Pilot Is My Husband

Pilot Is My Husband
Episode 11



" Ekhem " Sura cay membuyarkan lamunan rey. Rey yang terpana akan kecantikan cay. Detak jantung rey sangat berdegup kencang bahkan mungkin saking kencangnya ibunya bahkan mendengar detak jantung putranya.


" Cantik ya rey " Goda sang ibu.


Rey hanya membalik kan bola matanya jengah karna ibunya itu terus menggodanya. Ibu rey mengetahui bahwa anaknya sedang terpesona akan kecantikan calon menantunya itu.


" Perfect sayang" mama Cay memuji akan kecantikan putrinya itu.


" Masa sih mah? " Cay gugup karna tak sengaja matanya terkunci dengan mata elang rey.


" Cantik banget malah Cay, iya nggk rey?" Goda mama rey


" Iya mah" Tanpa sadar rey memuji cay.


Cay terkejut dan langsung blushing cay tidak menyangka bahwa rey akan mengatakan ia cantik. Bahkan jika saja cay tau kalau dalam hati rey , Cay lebih dari cantik . Mungkin Bidadari pun akan cemburu karna kecantikan cay.


" Sekarang giliran kamu rey cobain baju kamu" Tanpa dipinta rey langsung menuju ruang ganti dan memakai tuxedo senada dengan gaun cay.


Tuxedo yang digunakan rey begitu sangat pas di tubuh rey yang seperti roti sobek. Kini giliran cay yang terpana akan ketampanan rey, rey yang begitu terlihat dewasa dan juga ketampanannya itu tidak ada yang menandingi.


" Eh cay, biasa aja kali jangan sampe ngeces gitu. Malu tau gak" Goda sang mama.


Tanpa sadar cay mengelap air liurnya dan benar saja di bibir mungilnya ada air liur yang menjutai melambai lambai.


" Iya ya, gak sabar deh buat nimang cucu " Ucap mama cay


" Apasih mah udah ngomongin cucu aja, nikah juga belum mah " Cay pikir belum juga ia menikah tapi ibunya sudah membahas masalah cucu. Jatuh cinta pun belum ini apa lagi dengan anak memikirkan juga belum.


Hari mulai sore tak terasa kedua keluarga itu menghabiskan waktu bersama. Membahas tentang segala persiapan pernikahan karna mereka sudah tak ingin ribet apalagi pernikahan mereka akan dilaksanakan minggu depan. Pernikahan yang akan dilaksanakan pun tak akan mewah karna cay tak ingin pernikahannya mewah lagi pula yang menghadiri pernikahan cay dan rey hanya kerabat dekat dan mungkin hanya sahabat kedua mempelai.


Kedua keluarga itu pun akhirnya pulang ke rumah masing masing. Yang awalnya mamanya rey meminta untuk rey mengantarkan pulang cay namun ditolak oleh cay karna beralasan bahwa ia membawa mobil dan ia tak ingin mobilnya ditinggal di butik. Jika saja rey memaksa bisa saja rey menyuruh anak buahnya untuk membawa mobil cay , tapi sayangnya hari ini rey masih enggan untuk mengantar calon istrinya.


*********


Pagi ini cuaca sangat cerah membuat semangat untuk melakukan berbagai aktivitas. Namun berbeda dengan wanita yang sedang meringkuk dikasur kesayangannya itu. Rasa rasanya ia malas untuk bangkit dari kasurnya, bahkan ia berniat untuk bolos kuliah. Jika saja sahabatnya itu tak meneleponnya berkali kali bisa saja ia masih terlelap tapi sahabatnya mengganggu mimpi indahnya dan memaksa untuk bangun dan siap siap untuk pergi kuliah. Dan kini Cyntia sudah berada dikamar cay ngomel ngomel karna sudah sejak tadi membangunkan cay tapi cay masih saja tidur dengan nyenyak.


" Bangun nggak lo cay, kalo dalam itungan ke 3 lo gak bangun juga gue siram lu " Ancam cyntia


" Satu .... dua.... dua setengah ... ti...."


" Iya nih udah gue udah bangun mau apa lagi lo? " cay akhirnya bangun, cay bangun terpaksa karna ia tak mau kasurnya basah krn cyntia tipikal orang yang jika bilang sesuatu maka ia akan penuhi..


Jangan lupa tinggalin jejak ya, komen , like..👍