Sky Fighters

Sky Fighters
22. Rexcore VS Sky Fighters



Pembagian Tim Setiap Jet Fighter


Alvin Hansen x Athena Adelina (Flying Fox)


Gerald Davin x Karla Katherine (The Shadow)


Rion Anderson x Irene Jeanne (Dark Wings)


Francoise Richard x Karine Andromeda (Little Falcon)


Axel Rafael x Veronica Paulina (Night Hunter)


Setelah mengetahui bahwa sayap bagian kiri Rexcore tersebut terluka dan hampir putus, Karine segera memberitahu Francoise untuk menembak bagian sayap kiri tersebut


Setelah itu, Rexcore tersebut pun jatuh ke daratan dan tiba terbang, kesempatan ini digunakan oleh seluruh anggota SF untuk menembakkan serangan pamungkas mereka


Bahkan Sky Air Base pun mengaktifkan sebuah meriam plasma dan menembakkannya ke arah Rexcore


"Semuanya! Kita habisi monster mengerikan ini!" Ucap Anthony


"Roger!" Balas para anggota SF


"Three Two One! Fire!" Ucap Valencia memberikan aba-aba


Dan seluruh serangan baik dari Jet Fighters dan Sky Air Base mengenai Rexcore dengan mutlak tanpa meleset sedikitpun dan seketika makhluk tersebut hangus terbakar dan separuh dari tubuhnya hilang akibat terkena serangan plasma


"Yosh!" Ucap Anthony puas


Mereka pun akhirnya kembali ke Sky Air Base dan menuju ruang kendali (Control Room)


"Kerja bagus semuanya!" Ucap Anthony memuji seluruh anggota SF


"Sekarang kalian semua boleh beristirahat" Ujarnya lagi


"Kapten!" Panggil Alvin


"Ada apa Alvin?" Tanya Anthony


"Begini, kapten apakah kita tidak melakukan upacara penghormatan terakhir kepada Rion dan Gerald?" Jawab Alvin seraya bertanya


"Jangan khawatir, kita pasti akan melakukannya besok, hari ini terlalu banyak kejadian yang menguras energi dan psikis kita, jadi lebih baik kita istirahat terlebih dahulu" Ujar Anthony menjelaskannya


"Baiklah kapten, terimakasih..." Balas Alvin


Mereka semua lalu kembali ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat, namun para perempuan berkumpul di rest room untuk membantu menenangkan kondisi mental Karla dan Irene yang pasti masih sangat terguncang


"Tidak, aku hanya ingin sendiri dulu" Jawab Karla seraya beranjak dari duduknya


"Kau mau kemana?" Tanya Athena


"Hanggar" Jawab Karla singkat


"Ah, begitu ya? Baiklah..." Balas Athena mengangguk kecil


"Ver, coba kamu ikutin dia diam-diam, aku agak khawatir dengannya" Pinta Athena


"Ok! aman!" Balas Veronica seraya membuntuti Karla dari belakang secara diam-diam


"Irene! badanmu panas banget! Kamu demam ya???!!" Ucap Karine seraya memegang kening Irene yang sangat panas dan tatapannya tampak kosong


"Ayo kita ke ruang kesehatan!" Ajak Athena


Mereka berdua lalu membawa Irene kembali ke ruang kesehatan sebelumnya dan setelah dicek oleh dokter, kondisi Irene ternyata cukup parah karena secara mentalitas ia sangat tertekan dan kondisi tubuhnya kian melemah. Bahkan saking tertekannya, Irene tidak dapat mengekspresikan apapun di wajahnya, hanya ada pandangan kosong di kedua matanya


Athena dan Karine pun merasa kasihan dengan Irene, mereka hanya bisa berharap agar Irene dapat pulih kembali dari keterpurukannya


"Andaikan waktu bisa diputar kembali, maka aku berharap agar kejadian seperti ini tidak pernah terjadi" Ucap Athena pelan seraya melihat Irene yang terbaring di atas ranjangnya


"Mau bagaimana lagi, yang lalu biarlah berlalu,... Kita hanya bisa berharap semoga Irene dan Karla bisa kembali sehat dan lebih ikhlas dalam menerima kenyataan pahit ini" Ujar Karine seraya menepuk bahu Athena dan mengajaknya untuk keluar dari ruangan tersebut


Di sisi lain, Karla sedang berdiri menatap Jet Fighter yang biasa dikendarai oleh Gerald dan dirinya, ia berhalusinasi seperti melihat dirinya dan Gerald sedang bercanda untuk berebut mengendarai Jet Fighter mereka alias The Shadow


"Gerald...." Ucapnya lirih


Veronica memperhatikan temannya tersebut dari balik Jet Fighter miliknya


"Kenapa? Kenapa?? kenapa???!!!" Ucap Karla tertahan dan sesenggukan hingga membuatnya tak kuat untuk berdiri dan langsung ambruk


"Karla!" Veronica keluar dari persembunyiannya dan langsung memeluk Karla yang dalam posisi terduduk tersebut


"Veronica....." Ucap lirih Karla kemudian tak sadarkan diri


"Kau kenapa? Hei???" Tanya Veronica yang melihat tatapan kosong dari Karla


"Gerald..." Lirih Karla,


Ya, hanya nama Gerald yang keluar dari mulut Karla dengan tatapan kosongnya


To be continued