
Lihat judulnya, maksudku aku akan benar-benar keluar dari tempat sialan ini hari ini juga.
Kau tau apa yang membuatku berpikir seperti itu?
Karna aku punya dia...
Seekor monster burung yang aku dapatkan setelah berusaha selama seharian penuh.
Sebenarnya cukup mudah aku mendapatkannya, karna setiap hari ada saja satu atau dua ekor burung tersesat yang melintasi langit di atas penjara ku ini.
Sepertinya semua burung itu dalam satu jenis yang sama karna aku belum pernah melihat yang berbeda dari mereka.
Mereka kecil dan berwarna hitam kemerahan,. dengan bola mata aneh yang berwarna gelap.
Aku sebenarnya tau, mereka adalah makhluk asli dari neraka ini.
Yup, itu mereka.
Tentang bagaimana aku mendapatkan dia, yang mulai sekarang akan ku panggil dia Lord Savior.
Sebenarnya aku hanya membuat tubuhku sekecil dan setinggi mungkin selama berjam-jam, dengan harapan tubuhku bisa menjadi lebih tinggi dari ukuran aslinya.
Tetapi tiba-tiba dia menyambar dan akan memakan ku.
Dia kira aku cacing, sialan.
Aku yang termakan emosi waktu itu langsung berbalik menangkapnya dengan cepat, aku menggulungnya dengan tali yang terbuat dari tubuhku sendiri.
Itu juga alasan mengapa aku berukuran sangat kecil saat ini, hanya seperti sebutir telur puyuh.
🐣.
Sebagian tubuhku menggulungnya hingga tak bisa melarikan diri.
Muehehe 😈.
Satu lagi keahlian yang luar biasa yang aku miliki, kau tau apa itu.
Yap, itu yang ada di pikiranku.
Saat aku berpikir tentang apa yang ingin ku ingat, aku bisa langsung mengingatnya.
Ini semacam folder file yang tersusun secara sistematis, dimana saat aku menekan satu, itu akan mengeluarkan semua yang berkaitan dengan itu.
Aku bisa lupa, tetapi ingatan itu tidak hilang.
Bahkan aku bisa mengingat semua ingatan masa lalu ku hanya dengan saat aku menginginkannya.
Sangat hebat.
Tapi tentu saja, setiap kelebihan memiliki kekurangannya sendiri.
Bertentangan dengan pikiranku yang hebat, aku sering merasa lemas secara mental.
Sungguh, walaupun aku terlihat seperti seorang pekerja keras selama 10 hari ini.
Dalam tubuh slime dengan pikiran yang seperti ini, aku akan merasa seperti sangat malas melakukan apapun.
Sungguh menyebalkan, tetapi menurutku sangat sebanding.
Dengan ini aku bisa mengingat cara untuk mengendalikan burung ini.
Aku mengingatnya, bagaimana seorang karakter tamer di manga mengikat burungnya.
Aku kemudian mengencangkan tubuhku yang sudah menjadi seperti tali itu.
Heran mengapa tubuhku bisa kuat menahan tenaga burung ku, maksudku Lord Savior?
Itu karena sebenarnya, ukurannya tak terlalu besar.
Savior hanya sedikit saja lebih besar daripada diriku dalam bentuk normal.
Dan sebenarnya dia tak terlalu kuat, mungkin dia masih anak-anak.
Aku mengikatnya di kepalanya dan di sekeliling tubuhnya.
Dengan tetap terhubung pada tubuh utamaku.
Aku akan menggunakannya untuk terbang keluar dari tempat ini.
Itu yang tadinya ingin kulakukan tapi aku menundanya untuk sementara.
Kau tau kenapa, karna aku merasa aku tidak akan kembali ke tempat ini lagi setelah ini.
10 hari huh, di tanah kelahiran ku ini.
Kelahiran kedua sih.
Walau begitu, banyak kenangan telah ku lalui disini.
Seperti saat mencoba memanjat, jatuh, bergelantungan, menjadi bodoh dan konyol bersama dengan semua tuan rumput.
Huh.
Baiklah siapa peduli tentang itu, penundaan selesai.
Aku naik keatas Lord Savior dan melepaskan ikatan dari kedua sayapnya.
Lord Savior lalu mengamuk dan segera mengepakkan sayapnya itu.
Ia terbang menuju kebebasan, tentu bersamaku diatasnya.
Sungguh, aku beruntung memilikimu, Lord Savior.
Dan terimakasih untuk semuanya, tuan lubang, dan kepada keluarga besar dari tuan rumput sekalian.
Sampai jumpa, tanah kelahiran ku.
Dan selamat datang, kebebasan.
😈😈😈.