
Suga dan Irene pun saling menatap. Karena Suga mengenali pria yang sedang beradu ranjang dengan dua orang cewek itu, dia pun mulai naik pitam, dan dia pun berteriak.
"WOI..... NGAPAIN LU DISINI.?.". Dengan marah Suga berteriak keras.
Mereka semua pun terkejut karena teriakan Suga. Sontak mereka pun menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka yang sudah polos tanpa busana .
"Sayang siapa dia, Kok bisa di dalam kapal mu sih?". Dengan nada manja, Salah satu dari wanita itu bersuara.
" Wah kapal mu ya....!". Ternyata lo mau gue lempar kelaut sekarang juga..". Dengan seringainya Suga pun mengejek.
" Jadi ini sebenarnya kapal punya siapa..."?,Tanya Irene dengan bingung.
"Menurut mu..." punya siapa....?". Suga sedikit jengkel dengan pertanyaan Irene.
" Ada apa ga?..... berisik amat...?". Tiba-tiba Jimin datang dan membuat suasana menjadi makin keruh.
Jimin pun melihat Jian yang sebagai asisten dari keluarga Suga di sana dengan dua wanita sekaligus.
"Wah... tempat lu di pakai mesum asisten lu ga!". Ejek Jimin
" Ah diam lu Jim... berisik lo...". Jawab dengan kesal.
" Oke deh gue pergi....". Jimin pun pergi meninggalkan Suga dan yang lain.
" Gue urus lo nanti...!". Ancam Suga.
" Ayo Ren kita ke kamar yang lain aja.!". Suga pun menarik Irene dan mengajaknya ke kamar lain.
Asisten nya pun merasa bingung apa yang akan dia jelasin nanti kepada bos mudanya itu. Kedatangan Suga yang begitu tiba-tiba membuat asisten dan wanitanya itu kebingungan.
Sementara di kamar lain Suga dan Irene merasa sedikit canggung,
"Ga... lu gak keluar...! kan gue mau ganti baju...!".Kata Irene
"Gak gue mau lihat lo ganti baju". Canda Suga.
"Mesum lo ga....". Jawab irene sambil meledek.
" Dasar gila lu ga... gue gak bisa kayak gitu ga...lu sendiri aja". Jawab irene dengan ketus
" Sendiri mana bisa Ren....". Jawabnya dengan muka sok sedih,
" Jepitin aja tuh batang lu ke pintu.... kan lebih hot...". Irene meledek Suga
"Kejam sekali lo Ren... tega lo biarin gue tersiksa...".
" Sana..ah... gue mau buka baju nih...". Kata Irene dengan sedikit jengkel karena Suga masih aja di dalam kamar.
" Ayo lah Ren... please....". Suga masih saja merayu.
" Ah serah lu deh... gue gerah mau ganti baju..." Irene pun ahir nya membuka bajunya.
Sedang kan Suga masih menatapnya sampai menganga karena melihat tubuh Irene.
"Rren.. lu sengaja menggoda gue ya...".
" Siapa juga yang menggoda lo...gue kan cuma mau ganti baju aja ga". Tegasnya
Karena melihat tubuh Irene yang membuatnya sedikit terangsang , Suga pun mendekati Irene dan memeluk nya erat.
"Apaan sih lu ga... ?". Jangan gangguin gue dong..". Irene berusaha melepaskan pelukan dari suga.
" Bantuin gue dong Ren.... gue gak tahan nih... udah di ujung...". Pinta nya dengan melas.
" Oke... gue bantuin lo... tapi abis itu lo harus jujur sama gue..". Permintaan Irene membuat suga sedikit kebingungan.
" Oke... ". Tanpa pikir panja Suga pun menyetujui keinginan Irene,
Tanpa basa-basi Suga pun menerkam tubuh Irene , dan menjatuhkan tubuh Irene di atas ranjang.
Karena Irene ingin mengetahui sesuatu dari surga, Ia pun menyetujui permintaan Suga. Karena di dalam fikirannya , Dirinya sudah tak lagi suci jadi tidak lah masalah buatnya,
Irene pun membantu suga untuk melepaskan ***** birahinya . Karena pakaian irene yang sudah di lepasnya tadi , Suga lebih mudah untuk menikmati tubuhnya