Sky Fighters

Sky Fighters
30. Sky Fighter : The End



Pembagian Tim Setiap Jet Fighter


Alvin Hansen x Athena Adelina (Flying Fox)


Gerald Davin x Karla Katherine (The Shadow)


Rion Anderson x Irene Jeanne (Dark Wings)


Francoise Richard x Karine Andromeda (Little Falcon)


Axel Rafael x Veronica Paulina (Night Hunter)


"Jadi, selama ini kalian sudah mengamati gerak-gerik kami?" Tanya Alvin terkejut dan sedikit heboh


"Ya, itu benar!" Jawab Rion


"Lalu mengapa kalian menyembunyikan diri? Dan bagaimana bisa kami tidak mendeteksi keberadaan dari Jet Fighter Stealth Wings milik kalian?" Tanya Athena penasaran


"Sesuai dengan namanya, Jet Fighter kami, Stealth Wings, Jet Fighter ini memiliki kemampuan untuk beradaptasi dan berkamuflase dengan sempurna, sehingga tidak dapat terdeteksi oleh radar apapun" Jawab Gerald menjelaskannya


"Jadi memang benar waktu ada serigala yang melompat ke arah kami, lalu ada sebuah tembakan dari arah yang berlawanan itu adalah ulahmu juga?" Ucap Karine memastikannya


"Ya, lebih tepatnya itu ulah Rion" Ujar Gerald seraya memandang ke arah Rion yang malah asyik mengelus-elus kepala Irene yang berbaring di pahanya


"Oh ya tadi kalian belum menjawab pertanyaan Athena yang pertama, soal mengapa kalian menyembunyikan diri" Ujar Veronica


"Itu karena kami iseng aja" Jawab Rion yang sontak mengundang tatapan datar dari rekan-rekannya


"Sialan nih anak!" Athena mengumpat dan menatap tajam ke arah Rion


"Lagian ini juga idenya Gerald" Ucap Rion seraya memandang Gerald yang langsung berlagak pura-pura tidak mendengarnya


"Oh ya, Axel, pasti kau sudah menyadari sejak awal jika aku masih hidup bukan?" Ucap Rion


"Eh? Jangan-jangan, game online itu..." Axel langsung teringat dengan status online pada profil game online milik Rion beberapa waktu lalu


"Game online?" Karine dan Veronica bergumam secara berbarengan dengan nada penasaran


"Apa maksudnya Axel?" Tanya Veronica


"Pada saat itu, ketika malam hari setelah kita mengalahkan Rexcore, aku iseng membuka apk game online ku, dan saat itu aku melihat bahwa status profil game online milik Rion tiba-tiba terlihat hijau dan bertuliskan online, lalu aku memberitahu hal ini kepada Alvin" Jawab Axel menjelaskannya


"Loh? kenapa kau tidak memberitahuku atau yang lainnya mengenai hal itu?" Tanya Irene tiba-tiba seraya beralih ke posisi duduk


"Lah? Kirain dah tidur nih anak?" Celetuk Rion yang terkejut ketika Irene tiba-tiba beranjak dari posisi tidur menjadi posisi duduk


"Ya, karena pada saat itu kami tidak begitu yakin dengan apa yang kami lihat" Ucap Alvin


"Tapi ya setidaknya, beritahu kami tentang informasi itu, biar Irene bisa lebih tenang, kalau tau bahwa Rion masih hidup" Ujar Karine


"Oh ya, ngomong-ngomong ayo kita mendirikan tenda, di Jet Fighter Stealth Wings ada dua tenda dan beberapa alat tidur darurat" Ucap Rion


"Sepertinya Jet Fighter baru kalian lengkap juga ya" Ucap Francoise


"Namanya juga Jet Fighter Stealth Wings, emang udah didesain dari sananya untuk misi-misi khusus" Ujar Gerald


"Btw, saat di hanggar kemarin aku melihat ada kotak berwarna coklat di belakang kursi co-pilot mu, benda apa itu?" Ucap Gerald seraya bertanya


"Ah itu, isinya selusin ransum, ada nasi rasa BBQ, Hot Tuna sama Chicken Katsu yang sudah siap makan" Jawab Rion


"Whaaatttttt????? Serius????" Sontak semuanya bertanya-tanya bagaimana bisa Rion membawa ransum sebanyak itu di dalam Jet Fighter Stealth Wings miliknya


"Jika kalian penasaran, mengapa aku begitu banyak membawa ransum tersebut, itu karena aku sempat berpikir jika aku dan Jet Fighter ku terdampar karena ada suatu insiden saat menjalankan misi kemarin, setidaknya aku bisa bertahan dengan ransum tersebut" Ucap Rion menjelaskannya


"Bukankah kau juga membawa perbekalan seperti ransum dan lainnya didalam ransel mu?" Tanya Gerald


"Iya juga sih cuma, ya buat jaga-jaga saja, btw bantu aku mengambil kotak itu, kalian pasti lapar kan?" Jawab Rion seraya meminta bantuan untuk mengambil kotak berisi ransum tersebut


Setelah itu, mereka pun memakan ransum tersebut, dengan dihangatkan di dekat api unggun terlebih dahulu. Lalu beristirahat


Keesokan paginya, mereka memutuskan untuk memulai kehidupan di tempat tersebut


Para laki-laki bertugas untuk membangun rumah dengan bahan-bahan alam yang tersedia, seperti kayu pohon kelapa dan daun-daunnya yang digunakan untuk membuat atap, mereka juga membantu para perempuan untuk mencari bahan makanan seperti menangkap ikan.


Mereka juga membuat sistem pengairan untuk digunakan sebagai sumber mata air untuk mandi dan lain sebagainya. Namun sebenarnya mereka semua masih penasaran dengan kemana perginya kapten mereka beserta kedua anak buahnya.


Berharap suatu saat nanti, mereka dapat menemukan jawaban dari rasa penasaran mereka. Serta mereka juga berharap dapat menciptakan sejarah dan peradaban baru di planet bumi ini


...The End of Sky Fighters...


Disisi lain, Anthony, Williem dan Valencia berada di sebuah tempat mirip Sky Air Base yang di mana tempat tersebut berada di luar angkasa yang sangat jauh dari planet bumi


"Jadi apa mereka semua sudah mati?" (Orang misterius)


"Seharusnya sudah, terlebih Sky Air Base sudah hancur" Jawab Anthony


"Lalu bagaimana dengan kedua orang itu?" (Orang misterius)


"Saya pastikan mereka berdua sudah mati saat melawan Rexcore waktu itu!" Jawab Valencia


"Bagus, sekarang kita akan bersiap untuk ke universe alam semesta lain, dan mencari serta merekrut pasukan Sky Fighter yang baru untuk dijadikan subjek uji coba melawan Rexcore berikutnya..." (Orang misterius)


"Baik tuanku, akan segera saya aktifkan portal menuju alam semesta yang lain" Ucap Williem seraya mengaktifkan sebuah portal menuju semesta, atau galaxy yang lain


......The End......