
Mereka bertigapun masuk ke kampus tersebut.
"ya udah kalian cari kelas masing masing , soalnya aku dah telat nih.. kayaknya dah ada dosen , dahh" ujar sarah sambil pergi.
"dimana kelas kita yah" tanya raka.
"kalo gua tau juga.. dah kesana ka" jawab bagas.
tiba tiba datang seorang perempuan menghampiri mereka berdua.
"bagaskan..." tanya wanita itu.
"eh.. kamu..stefani kan" jawab bagas.
"aduh.. ternyata ngampus disini juga" kata stefani. raka hanya bengong dan berkata di dalam hati. "wahh si bagas, diam diam dah dapet gebetan.. hmm katanya mau nyariin dia... dasar buaya" .kata raka di dalam hati.
"kamu kelas mana" tanya stefani.
"arsitektur.. kamu tau" jawab bagas.
"wahh.. ko bisa sama sih.. ayo ikut aku" ujar stefani sambil menarik tangan bagas dan meninggalkan raka.
"weyyy... gua di tinggalin nih.. yaelah.. kalo udah sama cewek.. dia lupa sama temen sendiri" ujar raka sambil mengikuti mereka berdua.
setibanya dikelas ... bagas terkejut melihat seseorang sedang duduk di bangku kelas paling depan.
"ya tuhan... itukan astrid" ujar bagas didalam hati.
astrid tidak melihat bagas karna sedang membaca buku dan melihat kebawah meja.
saat bagas hendak ingin menghampiri astrid , tiba tiba dosen datang .
lalu stefanipun menuntun bagaz ke bangkunya .
4 jam kemudian... pelajaran pertama selesai.
"untuk hari ini , kelas dibubarkan, silahkan istirahat" ujar dosen tersebut.
astrid langsung pergi keluar tanpa melihat kesamping kebelakang.
lalu bagaspun ingin mengikutinya tapi stefani mengajak makan bagas di kantin.
"gas.. ayo kita makan siang dulu" ujar stefani.
" aku nanti nyusul ya.. kamu sama raka dulu.. aku mau... ketemu sama kakak dulu di depan" sahut bagas.
"hmm.. ya udah.. duluan ya" ujar stefani.
"ga di ajak nih" kata raka.
"hmmm... iya ayoo" jawab stefani sambil jalan . bagaspun kembali mengejar astrid yg entah sudah kemana.
lalu saat bagas menuju parkiran..
bagas melihat astrid sedang berjalan sendiri diparkiran.
"astrid... astrid... " ujar bagas sambil berteriak. lalu astridpun melihat ke arah belakang .
"ba.. ba.. bagas.. apa itu beneran kamu" ujar astrid sambil heran.
bagaspun menghampiri astrid...
"huh... astridkan" ujar bagas.
astridpun menangis dan memukul bagas.
"hey.. hey.. kenapa nangis.. kita baru ketemu lagi loh" tanya bagas .
"aku cuma gak nyangka aja.. bisa ketemu lagi sama kamu" jawab astrid.
"kenapa kamu ga nepatin janji kamu lagi, kenapa kamu gak kembali trid.." tanya bagas.
"maafin aku gas... aku.. aku dah bikin kamu kecewa.. maafin aku gas" kata astrid.
"trid.. kenapa.. apa yang terjadi" kata bagas sambil menenangkan astrid dan mengajak duduk di bangku halte yg ada di parkiran.
"gas , aku dah di jodohin , sama tante aku"kata astrid.
" tante.. orang tua kamu bagaimana" tanya bagas dengan sedikit penasaran.
" orang tuaku kecelakaan gas , mereka meninggal , dan sekarang perusahaan beralih tangan ke tante aku gas " jawab astrid .
" kenapa bisa begini... harusnya kamu yg dapetin itu trid" ujar bagas.
" aku juga ga tau gas... dan tante aku.. menjodohkan aku dengan seorang pria sukses katanya , aku ga mau gas , aku dah coba kabur beberapa kali, tapi selalu gagal " jawab astrid
"siapa pria itu.." tanya kembali bagas.
" apa kamu pernah bertemu...atau mungkin juga tau siapa dia" tanya bagas.
"dia keluarga stefanson , keluarga paling di hormati di kota ini.
" hah... apa ... ga mungkin" ujar bagas mendengar perkataan astrid.
" knapa gas.. apa kamu tau" tanya astrid.
"stefanson itu.. adalah ayah dari anaknya yg bernama stefan dan putrinya yg bernama stefani , stefan itu kekasihnya kakak ku trid" jawab bagas sambil menggelengkan kepala.
" jadi stefan itu.. pacarnya kakakmu" jawab astrid .
" iya.. tenang saja .. aku bakalan bantu kamu trid " ujar bagas .
" malam ini adalah , malam pelamaran keluarga stefan... mereka akan datang kerumahku.. jam 7 malam, aku harap kamu datang kesana dengan rencana kamu" ujar astrid.
" iya astrid , kamu gak udah hawatir.. aku akan selalu ada buat kamu" jawab bagas.
"aku jadi teringat hari itu... gas" kata astrid. " janji kita ya " jawab bagas.
" iya.. dan malah aku yg ingkar sekarang" jawab astrid .
"kamu gak ngelanggar ko...kita masih bisa sama sama , asalkan kita tetaplah jadi kita , jangan dengarkan mereka" kata bagas sambil memeluk astrid.
akhirnya bagas dan astrid bertemu .
lalu bagas punya rencana untuk membatalkan lamaran stefan kepada astrid . bagaspun membawa astrid pulang kerumah bagas , dan mereka pun bertemu dengan viola. lalu astrid menceritakannya kepada viola. viola sempat menangis karna merasa tidak percaya. lalu akhirnya viola mengerti apa maksud dari stefan ini.
suara mobilpun terdengar.....
sarah dan raka tiba dirumah.
lalu raka terkejut melihat ada astrid dirumah , sarah hanya diam dan membisu.
mereka semuapun merencanakan sesuatu untuk malam nanti , skenario akan dimulai malam nanti.
astridpun diantarkan pulang oleh bagas .
lalu bagaspun kembali kerumah viola.
18.30
"semuanya sudah siap" kata viola.
"siapppp...." jawab raka yg paling keras.
"ayo berangkat" kata viola.
mereka semua langsung pergi berangkat menuju kediaman astrid. tak butuh waktu lama mereka semua sudah sampai di halaman depan rumah astrid.
"itu ... benar benar mobil stefan" ujar viola. "ayo masuk ka" kata bagas.
mereka berempatpun masuk kedalam , sempat dipersulit oleh keamanan yg ada disitu. tapi bagas dan raka mengahajar mereka semua .
Di dalam rumah astrid...
" jadi bagaimana astrid.. apakah kamu mau menikah denganku" kata stefan.
" aku .. aku..." kata astrid.
" ayo astrid jawab... cepat bilang saja mau" kata tante astrid .
tiba tiba......
"apa apaan ini stefan..." ujar viola yg datang langsung dan menerobos masuk.
"vi..vi.. viola , kenapa kamu disini" tanya stefan.
"ternyata bener ... kamu ini hanya seorang pecundang" kata viola.
"ada apa ini... siapa wanita ****** ini" ujar tante astrid.
" siapa yg kau sebut ******" ujar bagas.
" bagas..." kata astrid .
" kepada keluarga besar stefanson.. tolong jelaskan , apa maksud dari semua ini " tanya sarah dengan nada tegas.
lalu astridpun menghampiri bagas dan berkata kepada tantenya...
" tante , aku tidak mau di jodohkan dengan orang berengsek seperti dia, aku ingin menikah dengan seseorang , tapi bukan dia " ujar astrid dengan nada tinggi.
"lalu ... siapa yg kau pilih... siapa yg ingin menikahimu dalam keadaan tragis dan miskin begini.. kamu sudan tak punya apa apa , bahkan orang tak waraspun akan berpikir dua kali untuk hal ini" jawab tantenya.
" aku.. yang akan menikahinya " jawab bagas membuat semua yg ada disitu terkejut.