
REVIEW:
Yanto segera naik dan masuk kedalam kamarnya juga mengunci kamarnya. Dia hanya melakukan aktivitas seperti biasa yaitu rebahan dikasurnya. Sore telah tiba teman-temannya seperti biasa menghapiri rumah Yanto dan mengajaknya untuk pergi mengaji
NOW:
Yanto pun Bersiap-siap dan mengucapkan salam lalu berangkat ke mushola tempat ia mengaji. Teman-teman masih bingung dengan sikap Yanto yang berubah. Yanto sekarang seperti artis yang sering di bicarakan oleh banyak orang. Malamnya Yanto berbicara dengan Frank lewat alat komunikasi jarak jauh.
“ apakah kau tahu tentang ayahku Frank…??? “ Tanya Yanto.
“ aku tidak tahu hanya saja ada seorang pahlawan sebelum adanya organisasi PJ ini… “ jawab Frank “ mungkin… aku bisa membantumu untuk mencari asal-usul keturunanmu “
“ ok. Terima kasih… “ ucap Yanto
Yanto pun menutup percakapan dan tidur untuk melanjutkan aktivitas esok hari.
Keesokan harinya, Yanto dikejutkan dengan kamar yang seperti berubah arah dari awalnya berada dikiri sekarang berada dikanan seperti cermin. Tiba-tiba muncul monster dengan kekuatan bisa membalikkan ruangan atau area. Monster itu berbentuk seperti manusia tetapi hanya berbeda dari kulitnya saja, kulitnya berwarna abu abu, berambut hitam, dan tinggi 185cm.
“ hahahaha…kau akan mati sekarang “ ucap monster itu “ aku klins akan membunuhmu secepatnya…!!! “
“ heh… kau takkan bisa membunuhku…!!! “ ucap Yanto.
BOOMMM
Monster itu memukul dengan pukulan ledakannya.
Yanto terpental sampai keluar dari kamar. Untungnya Yanto jatuh dengan selamat. Yanto mengeluarkan tangan apinya dan menyerang balik dengan kecepatan kejutnya.
DUARRRR
Monster itu menghilang. Tiba-tiba monster itu ada dibelakang Yanto dan menyerangnya dari belakang.
BOOMMM
Yanto menghindar. Yanto kelelahan sampai dia ngos-ngosan. Monster tersebut mau menyerang lagi dari gerak-geriknya. Monster itu menyerangnya berkali-kali, dan Yanto hanya bisa diserang dan tak bisa menyerang balik. Yanto pun terkapar lemas ditanah dan mengerang kesakitan.
“ uuugghhhhh…!!! “ Yanto mengerang kesakitan.
“ hahahahaha… seharusnya kau tidak sombong dihadapanku. Aku klins akan membunuhmu secepatnya..!!! “ ucap klins sambil akan menyerang Yanto.
Tangannya kini telah berubah menjadi tangan lava. Monster merasakan hal yang berbeda dari yang sebelumnya, dia mempunyai firasat buruk. Yanto tiba-tiba berdiri terdiam.
“ selamat tinggal… “ ucap Yanto lalu dia menyerang monster itu dengan pukulan bertubi-tubi.
DUG DUG DUG
DUG DUG DUG
Monster itu hancur berkeping-keping dan menjadi abu. Area yang dijadikannya cermin berubah seperti semula.
“ aduh aduh… hari yang melelahkan “ ucap Yanto.
Yanto pun bersiap-siap untuk pergi kesekolah dan berangkat ke sekolah.
Sesampainya disekolah, Yanto diskors karena terlambat pergi ke sekolah. Yanto pun haru menghadap guru BK untuk meminta penjelasan dan pertanggung jawaban. Yanto hanya duduk dan mendengarkan guru BK berceramah. Tiba-tiba dia merasakan hal aneh, dibelakang bahu kanan guru BK ada sesuatu yang aneh dan tiba-tiba bahu kanan guru BK terluka seperti diserang oleh monster.
“ aaaarrgghhhhh….!!! “ guru BK mengeram kesakitan.
“ hah…??! “ Yanto masih heran siapa yang menyerang guru BK.
Muncul monster didepan Yanto secara tiba-tiba. Yanto langsung reflek membawa monster itu keluar ruangan ke tengah lapangan dan memusnahkan monster itu sekejap saja. Yanto pun terdiam ditengah lapangan, sedangkan guru BK dibawa ke klinik terdekat oleh guru lainnya yang sudah melihat kejadian tersebut.
“ kenapa dia menyerang guru BK..?? kenapa tidak aku saja…?? “ Yanto bingung.
Yanto langsung masuk kekelasnya. Bel istirahat berbunyi, yanto seperti biasa hanya dikelas tidur dengan posisi duduk dengan kepala diatas meja. Ternyata ada yang mengawasi Yanto dari tadi dengan kekuatannya dari jarak jauh yaitu Cooles.
“ hah ternyata dia bisa merasakan hawa keberadaan…! “ ucap Cooles
Cooles sekarang ada di laboratorium miliknya. Dia sedang meneliti monster ciptaannya yaitu monster yang tidak mempunyai suhu badan, hawa mengerikkan, dan hawa keberadaan di sebuah tabung kaca yang berisikan air hijau aneh yang didalamnya ada monster penelitiannya. Banyak penelitian yang dilakukannya. Dan bahan percobaannya, salah satunya adalah manusia. Cooles adalah makhluk yang sangat licik, dan lebih jahat dari pada tentara-tentara lainnya.
Beberapa jam kemudian bel pulang berbunyi nyaring, anak-anak pun keluar riang. Yanto berjalan ke parkiran sepeda tempat sepeda bmxnya berada. Yanto pun pulang dengan menggunakan sepeda bmx merah miliknya. Diperjalanan pulang Yanto bertemu dengan burung pipit yang hinggap dibahu kanan Yanto. Yanto yang menyadarinya langsung mengusirnya. Tiba- Tiba bahu kanan bekas burung pipit itu menghinggap terdapat cairan toxic yang berbahaya yang membuat Yanto kesakitan. Yanto terjatuh dari sepedanya dan terkapar ditanah. Burung itu tiba-tiba berbicara dan berubah menjadi monster dengan bentuk badan manusia dengan otot gorilla atau kingkong dan dia bisa merubah bentuk. Yanto tidak bisa merasakan hawa keberadaan simonster tersebut.
“ halo anak ingusan..!!! “ ucap monster tersebut.
“ ughhhh…!!! “ Yanto kesakitan “ aku akan membunuhmu…!!!!! “ Yanto berteriak lalu terbang dan bersiap untuk memukul monster dengan tangan lavanya.
TO BE CONTINUED