
semuanya pun terkejut dengan yang bagas ucapkan.
"gas , apa kamu ga salah bicara " kata viola dengan nada pelan.
"apa kau bilang... saya tidak akan setuju" jawab tante astrid.
"tapi saya setuju" sahut raka .
serentak suasana disana sangat berantakan .
"astrid.. apa apaan ini.. kalo kau tidak menuruti tante.. kau akan di coret dalam daftar keluarga ini dan kau juga akan kehilangan perusahaan milik keluargamu, hahahahaha" ungkap tante astrid.
"dasar benalu" sahut bagas dengan begitu tenang. Semua yg ada disitu terdiam .
"memang semuanya sudah hilang kan tante, semenjak tante ikut campur urusan keluarga ku.. semuanya cuma tinggal abu" ujar astrid dengan nada tinggi.
"kauu... ingin mempermalukan tante di depan ahli waris keluarga stefanson hah" jawab tante astrid sambil berdiri.
"aku akan pergi bersama bagas... silahkan nikmati kekayaan keluarga ku , sampai kau tersadar sendiri, betapa memalukannya hidupmu dengan merebut hak orang lain "ujar astrid sambil menarik tangan bagas keluar rumah.
lalu mereka semua keluar , tiba tiba stefan mengejar viola .
"vivi... tunggu aku .... aku bisa jelasin semuanya vi.." ujar stefan.
violapun mengacuhkan panggilan stefan.
viola dan yg lainnya langsung masuk kedalam mobilnya. lalu mereka pergi meninggalkan kediaman astrid .
"viola.. kau akan tau akibatnya bila membuang ku " ujar stefan.
lalu tante astrid keluar rumahnya dan menghampiri stefan.
"bagaimana ini tuan muda " ujar tante astrid.
"tante maya , aku pasti akan mendapatkan astrid, aku cuma butuh waktu " ujar stefan.
lalu stefan pun pergi meninggalkan rumah astrid.
sesampainya di rumah viola....
mereka semua duduk di ruang tamu..
"kak.. dari tadi kau hanya diam" tanya bagas.
"gas.. sepertinya dia bakalan melakukan tindakan bodoh untuk mencelakai kita semua " ujar viola.
"kakak.. tenang.. aku akan bantu kakak.. apapun itu yg akan terjadi... kita harus tetap bersama.. kita adalah adik kakak, mana bisa aku hanya diam melihat kakak ku menderita" ujar bagas dengan tegas.
"setiap ucapan yg selalu kamu bilang, semua selalu benar , dari dulu sampe sekarang , kakak hanya ingin mendengarkan pendapatmu , dan sekarang juga kakak tersadar... oleh ucapan mu lagi , makasih adikku" ujar viola sambil menangis.
malam itu adalah malam yg kacau..
pikiran viola selalu dihantui tindakan stefan yg selalu gegabah.
keesokan harinya... di pagi hari.
"mana bagas " tanya viola kepada raka.
"sepertinya masih di kamar" ujar raka.
lalu viola menghampiri bagas didalam kamar .
"gas.. kamu kenapa " tanya viola sambil menghampiri bagas yg terdampar di atas kasur.
"gapapa ka.. mungkin kecapean aja" ujar bagas . lalu astrid datang menghampiri bagas dan viola .
"kak viola .. ijinkan aku untuk merawat bagas " ujar astrid sambil memohon.
"baiklah.. kakak titip bagas sama kamu yah , kakak sekarang harus pergi ke kantor bersana sarah , dan kakak juga akan mengajak raka " ujar viola.
"iya ka.. raka pasti bisa di andalkan , tenang saja .. dia juga sangat pintar kalo masalah bela diri" jawab bagas.
"hmm.. iya , kakak pergi dulu ya.. jangan lupa makan, langsung minum obat"kata viola sambil mengecup kening bagas dan berbisik. " kakak sayang kamu gass.." dengan nada pelan.
lalu viola pun pergi meninggalkan kamar bagas. dan hanya tinggal astrid dan bagas .
viola menghampiri sarah dan raka.
"vi.. kenapa bagas " tanya sarah.
"kalo begitu.. aku gak usah ikut , aku yg rawat bagas saja " ujar sarah.
"tak perlu.. astrid sudah merawatnya, kau ikut saja dengan ku"jawab viola.
sarahpun hanya terdiam ...
lalu sehabis makan , mereka bertiga langsung berangkat menuju kantor.
"gas , kamu makan dulu yaa" kata astrid
"ga enak banget , ga kerasa apa apa trid , kamh aja yaa yg aku makan" kata bagas.
"ihhh... kamh tuh harus makan, dagingku ga enak , asem.. tau" jawab astrid.
"masa iya asem, orangnya manis begini ko dagingnya asem sih " ujar bagas.
"ihhh.. udab sakit gini.. masih bisa aja.. ngegombalin akuu... makan dulu yaa.. aku suapin dehh" ujar astrid sambil mengambil piring makanan.
"ah gabakalan ... sembuh kalo cuma disuapin mah " ujar bagas sambil senyum.
" terus gimana dong" tanya astrid.
bagaspun menarik astrid dan menundukan kepala astrid ke arah dada bagas .
"dengarkan ini... " kata bagas
"itu... jantung kamu bagas" jawab astrid.
"aku pengen kamu cium aku" jawab bagas.
" emangnya bakalan sembuh" tanya astrid
"pastilah.."ujar bagas sambil senyum.
astridpun hanya senyum , lalu mencium bagas dengan penuh cinta .
"gimana udah sembuh" tanya astrid.
" ko.. merinding sih " jawab bagas.
"lah.. emangnha aku hantu" jawab astrid.
viola , sarah dan raka sebelum ke kantor , mereka pergi ke bank dulu . sarah ingin membawa uang untuk investasi hari ini.
mereka pun langsung masuk kedalam bank . tiba tiba segerombolan orang memakai topeng datang dan menerobos keamanan bank . mereka membawa senjata api .
" angkatt tangan semuanyaa... semuanyaa merunduk dan tiarap... kalo bergerak sedikitpun .. kalian semua akan saya tembak " ujar perampok itu.
" kak vivi... jumlah mereka hanya 5 orang , seharusnya tidak masalah , kalo aku menghajar mereka semua" ujar raka dengan nada pelan.
"ka.. kau ini ceroboh , mereka membawa senjata.. kau bisa kena tembak" jawab viola dengan pelan juga.
"saya butuh seorang sandra disini , polisi sudah mengepung kita semua , ayo siapa .. kesini sendiri"ujar perampok itu.
"bos , bagaimana kalo perempuan itu aja bos , dia cantik banget" kata anak buah perampok itu sambil menunjuk ke arah sarah .
"hahaha... otakmu memang cerdas.. selain dia cantik.. tapi liatlah... kita juga bisa bersenang senang dengan dia , cepat bawa dia " ujar perampok itu.
lalu 2 orang perampok datang menghampiri sarah , sarah sangat panik.
disitu raka langsung menghajar mereka berdua , senjata yg mereka gunakan , raka ambil alih.
"raka... makasih" ungkap sarah didalam hati. "dia ceroboh" kata viola.
"dasar bocah , beraninya kau menghajar temanku , kau akan kubunuh disini juga" ujar perampok itu sambil mengangkat senjatanya.
keadaan di luar bank..
"woy.. apa yg kau lakukan.. kalau kau berani menembak orang , kami dari kepolisian tidak akan membiarkan anda hidup hidup" kata polisi itu dari luar ..
lalu terdengar suara tembakan di dalam bank . dan semua orang yg ada di bank menjerit.
DORRR.....
"rakaaaaaaaaaaaaa......." kata viola.
"ra...kaaaa ........ " kata sarah..