
setelah bertemunya kisaki dan takemichi dan membicarakan apa yang terjadi, kisaki mulai menyadari jika dia memanglah salah dan terobsesi oleh hina yang baik kepadanya. takemichi memanglah anak yang cengeng, ceria, dan selalu hangat dan konyol, tetapi sekarang mereka telah merebahnya, dan sekarang lihatlah dia, tidak mampu untuk melanjutkan hidupnya karena tidak ada yang mengetahui tentang apa yang diceritakan takemichi dan juga tidak ada yang mendukungnya masalah ini hanya diketahui oleh dirinya seorang. lalu, apa yang akan kisaki lakukan dengan rival cintanya itu? apakah kisaki harus berhenti memanipulasi geng yang selama ini ingin dijadikannya geng terbesar yang membuatnya menjadi yang no 1 dijepang? kisaki sekarang sangat pusing dengan semua ini
"apa yang baru kudengar itu nyata? atau hanya karangan takemichi saja? tetapi takemichi mana bisa berbohong, aku tau jika dia adalah musuhku, tetapi tentang timleapernya itu bisa membuat orang lain mengincarnya, walaupun aku sebagai musuhnya, aku juga menghormatinya sebagai rival cintaku. dan aku mau bertarung dengannya sekali lagi agar aku bisa memperebutkan siapa yang pantas dengan hina" kisaki
"dan apalagi takemichi yang sebagai timleaper ini bisa menggemparkan dunia, jika itu diketahui oleh orang yang jahat itu bahkan lebih berbahaya dariku yang memprokasi geng yang membuat mereka tumbang hanya karena kepintaran otakku"
"apakah aku harus menyerah terhadap hina? tidak tidak aku tidak mau melepaskan hina, tidak akan"
tak lama kemudian ada seseorang yang datang, itu mengejutkan kisaki yang termenung.
"ki… kau kenapa bicara sendiri?" ???
"oh nggak kok han, aku hanya memikirkan sesuatu yang membingungkan" kisaki
"apa itu?" Hanma
"tidak ada, hanya saja apakah kita bisa merubah sifat takemichi kembali?" ucap kisaki yang membuat Hanma terkejut
"sejak kapan kau perduli tentangnya?" Hanma
"aku memang ingin menguasai Jepang, tetapi merusak takemichi dengan menggunakan izana itu membuat takemichi bertambah kuat han" kisaki
"kau benar juga, setelah takemichi bersama izana beberapa bulan dengan izana, takemichi selalu diajarkan oleh haitani untuk berlatih bela diri" Hanma
"mangkanya itu han aku jadi takut karena kekuatan takemichi sekarang tidak main main loh" kisaki
Hanma berpikir, memang yang dibicarakan kisaki itu ada benarnya juga, dan apakah takemichi yang sekarang bisa berubah seperti dulu. pahlawan cengeng yang selama ini mempunyai tekad kuat untuk merubah segalanya sekarang sedang menderita karena satu orang.
keesokan harinya
terlihat pemuda yang masih tertidur pulas di atas kasurnya, betapa damainya wajah itu, karena selama beberapa hari ini tidak bisa tidur karena insomnia nya yang kambuh karena memikirkan masa depan yang buruk. terlihat pemuda dengan kulit tannya dan Surai putih yang seperti ingin mengetuk pintu karena tidak berani untuk menemui orang tersebut, dia adalah izana.
"apakah aku bisa menemuinya? aku takut nii Chan tidak mau bertemu denganku" izana
"aku ketuk saja kali ya"
disisi lain
ada yang mengintai si Surai putih dibalik dedaunan, si Surai pirang yang juga ingin mengunjungi orang tersebut tetapi terhenti karena adanya si Surai putih, dia adalah Mikey, mereka berdua masih mencoba untuk berbaikan karena takemichi yang memintanya, jika tidak takemichi tidak ingin bertemu lagi dengan mereka berdua.
"apakah aku bisa menghampirinya?" Mikey
"ah masa bodo dengan izana"
Mikey menghampiri izana dan menemuinya.
"sedang apa kau disini?" tanya Mikey
"aku ingin menemui takemichy" Mikey
"lalu kau?"
"aku juga ingin menemui nii Chan" izana
"tapi apakah dia bisa menemui kita? karena aku masih tidak menerima jika aku berbaikan dengan mu" izana
"aku juga 😡" Mikey
disisi takemichi
"hengg… jam berapa ini?"takemichi
"ada apa didepan sana? sepertinya sangat ribut sekali"
"coba aku lihat dulu deh"
setelah takemichi membuka pintu, takemichi melihat jika izana dan Mikey Jambak jambakan karena hal sepele, dan itu membuat takemichi harus melerai pertengkaran mereka, takemichi semakin pusing, untung saja dia baru bangun tidur, itu bisa meringankan rasa kantuknya yang selama ini dirasakan takemichi.
"kalian" takemichi
"……" keduanya
"eh nii Chan hehe" izana
"takemichy apakah kita mengganggumu?" Mikey
"sangat mengganggu, kenapa kalian malah bertengkar? aku sudah bilang jangan menemui aku jika kalian tidak kunjung berbaikan, karna aku sudah lelah melihat kalian bertengkar" takemichi
"eh i…iya kok nii Chan, kami ini sudah baikan kok ya" izana
"iya itu benar kok ya kak iza haha" mikey
"hah apa apaan dengan panggilan itu" izana
"jadi apakah kalian memang sudah baikan?" tanya takemichi
"iya kok bener kita sudah baikan nii Chan" izana
"baiklah jika begitu kalian bisa masuk aku akan memasakkan makanan untuk kalian" takemichi
"ha'ik" teriak keduanya sambil berlari mengikuti takemichi dari belakang