The Devil Hiding Behind The Angel

The Devil Hiding Behind The Angel
02 kesialan dimasa depan



sepulang sekolah takemichi langsung pulang ke rumah dan merenung bagaimana cara agar dia terbebas dari masalah yang menimpanya, karena diliminasi ini Sano manjirou atau Mikey masih normal, apalagi musuh yang sebenarnya masih berkeliaran dan aman lalu apa yang harus dilakukan agar dirinya bisa terbebas dari itu semua? apalagi musuhnya yang terobsesi dengannya itu orang paling berbahaya.


takemichi sangat frustasi dengan itu semua apalagi dirinya tidak pandai bertarung, sangat sulit untuk menghadapi orang yang sangat kuat seperti halnya Mikey dan izana jika saja takemichi mempunyai otak seperti kisaki gitu, dia pasti bisa melawan balik dengan kepintarannya itu. takemichi dibuat pusing, dia jadi takut kembali ke masa depan jika begini.


flashback


takemichi yang bersama Naoto, berjalan kearah arah Greja untuk menemui taiju shiba, mencari tahu tentang geng Toman yang sedang menjadi geng kriminal bahkan tidak segan untuk membunuh, maka dari itu takemichi selalu mencari keberadaan Mikey dan akan membawanya pulang kembali kejalan yang benar tetapi itu semua salah, takemichi malah bertemu dengan izana yang menyuruh kisaki serta kakucho untuk menangkap dan mebawa takemichi agar dia bisa memilikinya sepenuhnya bukan Sano manjirou tetapi dirinya karena kemiripannya terhadap Sano sinichiro, jadi izana memutuskan untuk membawa takemichi agar tidak keduluan dengan Mikey, dan membunuh Naoto didepan mata takemichi, takemichi tentu saja menangis sejadi jadinya dan memangku kepala Naoto dipahanya dan membuat orang disana diam membiarkan takemichi untuk berpisah dengan Naoto.


"Naoto…!!! hiks Naoto jangan tinggalkan aku, aku tidak mau sendiri hiks…" tangis takemichi pecah dan pilu membuat siapa saja yang mendengarnya merasa terharu


"t…takemichi Kun… "ucap Naoto terbata


"hiks kenapa kalian melakukan ini, apa salah ku hingga kalian membunuh orang orang yang berharga bagiku hiks…!!!" teriak takemichi


"kau bertanya kenapa hmm, kau seharusnya tau jika kau sangat mirip sekali dengan seseorang yang berharga bagiku tetapi juga menyakiti ku" ucap izana


takemichi gemetaran dan tidak berani menatap wajah izana, takemichi masih menangis dalam diam sambil memangku kepala Naoto disana, izana mengambil dagu takemichi agar menatap mata izana yang membuat takemichi semakin ketakutan, izana menikmati ketakutan itu, menurutnya wajah itu sangat indah Dimata izana, wajah ketakutan takemichi membuat izana semakin ingin membawanya dan mengurungnya hanya untuk dirinya sendiri, hingga ucapan dari Naoto membuyarkan wajah ketakutan takemichi.


"takemichi, berjuanglah dan selamatkan kakak ku dan juga dirimu jangan sampai kau dibuat alat untuk seseorang dan penyemangat mereka, semangat hiro" ucap Naoto sambil menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan lemah


"baiklah Naoto, aku pasti akan melakukannya" takemichi


"sudah mau mati tetapi masih saja ingin menolong kakakmu, jika kau mati dan takemichi dikurung oleh izana aku pasti bisa mendapatkan hina kau mengerti. dan juga walaupun takemichi tidak mati tapi dia akan sibuk untuk menyelamatkan diri sendiri dan kau takemichi, selalu merusak rencanaku jadi kau harus menderita" kisaki


"ayolah takemichi… aku sudah tidak kuat cepat jabat tangan ku…chough" ucap Naoto langsung batuk darah karena tembakan itu


.


.


.


.


.


.


setelah berjabat tangan dengan Naoto takemichi akhirnya sampai dimasa lalu, dia berada di sebuah kamar miliknya


"kenapa menjadi begini, mereka menginginkan ku karena aku mirip dengan Sano shinichio abangnya Mikey kun" takemichi


flashback end


gruuuugh gruuuugh


"lah kok kosong,… sepertinya aku harus keluar untuk berbelanja deh"


"hmm jam brapa sekarang… 08.43 malam… mandi dulu deh terus belanja"


skip setelah mandi dan berganti pakaian, takemichi memakai hodie nya yang kebesaran jika dilihat bikin orang insekyur, setelah itu takemichi keluar menuju toko serba ada dan berbelanja yang dibutuhkan untuk memasak nantinya.


"yosh hmm sayuran sudah terus apa lagi ya… ah camilan"


takemichi menuju tempat snacks dan mengambil beberapa keripik kentang, dorayaki, susu dan makanan ringan lain untuk cemilan dirumahnya.


"ok sudah semua saatnya bayar kekasir"


bruk


"aduh…" rintih takemichi


"daijobu" ???


"ugh daijobu desu" takemichi


takemichi mendongak keatas orang yang menabraknya, orang itu mengulurkan tangannya kepada takemichi berniat menolongnya untuk berdiri, tetapi takemichi langsung membeku ditempat


"izana" batin takemichi


"kau bisa berdiri? akan kubantu" izana


"t… tidak perlu aku tidak apa apa" takemichi


takemichi langsung berdiri dan setelah membayar semua belanjanya dia langsung melesat keluar.


"huh anak yang aneh" izana


sesampainya diluar


"huff untung saja dia tidak marah, jika dia marah pasti aku akan dipukuli oleh nya"


"tapi kebetulan sekali dia ada disini pasti dia akan menantang Toman untuk bertarung"


"tapi beruntung aku tidak mencari masalah dengan nya atau memakinya tadi pasti aku sudah masuk rumah sakit tuh"


setelah takemichi sampai dirumah nya takemichi langsung masuk ke rumahnya dan tak lupa mengunci pintu rumahnya lalu menuju dapur untuk menaruh belanjaannya dan memasak untuk dirinya karena dia sudah lapar.


setelah selesai melakukan kegiatan yang membuat dirinya lelah takemichi langsung menuju kamar untuk tidur karena besok sekolah, jadi takemichi akan melanjutkan kegiatan berfikirnya besok saja karena dia sudah lelah dan ngantuk, akhirnya takemichi menutup matanya dan menuju alam mimpi.