The Doctors Time Travel Story

The Doctors Time Travel Story
Pasar Hantu



**Hay semua, para readers.


Jangan lupa like, coment dan vote yah.


terima kasih..


happy reading guys**...


Setelah beberapa lama berbincang di dalam kalung dimensi bersama hanzo, akhirnya Lian Wei memutuskan keluar.


Baiklah hanzo, saya akan keluar dulu. Jika aku membutuhkan sesuatu kau akan ku panggil dan kau jangan lupa jaga tanaman langka ku "Ucap Lian Wei


Baik weiwei " Jawab Hanzo, tanpa membalas ucapan hanzo, Lian Wei keluar dari kalung dimensinya. Disana sudah malam hari dan bersama terdengar ketukan pintu dari luar.


Ternyata sudah malam, sebaiknya aku akan ke pelelangan pasar hantu "gumam Lian Wei menatap ke arah jendela.


Tok tok tok


Krieitttt...


Kebetulan Nuan ayo masuk dulu lalu kita ke tempat pelelangan sebelum itu kau pakailah topeng setengah wajah ini dan pakai jubah ini, agar orang-orang tidak mengenali kita " Ucap Lian Wei sambil menyerahkan topeng setengah wajah dan jubah.


Setelah memakai penyamaran lengkap, mereka pun melesat keluar ke arah jendela kamar, beberapa saat kemudian mereka tiba di pelelangan pasar hantu. Dan di cegah oleh penjaga disana.


Maaf Tuan-tuan boleh berikan kami token pengenal anda? "Ucap pengawal A


Kami ingin bertemu langsung oleh pemilik pasar hantu ini atau paling tidak, ingin bertemu dengan orang yang bertanggung jawab di pasar hantu ini dan satu lagi jangan panggil kami tuan, kami ini seorang gadis. " Jawab Nuan datar Lian Wei hanya diam memperhatikan sekelilingnya.


pengawal yang bertugas pun saling melirik satu sama lain, seolah olah mengartikan meminta pendapat kepada yang lain.


Tenang saja, kami tak akan membuat masalah disini, justru kalau kalian tidak memberitahukan kepada penanggung jawab disini maka kalian akan rugi "Ucap Lian Wei dingin, sudah mulai kesal melihat tingkah pengawal yang lalod alias lambat loading kata Lian Wei.


Setelah mendengar perkataan Lian Wei salah satu pengawal akhirnya melapor ke penanggung jawab pasar hantu.


Tok tok tok..


" masuk"


hormat hamba panatua Li " Ucap pengawal tersebut sambil membungkukkan badannya ala prajurit.


ada apa kau kemari? " Ucap Panatua Li


ampun panatua Li di depan gerbang ada dua orang gadis yang ingin bertemu dengan penanggung jawab disini, katanya ini sangat penting jika kami tidak memberitahukan kepada penanggung jawab disini, dia bilang kita akan rugi. "Jawab pengawal bergetar ketakutan, takut salah berucap.


siapa dia? apa kau tahu namanya? "Tanya panatua Li


ampun panatua Li kami tidak tahu " jawab pengawal tersebut.


Baiklah kau boleh kembali, dan panggil kedua gadis itu kemari


Baik panatua Li, hamba undur diri sambil membungkukkan badannya, lalu berjalan keluar.


Setelah mendapat persetujuan dari penanggung jawab pasar hantu, Lian Wei dan Nuan di persilahkan masuk ke ruangan panatua Li.


Silahkan masuk nona " Ucap pengawal mengantar masuk ke dalam ruangan panatua Li.


Lian Wei dan Nuan hanya menganggukkan kepalanya dan melangkah masuk ke dalam ruangan yang di maksud pengawal tersebut. Setelah masuk mereka di persilahkan duduk oleh panatua Li dan menanyakan tujuan kedatangan mereka.


Silahkan duduk nona " Ucap Panatua Li


Terima kasih " Jawab Lian wei dan Nuan.


sebelum itu perkenalkan saya penanggung jawab disini, siapa kah nona nona ini? dan apa tujuannya menemui kami? "Tanya Panatua Li.


Perkenalkan saya Lala dan ini Nunu saudara saya, kami kemari ingin menawarkan kerja sama untuk panatua Li, kami ingin melelang pil kami disini "jawab Lian Wei sambil menyerahkan dua botol porselen berisi pil tingkat tinggi.


ii..iini Pil penerobos kultivasi tingkat tinggi? " panatua Li terkejut bukan main sampai mulutnya terbuka lebar


Lian Wei hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


si..siapa kau sebenarnya, apakah kau juga yang pernah menjual pil regenerasi satu setengah tahun lalu di i


pasar kekaisaran Yu? "Ucap Panatua Li mengingat kejadian itu.


Iya benar, kami juga yang menjual pil itu. " Jawab Lian Wei.


Bruk...


Ampuni hamba master yang tak mengenali master, hamba telah tidak sopan kepada master dan saudaranya " Ucap Panatua Li sambil bersujud di depan Lian Wei.


Eh sudahlah panatua Li bangunlah, jangan seperti ini apalagi kau lebih tua dariku, itu sungguh tidak sopan orang tua bersujud di depan orang yang lebih muda. " Ucap Lian Wei sambil membangunkan panatua Li dari sujudnya.


terima kasih nona lala, anda sungguh berhati baik " ucap Panatua Li tulus.


Baiklah, karena pelelangan sudah mulai mari saya antar ke tempat khusus tamu terhormat untuk nona lala dan saudaranya. Sebelum itu ambil ini nona, agar nona tidak perlu di tahan lagi saat masuk ke dalam pasar hantu dimanapun itu " Ucap Panatua Li memberikan token giok hijau, untuk tamu khusus.


terima kasih panatua Li " jawab Lian Wei sambil menyimpan token giok itu di dalam gelang penyimpanannya.


Setelah itu Lian Wei dan Nuan di ajak ke kamar khusus tamu terhormat, kamar ini bahkan melebihi fasilitas untuk para kaisar atau putra mahkota. Para pengawal yang menjaga terheran melihat panatua Li mempersilahkan seorang gadis masuk ke dalam kamar tamu terhormat.


Gadis itu bukanlah gadis biasa, mana mungkin panatua Li yang biasanya hanya cuek dengan tamu, tetapi ini malah panatua Li langsung turun tangan menjamu dan berbicara sangat sopan kepada gadis muda. Batin pengawal tersebut.


Di ruangan tersebut sangat luas, saat telah masuk Lian Wei dan Nuan di jamu sangat khusus, banyak pelayan yang mengantar berbagai jenis menu makanan.


Lian Wei dan Nuan kini duduk, dan memperlihatkan secara langsung panggung yang dijadikan tempat pelelangan.


Acara telah dimulai, orang orang kini telah berdatangan dari kalangan manapun. mulai dari kalangan bangsawan menengah sampai dengan para putra mahkota ikut hadir dalam pelelangan ini.


sebenarnya Lian Wei tidak berniat mengikuti pelelangan ini, tujuannya kesini hanya untuk mendapatkan token yang diberikan oleh panatua Li agar bebas masuk di semua kerajaan.


Mari kita mulai acaranya, dan hari ini adalah yang istimewa karena pelelangan ini akan melelang pil penerobos tingkat tinggi " Ucap Pembawa acara lantang.


para pengunjung pelelangan sudah mulai riuh saling berbisik bisik satu sama lain. Tiba tiba salah satu bangsawan mengangkat tangannya, ingin menanyakan keaslian pil tersebut, sebab pil tingkat tinggi tersebut sudah sangat langka bahkan hanya 1 dari seribu alkemis yang bisa membuatnya. Yang ada hanya pil tingkat menengah dan rendah itupun jika ada orang pasti akan mengoleksinya sebagai harta pusaka mereka.


Apakah pil tersebut asli tingkat tinggi, karena yang kita tahu selama ini pil tersebut sudah sangat langka bahkan jarang orang yang bisa membuatnya? "Ucap Bangsawan A.


pembawa acara baru akan berbicara, tetapi dipotong oleh panatua Li.


Apakah ada yang meragukan kemampuan ku disini?? "Ucapnya Lantang.


Seketika semua orang bungkam, karen pertanyaan oleh panatua Li, mereka semua tahu kemampuan Panatua Li tak bisa di ragukan lagi dalam bidang alkemis. Seorang putra mahkota tiba tiba mengangkat tangannya.


Kalau boleh tahu, siapakah pembuat pil ini panatua Li"ucap Putra mahkota Feng Xui mantan tunangan Lian Wei, yang sekarang menjadi tunangan adik tiri Lian Wei.


Panatua Li yang melihat Lian Wei seolah olah meminta persetujuan, dan Lian Wei hanya menganggukkan kepalanya setuju. Mengapa karena dia sedang menyamar jadi tak ada orang yang bisa mengenalinya.


**Hay semua para readers


Thanks sudah mampir di novelku ini yah


Maaf kalau masih ada yang typo.


Jangan lupa tinggalkan jejak yah


Like, koment dan vote yah.


Kalau boleh kasih hadiah juga yah hehhehee**.