
Setelah beberapa saat, datanglah seorang guru yang merupakan bagian kedisiplinan murid.
"ROBERTT...."
Ya, seperti yang kau lihat.
Nama dari anak yang mengacau itu adalah Robert. Anak satu-satunya dari Wakil kepala sekolah.
Robert :"Hahh? Ada apa?.
"Kau dipanggil oleh Wakil kepala sekolah untuk menghadap beliau"
Robert terkejut dengan apa yang didengarnya. ( ╹▽╹ )
Robert :"ANTONIOOO... apa yang kau lakukan? Siapa yang kau telpon tadi?
(Melihat kearah Antonio dengan ekspresi marah). ಠ益ಠ
Antonio :"Kau tak perlu mengetahui siapa yang aku telpon hehe... (◠‿◕)
(Ucapnya dengan sedikit mengejek)
Robert :"Arghh sialan, Awas kau antonio... Kau selamat hari ini...
(Pergi menjauh keluar dari kantin untuk menghadap Wakil kepala sekolah).
Seketika suasana kantin yang tadinya tegang berubah menjadi senyap tanpa suara.
Totingham :"Ann... Antonioo... Apa yang sebenarnya kau lakukan? Da... Dan siapa yang kau telpon itu? Kenapa tiba-tiba Wakil kepala sekolah memanggilnya?
(Ucap Totingham dengan heran). (;;;・_・)
Antonio :"Singkat saja... Uang selalu menyelesaikan masalah ho ho ho.... (Lagi-lagi dia membusungkan dadanya dengan sombongnya). ( ´◡‿ゝ◡`)
Semua yang mendengar seakan memasang muka masam sekaligus kesal terhadap Antonio.
Semuanya :"Dasar Holang kayaa....
(눈‸눈)(눈‸눈)(눈‸눈)(눈‸눈)(눈‸눈)
Dan begitulah, semua orang dikanti sudah tidak bisa berkata-kata tentang apa yang dilakukan oleh Antonio.
Dan merekapun kembali ke kelas masing masing karna jam istirahat telah selesai.
Beralih pada Robert yang telah berada di ruangan ayahnya (Wakil kepala sekolah).
Suasana seolah mencekam disana.
Di Ruangan itu duduk seorang lelaki paruh baya berpakaian rapi sedang memeriksa beberapa berkas yang ada di mejanya. Dia bernama William, Wakil kepala sekolah dari SMA SUPER 3.
William :"Robert... ಠ ل͟ ಠ
(Bayangin aja, kalo nih orang mukanya ngeselin banget dah).
Robert :"I... Iya ayah (dengan gugup menjawab) aa... ad... ada apa?
William :"Kau tahu siapa yang kau ganggu itu?. ಠ ل͟ ಠ
Robert :"Bukankah mereka hanya manusia biasa ayah? Dan bukankah ayah memberitahuku bahwa manusia biasa tidak memiliki tempat di sekolah kita?.
Disini terungkap bahwa sebenarnya William merupakan seorang yang menganggap manusia biasa merupakan sampah yang lebih rendah dari sampah.
Wiliam :"Aku tahu maksudmu... Tapi, diantara mereka ada beberapa orang yang tak bisa kita sentuh. ತ_ʖತ
Robert :" Apa yang ayah maksud? Bukankah mereka lebih rendah dari sampah? Kenapa ayah berpikir aku tak bisa mengganggu mereka?
William :"Di antara mereka ada anak dari seseorang yang sangat kaya di kota ini... Bahkan saking kayanya mereka bahkan bisa membeli sekolah kita jika mereka mau. ತ_ʖತ
Robert :"(Langsung terkejut dengan apa yang dikatakan oleh sang ayah) APPAAAA? Bagaimana bisa? Jangan bilang anak culun itu? (Langsung mengingat tentang Antonio yang tadi menelpon seseorang). Ó╭╮Ò
William :"Benar dia Antonio, anak orang paling kaya dikota ini... Juga karna besok malam akan di adakan pesta besar dikediamannya dan kita diundang untuk menghadirinya, maka aku tidak mau menyinggung keluarga mereka atas apa yang kau lakukan. ಠ ل͟ ಠ
Robert :"Aku mengerti ayah (menunduk ketakutan) (~_~;)
Wiliam :"Baiklah kau paham maksudku, jadi kembalilah ke kelasmu dan jangan ganggu para sampah itu dulu untuk sekarang.... ಠ_ʖಠ
Robert pun kembali ke kelasnya, tetapi hal yang terjadi di ruangan itu selanjutnya sangat mengejutkan.
William :"BRENGSEKKK.... Kenapa harus ada orang sepertinya di antara para sampah? ಠ益ಠ
(Yang dimaksud William adalah Antonio).
William:"Bagaimana aku menyingkirkan mereka kalau begini? ARGHHH ... SIALANNNN.....(Menghamburkan semua yang ada di atas mejanya karna saking marahnya). (ノಠ益ಠ)ノ彡┻━┻
Ternyata selama ini yang membuat murid-murid dari kelas normal agar tidak betah di sekolah dan memilih untuk keluar adalah perbuatan dari William yang menganggap mereka sebagai hal yang lebih rendah dari sampah.
Setelah beberapa jam berlalu.....
Kembali ke kelas normal dimana waktu pulang sekolah sudah tiba,Totingham dan teman-temannya bersiap meninggalkan ruangan kelas, tetapi tiba tiba dihentikan oleh Antonio.
Antonio"Ummm Teman-teman tunggu sebentar... (๑•﹏•)
Libra :"Ada apa Antonio?
Totingham/Libra :"BENARKAH?? ULANG TAHUN AYAHMU?? (Bersamaan dengan terkejut).
Stella :"YUHUHH PESTAA.... (ʃƪ^3^)
Libra :"BAIKLAHH GUYS MARI BERPESTA MALAM INIII.... (Bergaya layaknya pria tamvan) (*˘︶˘*).。*♡
Gian :"Aku gak mau datang... ಠ_ಠ (Tiba-tiba mengacaukan suasana)
Libra :"APAA KAU BILANG ... GIANNNN ?
(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ
Totingham :"Gian... Kenapa kau tak datang? Antonio mengundang kita semua... Lagi pula besok libur sekolah.
Gian :"Tidak ada apa-apa... Aku cuman tidak mau datang. (Ucapnya dengan sangat acuh). (ー_ー)...
Antonio :"Taa... Tak apa Gian... Jika kau tak mau datang hehe... (Dengan gugup).
(;ŏ﹏ŏ)
Stella :"EEEERIIIKAAAA...(Memanggil dengan manja) apakah kau mau ikut ke pesta dirumah Antonio?
Erika :"Ummm Baiklah aku ikut... Tapi kita berangkat bersama oke? (tersenyum tipis). (✿^‿^)
Stella :"BAIKLAHHHH... (~ ̄³ ̄)~
Setelah itu mereka masing-masing pergi meninggalkan ruang kelas untuk pulang kerumah masing-masing.
Dijalan, Totingham teringat akan Gian yang tidak ikut menghadiri pesta di rumah Antonio...
Totingham :"(Giann... Ada apa dengannya? Apakah ada sesuatu terhadapnya hingga ia tak mau menghadiri undangan Antonio?). *Ucapnya dalam hati. (˘・_・˘)
Tiba-tiba dari belakang ada Dave yang merangkul Totingham...
Dave :"Yooo.... Ada apa denganmu? Kau terlihat murung??
Totingham :"Tii... Tidak ada... Hehe, aku hanya bingung memikirkan pakaian apa yang pantas untuk dipakai saat pesta besok... (;ŏ﹏ŏ) (Menutupi pembicaraan).
Dave :"Oooo Pesta... Pasti banyak wanita cantik disana ho ho ho... (Membayangkan berpesta dengan para wanita cantik). (*´ω`*)
Totingham :"SUDAHI IMAJINASI ANEHMU ITUU... ಠ益ಠ (Menendang kaki Dave).
Dave :"ARGHH.... HEI SAKIT TAHUU... (ノಠ益ಠ)ノ
Totingham :"Sudahlah aku mau cepat pulang.... ಠ_ʖಠ (Berjalan meninggalkan Dave yang kesakitan).
Dave :"HEII TUNGGUU.... Jika kau memikirkan tentang pakaian aku akan membantumu... Setidaknya tunggu aku, TOTINGHAMMM (Berlari mengejar Totingham).
Esok harinya....
Totingham bersiap-siap dengan di dampingi Dave untuk memilih pakaian.
Dave :"Bagaimana ? Apakah pakaian ini sesuai? Aku menyebut stylenya, Tamvan dan Pemberani. (。•̀ᴗ-)✧
Totingham :"Hmmm... Lumayan, Tapi apa-apaan dengan nama aneh itu?. (눈‸눈)
Dave :"Hei ayolahh... Hargailah usaha kakak yang berusaha membuat adiknya tampil menarik dihadapan banyak wanita (Tersenyum aneh). (人*´∀`)*
Totingham :"Baiklah...Baiklah, aku berangkat dulu... (ー_ー゛)
Dave :"JANGAN LUPA UNTUK MERAYU BEBERAPA WANITAAA... ADIKKUU YANG MANISS... (ʃƪ^3^)
Totingham dengan kesal langsung pergi meninggalkan rumah menuju ke kediaman Antonio.
Sesampai di kediaman Antonio, dia langsung takjub akan besarnya kediaman yang dimiliki oleh keluarga Antonio.
Belum lagi, ada dua buah Patung besar berbentuk seorang pria Gendut memegang batu bulat segenggaman tangan dengan kumis yang sangat mencolok.
*(●´⌓`●)
Totingham :"Dasar Antonio... Siapa sangka dia akan sekaya ini... dan apa-apaan dengan patung jelek ini? Kenapa bisa ditempatkan dikediaman sebagus dan semewah ini?. (^_^メ)
Sesaat ingin memasuki gerbang masuk kediaman Antonio tiba-tiba seorang wanita cantik menegurnya...
"Siapa kau? Apakah kau mempunyai undangan untuk memasuki pesta disini?"
Totingham :"(Terkejut) (• ▽ •;) Aa... Aku diundang Temanku Antonio ke acara pesta ulang tahun ayahnya hehe....
"Apa? Antonio? (Ekspresinya tiba-tiba berubah serius) Rupanya saudara laki-lakiku.... Baiklah masuklah."
(Dengan senyum misterius).
Totingham terkejut dengan apa yang diucapkan wanita cantik itu yang ternyata merupakan saudari perempuan Antonio. ಠ_ಠ
Totingham :"Dia tak pernah mengatakannya (Antonio) bahwa dia punya saudara perempuan. (・_・;)
Seakan tak mau ambil pusing, Totingham langsung memasuki gerbang kediaman keluarga Antonio menuju ke tempat pesta berlangsung.
______________BERSAMBUNG_______________