan bagi Yu Siqing dan itu juga membuatnya sulit untuk bernapas.


Sekarang dia merasa dirinya menjadi seperti semut yang berlutut pada Su Cha dengan kaki terakhirnya dan merasa gemetar dengan ketakutan.


“Aku… aku minta maaf…”


Yu Siqing menangis dan berhasil berbicara dengan tidak jelas setelah dia mengingat apa yang telah dia lakukan sebelumnya pada Su Cha. Dia tidak pernah menyangka bahwa Su Cha akan segera membalas perbuatannya.


Yu Siqing sudah takut setengah mati saat dia melihatnya menyerang pria itu.


“Mengapa kamu harus meminta maaf kepadaku, Guru Yu?”


Gadis itu tiba-tiba melepaskan cengkramannya pada leher Yu Siqing, yang membuat Yu Siqing istirahat. Dia mencoba untuk berteriak minta tolong, tetapi penampilan dingin dan jahat Su Cha membuatnya ketakutan. Kakinya terus-menerus merasa bergetar. Jeritannya tercekat di tenggorokannya.


“Kamu tidak melakukan kesalahan. Aku menemukan kata-katamu terdengar cukup masuk akal. Aku di sini untuk berbicara denganmu, tetapi aku tidak tahu bahwa Guru Yu sangat menyukaiku sehingga kamu ingin berbagi augar daddy-mu denganku.”


Su Cha tersenyum dengan lembut. Tapi kata-kata yang keluar dari mulutnya terdengar dingin dan kejam, yang membuat Yu Siqing menangis lebih keras lagi.


...🖤🖤🖤...