
Naoto melihat takemichi yang senyum senyum sendiri kek orang gila itupun langsung menghampiri takemichi dan Hanma hanya menghela nafas lelah karena sekarang takemichi itu sedang diincar oleh gang kriminal, tidak takut atau apa malah senyum senyum nggak jelas kek gitu.
"takemichi apa kau baik baik saja?" Naoto
"eh kalian haha sudah dari tadi kah" tawa canggung takemichi
"kenapa kau seperti itu? apa kau kesambet hah?" Hanma
"hmm tidak kok, boleh aku bicara empat mata dengan Naoto" takemichi
"hmm terserah mu" Hanma
setelah Hanma masuk kedalam, takemichi dan Naoto yang berada diruang tengah membicarakan tentang bonten dan apa yang selama ini terjadi 12 tahun ini.
"bisa kau jelaskan Naoto dan bagaimana informasi tentang kriminal baru baru ini" takemichi
"bukankah kisaki sudah menjelaskan kepadamu!!" Naoto
"iya tetapi aku tidak mengerti mengapa mereka Masih mengincar keberadaan ku dan apakah benar izana dan Mikey kun bergabung untuk menangkap ku" takemichi
"hmm benar sekali takemichi Kun, mulai sekarang kau harus hati hati dengan mereka, musuh terbesarnya adalah mereka berdua, izana berusaha membuatmu kosong dan sekarang Mikey sudah kosong sepenuhnya, jadi kau harus bisa merubah itu semua" Naoto
"itu benar takemichi, dimasa lalu nanti kau harus meminta bantuanku dan aku pasti akan membantumu, tetapi entahlah aku tidak tau sifat ku yang dulu bagaimana" ucap kisaki yang membawa nampan berisi teh untuk merilekskan pikiran
"hmm aku baru saja bertemu denganmu, tetapi masih belum dekat dengan mu kisaki" takemichi
"takemichi Kun aku berharap kau bisa merubah masa depanmu dan kau bisa hidup dengan damai nantinya" Naoto
"kuharap…umm begitu…ku do'akan kau bisa hidup bahagia takemichi" ucap kisaki bersemu merah
"hmm terimakasih kisaki sudah mau membantuku" takemichi
"sepertinya kalian sudah lebih dekat" Naoto
"umm iya benar Naoto kami lebih dekat sekarang haha" takemichi
suasana disana sangat canggung karena satu kalimat dari Naoto tadi, takemichi yang tidak suka kesunyian angsung berkata kepada kisaki
"kisaki kita keluar yok aku yang traktir" takemichi, sedangkan kisaki Sangat malu karena kejadian takemichi mencium dirinya itu selalu terngiang ngilang dalam fikirannya
"umm gimana ya, kau tidak takut jika bertemu mereka" kisaki
"aku akan membawa senjata untuk melindungi diri" takemichi
"hmm baiklah, aku akan siap siap" kisaki
kisaki keluar dengan memakai hodie kebesaran miliknya, dan itu terkesan manis Dimata takemichi.
"kau sudah siap kisaki?" takemichi
"hu'um" kisaki malu malu
skip di cafe
"ayo masuk" takemichi
"iya" kisaki
"mau pesan apa tuan tuan?" ucap pelayan itu yang siap mencatat pesanan
"kau mau pesan apa kisaki?" tanya takemichi
"hmm aku pesan cake terus minumnya rasa jeruk" kisaki
"kalo aku pesen kopi satu sama kentang gorengnya satu ya" takemichi
"ha'ik"
"setelah kepergian pelayan itu kisaki dan takemichi berbincang bincang dan itu tak luput dari pengawasan mata mata yang dikirim oleh Mikey, takemichi yang sebenarnya sudah tau hanya diam dan mengkode kisaki, lalu kisaki yang sudah tau itu hanya diam dan menunggu pesanan datang, setelah pesanan datang mereka buru buru menghabiskan makanannya, dan pergi kesuatu tempat dimana jika ada yang menyerangnya tidak terjadi korban jiwa.
"apa kau juga menyadarinya?" takemichi
"hmm iya, aku sudah tau itu" kisaki
"baiklah ayo kita jalan lagi, tidak perlu pedulikan mereka" takemichi
"tapi jika mereka menyerang bagaimana" kisaki
"tenang saja aku akan melindungi mu" takemichi
"hu'um" kisaki
takemichi dan kisaki berjalan ditaman, dan bercanda ria dengan kisaki, tetapi takemichi dan kisaki memang lebih dekat bahkan tentang kejadian itu kisaki tidak mempermasalahkan nya dan bahkan menerima ajakan takemichi untuk keluar bersamanya.
"hei nii Chan kau jahat sekali, kenapa kau memilih dia dibandingkan dengan kita berdua, huh aku jadi ngambek padamu nii Chan" ucap izana yang tiba tiba bicara
"takemicchi~" ucap Mikey tersenyum