
Setelah sekitar 5menit Boris menunggu didepan gerbang sekolah, Totingham pun datang.
Boris dengan muka serius langsung menyapa Totingham,
Boris :"(Muka serius) Bro... Tak ku sangka kau benar-benar menemani ku disini.
Totingham :"Bukankah kau sudah berjanji menungguku sehabis sekolah disini? Dasar aneh. (Muka kesal).(눈‸눈)
Boris :"Ehh... Benar juga baiklah (Mengepalkan tangan seakan ingin menghabisi seseorang) mari ikuti aku.
Totingham :"Apa? Kemana? Kau tidak bilang ingin mengajakku ke suatu tempat (Mulai heran dengan sikap Boris) gak makasih. ಠ_ಠ
Boris :"Kalau begitu, sepertinya aku harus memaksamu (Muka masam).ಠ︵ಠ
Boris tiba-tiba langsung mengangkat tubuh Totingham lalu membawanya pergi.
Tak disangka kejadian itu ternyata telah diamati oleh banyak orang, karna sebelumnya sudah tersebar berita tentang masalah yang terjadi di kantin kelas 1 (kantin kelas satu sampai kelas 3 itu terpisah dengan alasan menghindari pembulian oleh senior).
Banyak yang menganggap riwayat Totingham sudah berakhir.ヽ༼⁰o⁰;༽ノ
Berpindah ke Boris yang sudah membawa Totingham cukup jauh dari sekolahan lebih tepatnya pinggiran kota Break Town, mereka tiba di sebuah area kumuh disana terlihat rumah kecil yang kelihatan tak layak huni.
Boris :"Ini rumahku (. ❛ ᴗ ❛.). Ayo masuk.
Totingham tidak percaya dengan apa yang terjadi, dia tak menyangka bahwa boris yang sangat ditakuti ternyata adalah orang yang sangat miskin.
Boris mengetuk pintu rumah...
(Gdor*dor dor*) dengan keras ...
Tidak tidak... (・∀・).
Boris mengetuk pintu rumah dengan biasa saja. (◠‿・)—☆
Tak lama kemudian pintu rumah terbuka dan terlihat seorang wanita tua (nenek-nenek) menyambut kedatangan Boris.
Nenek Boris :"Kau sudah pulang ternyata, bagaimana sekolah hari pertamamu? Apakah kau sudah mendapatkan teman?.
Boris :"Iya nek tapi... Maaf aku cuma mendapatkan satu teman disekolah, semua orang takut terhadapku dan mereka menghindari ku.
Sontak Totingham terkejut dengan apa yang didengarnya.
Boris yang sangat ditakuti di sekolahan, terutama bagi para kelas 1 ternyata berbicara sangat sopan kepada neneknya dan dia juga hanya ingin mencari teman disekolah.
Nenek Boris :"Tak apa... Satu teman yang menganggap mu teman juga menghormatimu itu lebih berarti dari pada banyak teman hanya karna mereka takut ataupun mencari keuntungan darimu.
Lalu Nenek Boris mempersilakan mereka untuk masuk.
Terlihat rumah yang begitu menyedihkan dari luar, ternyata didalamnya sangatlah rapi. Tak banyak barang didalam rumah itu, tetapi suasananya sangatlah nyaman dan damai.
Totingham sangat menikmati suasananya sampai tiba-tiba tak ia sadari ia melihat dua buah foto atas meja dengan dupa ditengahnya pada pojok ruang tamu.
Boris :"Itu kedua orang tuaku... Ayahku adalah pahlawan profesional. Tapi dia meninggal akibat insiden saat seekor monster besar menyerang kota.
Totingham :"Aku turut berduka atas apa yang terjadi.
Boris :"Dan ibuku meninggal karna sakit berat, kami sudah banyak menghabiskan uang untuk dia berobat sampai-sampai akhirnya kami jatuh miskin. Lalu aku di asuh oleh nenekku saat berumur 7 tahun.
Totingham yang menyadari posisi boris saat ini sangat prihatin terhadapnya.
Boris :"Tapi aku masih punya nenekku (tersenyum lebar) (。•̀ᴗ-)✧.
Totingham :"Baguslah.... Kau masih memiliki keluarga yang harus kau jaga baik-baik untuk kedepannya (ikut tersenyum). (^‿^)
Boris :"Kau benar, untuk sekarang tujuanku adalah membahagiakan nenek.
( ꈍᴗꈍ)
Tidak lama setelah itu, tiba-tiba terjadi gempa disitu dan Nenek Boris terjatuh sehingga makanan yang sudah disiapkan nenek terjatuh berhamburan.
Seketika Totingham menghampiri Nenek Boris Dan boris melihat itu dia langsung spontan mengangkat mereka berdua dan berlari menuju keluar rumah.
Boris :"Ini pertama kalinya ada gempa di wilayah ini, apa yang sebenarnya terjadi?
Ketika mereka sudah keluar rumah, pemandangan diluar sangat mencekam. Tanah tanah sudah mulai mengalami retak, di ujung jalan dekat persimpangan ada retakan tanah yang lumayan besar.
Dari sana keluar beberapa monster mirip kalajengking tetapi memiliki ukuran sebesar mobil.
Monster-monster itu melihat kearah mereka lalu mulai mengejar mereka
Totingham :"Kita harus cepat melarikan diri dari sini.
Boris :"Kearah mana? Itu adalah satu satunya jalan keluar dari gang ini !.
Rumah boris berada di gang sempit di ujung jalan dimana jalan itu merupakan jalan yang buntu.
Totingham :"Boris itu terlalu berbahaya, kau bisa saja mati.
Boris :"Tidak pilihan lain, keselamatan nenek sekarang adalah yang paling penting.
Boris pun maju kedepan menghadapi monster-monster itu, Totingham mengiringi dibelakang sambil menghindari serangan-serangan dari para monster itu.
Tiba-tiba...
"Arghh..."
Totingham terkena serangan salah satu monster, mengakibatkan kakinya terluka.
Seketika Boris menengok kebelakang, tetapi naas dia juga terkena beberapa serangan.
Melihat kejadian itu, Nenek Boris pun seketika minta diturunkan.
Nenek Boris :"Turunkan aku anak muda.
Totingham :"Tenang nenek, aku masih bisa berlari.
Nenek Boris :"Kau memang masih bisa berlari, tetapi lihatlah Boris. Dia terlalu banyak terkena serangan, sedangkan serangan monster itu beracun. Sebaiknya turunkan saja aku.
Totingham :"(Melihat kearah Boris) Borisss....
Dia terkejut melihat boris yang sudah menahan terlalu banyak serangan di depan. Tanpa disadari, karna terpaku Totingham lagi-lagi terkena serangan di pinggangnya...
"Arghh..."
Totingham pun terjatuh, dan Nenek Boris terlepas dari pundak Totingham.
Tanpa diduga oleh Totingham, Nenek Boris berhasil mendarat dengan sempurna layaknya super hero.
Nenek Boris :"Anak muda, aku akui kau adalah anak yang baik juga berani. Dari sini, biar serahkan kepada wanita tua ini.
Seakan tak percaya dari apa yang dikatakan oleh Neneknya Boris, Totingham tercengang tanpa bisa bergerak.
Seketika Nenek Boris menuju kearah Boris yang sudah mulai kehilangan kesadaran karna terlalu banyak terkena serangan.
Nenek Boris :"Cucuku... Bertahanlah.
Nenek Boris menerjang para monster itu lalu dengan satu pukulan, seekor monster langsung terbelah.
Nenek Boris :"Satu...k alian monster sialan, berani sekali mengeroyok cucu kesayanganku. KALIAN SUDAH BOSAN HIDUP KAHHH???
Nenek Boris pun tidak diduga mengalahkan satu persatu para monster itu...
Nenek Boris :"Dua.... Tiga.... Empat.... Lima .... Enam .... DELAPANNN !!! . ಠ益ಠ
Semua monster seketika sudah mati ditangan Nenek Boris...
Totingham :"Luu... Luuarr biass... (Pingsan karena efek dari racun)
Boris :"Nenek... (Tersenyum lalu pingsan).
Nenek Boris pun mengangkat mereka berdua lalu membawa mereka ke rumah sakit.
Malam harinya, Totingham pun terbangun lalu menyadari bahwa dia telah ada di rumah sakit.
Totingham :"(Membuka mata perlahan, lalu ingat kejadian sebelumnya) Nenekk... Borisss .. !!!!
Totingham seketika bangun lalu melihat Boris yang belum sadar diseberang tempatnya, lalu dia menoleh kesamping dan melihat Nenek Boris sedang mengupas sebuah pisang.
Nenek Boris :"Yoo... Anak muda. (◠‿・)_✓
Totingham :"Nenek?? (Totingham bingung dengan keadaan yang dia alami sekarang). Bukankah kita tadi terkepung banyak monster? Kenapa tiba-tiba kita berada dirumah sakit?.
Nenek Boris :"Aku Membunuh semua monster itu, karna dia telah berani melukai Boris kecilku. (。•̀ᴗ-)✧
Totingham :"Bee... Benarkah?? Tapi, mana mungkin... mana mungkin nenek bisa mengalahkan mereka semua.
Nenek Boris :"Hey nak... Kau kira, dari mana Boris mewarisi kekuatannya itu?
Totingham :"Bukankah dari ayahnya?
Nenek Boris:"Benar, tetapi ayahnya mewarisi kekuatan itu dariku.
Totingham seketika terpelongo seakan tak percaya bahwa nenek kecil sampingnya yang sedang memakan pisang merupakan pemilik kekuatan super yang disebut super otot.
( ͝° ͜ʖ͡°)ᕤ ←(*꒪ヮ꒪*)
______________BERSAMBUNG_______________