Pilot Is My Husband

Pilot Is My Husband
Episode 12



Bangun nggak lo cay, kalo dalam itungan ke 3 lo gak bangun juga gue siram lu " Ancam cyntia


" Satu .... dua.... dua setengah ... ti...."


" Iya nih udah gue udah bangun mau apa lagi lo? " cay akhirnya bangun, cay bangun terpaksa karna ia tak mau kasurnya basah krn cyntia tipikal orang yang jika bilang sesuatu maka ia akan penuhi..


" Cepet mandi udah gitu langsung cus kampus" Ucap cyntia.


Tak selang beberapa waktu lama akhirnya mereka berdua pergi ke kampus dengan mengendarai mobil sport masing masing. Mereka datang ke kampus sedikit terlambat tapi untungnya dosen belum masuk ke kelas mereka sehingga mereka masih selamat. Mereka berdua belajar dengan giat dan sungguh sungguh karna bagi mereka belajar adalah yang utama. Jadwal kuliah pun selesai dan tiba tiba saja hp cay bunyi menandakan ada pesan masuk.


" Sekarang saya jemput ke kampus " Pesan dari nomor yang tidak cay kenal. Cay hanya mengabaikan pesan dari orang itu lagi pula ia tak tahu siapa yang mengirim pesan itu bisa saja orang salah kirim. Saat cay akan pergi ke tempat parkir tiba tiba hp cay bunyi lagi


" Saya sudah diparkiran, saya tunggu kamu " Pesan kedua masih dari nomor yang sama


" Anda siapa? mau apa anda mencari saya?" Balas cay karna takutnya yg mengirim pesan itu orang yg mengintainya


" Reyhan Angkasa Putra" tegas rey


Dan kini rey tengah jadi pusat perhatian semua mahasiswi dikampus itu. Bagaimana tidak menjadi pusat perhatian rey yg di kenal juga byk org dan juga rey sangat tampan, gagah, kaya, pengusaha pula.


" Ayo cepat masuk " Cay baru saja melihat rey yg sedang bersender di mobil mewahnya itu.


" Aku juga bawa mobil , bawa mobil masing masing aja" Cay menolak ajakan rey karna ia masih canggung jika harus berdekatan dengan rey.


" Mobil kamu biar orang saya aja bawa, kamu masuk mobil saya !" tegas cay.


Tanpa banyak bicara akhirnya cay masuk ke dalam mobil rey. Cay tidak tahu menau ia aka dibawa kemana . Di dalam otak cay berkecamuk berbagai ekpektasi dan ketakutan. Baginya rey orang yg belum lama ia kenal, cay masih takut dan juga ragu.


Kini mereka sudah di tempat yang di tuju. Rey sudah mempersiapkan segalanya, kali ini rey berusaha untuk mengalah dan berdamai dengan segala keadaan . Rey berusaha menerima semuanya mungkin ini adalah jalan terbaik yang sudah tuhan berikan kepadanya dan rey hanya perlu menjaga .


" Selamat malam " Pelayan membukakan pintu restoran juga membungkuk tanda hormat.Tanpa membalas ucapan pelayan itu rey langsung saja masuk dan juga duduk ditempat yg sudah ia pilih


" Kamu mau makan apa?" tanta rey


Diselang menunggu


" Saya mau ngomong penting sama kamu" ucap rey "


" Yaudah tinggal ngomong aja" jawab cay singkat


" Saya akan berusaha menjadi suami yang diharapkan sama kamu, saya akan berusaha menjadi sosok pria yang kamu impikan jadi tolong jika ada apa apa atau saya salah ingatkan saya. Mungkin memang kita di jodohkan tapi untuk saya pernikahan adalah hal yang tidak boleh diremehkan maka dari itu saya ingin menikah sekali dalam seumur hidupku " Ucap rey dengan serius. Cay hanya bisa melongo mendengar setiap ucapan rey karna ia tak menyangka rey akan membuka diri untuk.cay.


" Menurut kamu bagaimana?" Tanya rey


" Ya, okey. Aku akan berusaha menerima semuanya aku harap kamu tidak akan pernah memain mainkan pernikahan " Jawab cay. Karna cay pun hanya ingin menikah satu kali ia tak ingin pernikahannya gagal walaupun ia belum mencintai pria itu.


Ditengah obrolan mereka makanan mereka datang.Cay dan Rey langsung melahap makanan masing masing. Jujur saja saat ini cay lapar karna ia belum makan siang dan sekarang sudah melewati jam makan siangnya itu. Setelah mereka selesai makan mereka memutuskan untuk langsung pulang dan mengantarkan rey.Namun saat akan masuk mobil tiba tiba wanita cantik menghampiri rey dan melingkarkan tangannya di tangan rey.


"Sayang, kamu kenapa gak angkat telepon aku? aku ke kantor pun selalu aja staf mu bilang kamu pergi " ucap wanita itu


" Lepaskan tanganmu! " titah rey


" Gak mau, aku tuh kangen sama kamu tau gak" Dengan manja wanita itu terus menggoda rey


" Saya bilang lepaskan tangan kamu, dan asal kamu ingat kita sudah tidak punya hubungan apa apa ! " Rey melepaskan tangan wanita itu dengan kasar . Ternyata wanita itu adalah Jeehan Alexander mantan rey sekaligus model terkenal.


" Ayo cay cepat masuk" pinta rey


Akhirnya mereka meninggalkan jeehan. Dalam mobil cay hanya diam, entahlah ia merasakan hawa panas ketika mendengar wanita itu menyebut rey dengan kata sayang.


" Saya bisa jelasin semuanya " Rey memecah kesunyian diantara keduanya


" Gak perlu ada yang dijelasin , aku juga gak papaa" jawab cay singkat


Rey tidak mempermasalahkan hal itu, karna pikir dirinya itu tidaklah hal penting untuk di bahas . Karna sekarang mereka akan memulai kehidupan yang baru toh baginya itu hanya masalalu . Akhirnya mereka sudah sampai dikediaman cay, rumah cay pun tak kalah mewah dari rumah rey. Malam itu rey langsung pulang dan tidak mampir terlebih dulu karna ada hal yang mesti ia kerjakan.