Ordinary Human

Ordinary Human
CHAPTER 7 : "PEMBULIAN"



Besoknya seusai pesta....


Totingham memasuki sekolah seperti biasa, tetapi dikoridor saat menuju kelasnya dia melihat Antonio dan teman-temannya dihadang oleh para murid kelas super yang dipimpin oleh Robert.


Antonio :"Robert Apa-Apaan ini... Kenapa kau memblokir jalan kami menuju kelas? ( ಠ⁠_⁠ಠ⁠)...


Robert :"Kelas? Hey ayolah mari bermain dengan kami sebentar...


(⁠ ⁠ಠ⁠ ⁠Д⁠ ⁠ಠ⁠ ⁠) (ucap Robert kepada Antonio)


Totingham yang melihat kejadian itu langsung menghampiri mereka....


Totingham :"ROBERTT... Tidak takut kah kau atas hukuman sekolah?


Robert :"UNTUK APA? AKU BISA TERBEBAS DARI SETIAP HUKUMAN DI SEKOLAH INI !!!


Antinio :"Benarkah? Apakah kau mau aku menelpon seseorang lagi?


Robert :"Kau kira aku takut? ಠ⁠ ͜⁠ʖ⁠ ⁠ಠ


(Robert perlahan mendekati antonio lalu berbisik padanya)


Antonio :"(terkejut) (⁠ꏿ⁠﹏⁠ꏿ⁠;⁠)


(Antonio seakan syok mendengar apa yang Robert bisikan).


Robert :"AHAHAHAHAHA.... SEKARANG APA YANG BISA KALIAN LAKUKAN?


Totingham :"(heran dengan apa yang tadi dibisikkan oleh Robert) Antonio? Kau baik-baik saja?


Antonio terdiam mematung...


Totingham :"ANTONIOOO !!! (⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ


Robert :"Sudahlah Totingham... Dia sudah tidak bisa melindungi kalian HAHAHAHA... (Tertawa dengan puas)


Libra :"Lalu dimana para guru? Apa tidak ada diantara mereka yang melewati jalan ini?


(Heran dengan situasi yang terjadi)


Robert :"Guru? Tenang saja... Mereka tidak akan mengganggu kita, karna Ayahku sudah mengurus mereka hehe... (Senyum licik). (⁠ ͡⁠°⁠ ͜⁠ʖ⁠ ͡⁠°⁠)


Ternyata disisi lain sekolah, para guru sedang mengadakan rapat yang dipimpin oleh Wakil Kepala sekolah.


* Bagi kalian yang bertanya dimana kepala sekolah?


*KEPALA SEKOLAH disini adalah pemimpin dari 5 sekolah. Dari SMA SUPER 1 sampai SMA SUPER 5.


*Jadi yang memimpin SMA SUPER 3 merupakan Wakil kepala sekolah.


Oke lanjut...


Totingham :"*Sialan apa yang harus kami lakukan? (Dalam hati).


Libra :"Kau... kau pikir apa yang bisa kau lakukan?... Kau takkan bisa membuli kami dengan kekuatanmu (Mencoba menggertak).


Robert :"Kekuatan kami? AHAHAHA... Kami tidak akan sudi menggunakannya hanya untuk menghabisi kalian... (⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)


(Semua orang yang bersama Robert tertawa mengejek mereka)


Tiba-tiba robert maju dan memukul Antonio tepat di perut.


Antonio :"URGHH... (Terkena tamparan tepat diperut)


Totingham :"ANTONIOOO...


(Langsung menangkap Antonio yang hampir jatuh)


Robert :"AHAHAHA LEMAHH !!!


Libra :"SIALAN KAU... KAU KIRA KAMI TAKUT HAHH?? (⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)


(Maju ingin memukul robert)


Tapi Libra ditahan oleh Kawanan Robert lalu mulai dipukuli oleh mereka.


Totingham yang melihat Libra yang dikeroyok pun akhirnya ingin membantunya.


Totingham :"Stella, Erika... Tolong pegang Antonio...


(Menyenderkan Antonio didinding lalu maju membantu Libra yang mulai babak belur dikeroyok)


Robert :"(menghalangi totingham) Eitss... Mau kemana? Kau bermainlah denganku (mengepalkan tangannya).


(⁠ ͝⁠°⁠ ͜⁠ʖ͡⁠°⁠)⁠ᕤ


Totingham :"(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠) SIALANNN...


(Maju kearah Robert)


*BRAKKK


Ternyata tak terduga, Robert Tiba-tiba terkena serangan...


Robert :"ARGHHH... (Terjatuh kelantai lalu terguling dan menghantam dinding)


Totingham :"EHH...? (⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)


*Semua orang terkejut termasuk Totingham...


(⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)(⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)(⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)(⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)(⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)


"BOO...BOO...BORISSSS !!!"


(Ucap seseorang yang terkejut melihat kehadiran Boris)


Ternyata sebelum Totingham maju menghadapi Robert, Boris tiba-tiba datang dan langsung mendaratkan pukulan tepat di pinggang Robert dari samping.


Boris :"KU KIRA ADA KERIBUTAN APA, TERNYATA KALIAN SEDANG MEMBULI TEMANKU.... APA KALIAN BOSAN HIDUP HAHHH ??? (⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)


Melihat Boris yang tiba-tiba datang mereka semua yang tadinya mengeroyok Libra akhirnya berlarian kocar-kacir termasuk Robert...


"SE... SEE... SELAMATKAN DIRI KALIAN... DIA ITU MONSTERRR !!!"


(Kata satu orang dari pihak Robert).


Totingham :"Boris...? Kau sudah sembuh?


Boris :"Aku keluar rumah sakit semalam hehe (tersenyum) (⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧


(Lalu menghampiri Libra yang tersender di dinding karna babak belur dikeroyok dan merangkulnya)


Totingham :"Baguslah, juga kami berterima kasih karna telah membantu kami hehe... (⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)


Boris :"Aku tak menyangka bahwa mereka akan melakukan sejauh ini...


ಠ⁠益⁠ಠ. Jika nanti terjadi hal seperti ini lagi, kalian panggil lah aku... Aku akan menjadi tameng kalian mulai sekara.


Totingham :"Borisss.. (terharu dengan apa yang dikatakannya) ಡ⁠ ͜⁠ ⁠ʖ⁠ ⁠ಡ


Boris :"Lagipula kita kan Teman hehe...


(⁠✿⁠^⁠‿⁠^⁠).


Antonio :"Boriss... Terima kasih. (Menunduk) kami tak akan tahu apa yang akan terjadi bila kau tidak datang tadi. (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)


Boris :"Sudahlah itu memang hal yang harus dilakukan seorang teman (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠). Mari aku antar kalian menuju kelas...


*Yang bertanya Gian kemana, dia belum datang ke sekolah hehe... (⁠◠⁠‿⁠◕⁠)


Sesampainya di kelas normal, Boris kembali menuju kelasnya...


Libra :"Untunglah ada dia (Boris)... Jika tidak, aku akan berakhir di pemakaman.


(Masam) (⁠^⁠_⁠^⁠メ⁠)


Stella :"Aku sudah tak tahan dengan semua ini... Dimanapun kita berada, kita hanya akan jadi bahan bulian. (⁠。⁠•́⁠︿⁠•̀⁠。⁠)


Erika :"Ya bagaimanapun kita sudah di cap oleh orang-orang sebagai produk gagal (Tambahnya semakin membuat suasana kelas suram).


Totingham :"(melihat keadaan dari teman-temannya yang menyedihkan). Guys... Sudahi kesedihan kalian... Lagipula semua sudah terlewat. Dan sekarang tak ada lagi yang harus di khawatirkan, karna Boris sudah berjanji melindungi kita (⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧


(Tetap berpikir positif).


*Disini Totingham tidak bermaksud mengambil keuntungan dari boris ya guys, tapi cuma itu yang bisa ia katakan untuk membuat teman-temannya kembali tenang hehe... (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)


Oke lanjut....


Semuanya mengangguk...


Tiba-tiba Gian yang sedari tadi tidak ada akhirnya datang.


Gian membuka pintu kelas lalu terkejut melihat teman-temannya yang babak belur...


Gian :"Ada apa dengan kalian? Apa kalian bertemu bandit saat menuju sekolah? (Bertanya dengan muka polos). ༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽


Semua orang...


(⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ(⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ(⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ(⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ


Libra :"HEYYY DARI MANA SAJA KAU...


(⁠눈⁠‸⁠눈⁠)


Gian :"Aku? Apa ada yang aku lewatkan?


(Ucapnya dengan kebingungan). (⁠•⁠ ⁠▽⁠ ⁠•⁠;⁠)


Libra :"(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠) Tak ada..... kau benar kami tadi bertemu beberapa bandit dan kami berhasil mengalahkan mereka.


(Kesal dengan Gian) (⁠╬⁠☉⁠д⁠⊙⁠)⁠⊰⁠⊹ฺ


Gian :"Wow... Kalian benar-benar hebat.


(⁠人⁠*⁠'⁠∀⁠`⁠) Maafkan aku karna terlambat hehe...


Totingham :"(Sedikit kesal dengan apa yang terjadi) (⁠^⁠_⁠^⁠メ⁠). Sudahlah, sebentar lagi jam pembelajaran dimulai... Mari lupakan kejadian yang tadi.


Tak lama rapat guru pun selesai dan jam pembelajaran dimulai...


Pak guru Markus datang ke kelas.


Markus :"(memperhatikan kondisi murid-muridnya)* Kalian? Kenapa dengan muka kalian? Apa terjadi sesuatu? (⁠ー⁠_⁠ー⁠゛⁠).


Gian :"Mereka bilang mereka bertemu bandit pak... (Ucap gian dengan polosnya). (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠)


Markus :"Apa? Bandit? Mana ada bandit jaman sekarang... (⁠⊙⁠_⁠◎⁠) (Heran dengan apa yang dikatakan Gian)


Mendengar apa yang dikatakan Gian semua orang merasa kesal...


"GIANNNNN..."


(Ucap semuanya)


(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)(⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)


Markus :"Hahh... (Menghela napas) Jujurlah, Apa yang sebenarnya terjadi?


Libra yang sudah tak tahan, akhirnya buka suara. Dia menjelaskan semua yang terjadi.


Gian dan juga pak guru Markus yang mendengar semua itu dan terkejut...


Gian :"Maafkan aku teman-teman, karna aku terlambat datang dan tidak bisa membantu kalian.


(Menunduk karna malu). (⁠˘⁠・⁠_⁠・⁠˘⁠)


Markus :"Ini sudah tak bisa dibiarkan...(Ucapnya dengan kesal). Aku akan membawa masalah ini kepada Kepala sekolah.


Kalian cobalah untuk tetap tenang. Bapak akan mengawasi kalian mulai sekarang.


Mendengar yang dikatakan oleh pak Markus, mereka semua tersenyum bahagia karna ada tambahan satu perisai lagi buat mereka.


(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)(⁠人⁠ ⁠•͈⁠ᴗ⁠•͈⁠)


*Setelah itu waktu disekolah berlalu dengan damai dimana saat jam Istirahat mereka selalu ditemani oleh Boris, jadi tak ada satupun yang berani menganggu mereka. ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧


_______________BERSAMBUNG______________