
Alarm berbunyi menunjukkan pukul 06:30. Totingham Wilson bangun dari tidurnya, hari ini adalah hari pertama dia masuk sekolah SMA.
Dia langsung mandi lalu bersiap-siap memakai seragamnya, lalu dia menghampiri keluarganya yang telah siap di meja makan untuk menikmati sarapan pagi. (Keluarga Totingham selalu sarapan pagi bersama untuk memulai hari mereka).
Setelah makan ada beberapa percakapan yang terjadi ;
Enma :"Totingham hari ini kan hari pertama kamu sekolah di SMA, ingat ya kamu jangan lupa selalu hormat kepada guru serta bertemanlah dengan bijak.
Totingham :"Siap Komandan ! (Hormat ala tentara) ( ╹▽╹ )>
Enma :"Oke prajurit-prajurit sekalian berangkatlah dan berjuanglah sekuat tenagamu dan buktikan bahwa kamu adalah seorang pejuang. <( ̄︶ ̄)↗
Semua orang dirumah berbaris dan memberi hormat kepada sang Ibu(Enma).
Lalu mereka menuju ke tujuan mereka masing-masing pagi ini. Sang ayah berangkat ke pangkalan pemadam kebakaran. Sang kakak Dave kelas 3 pergi bersama Totingham kelas 1 menuju ke sekolahan mereka (Mereka berdua berada pada satu sekolah yang sama). Sedangkan sang adik perempuan Emma berangkat bersama ayahnya karna sekolahannya satu arah dan tak jauh dari tempat kerja sang ayah.
Dijalan, Dave memberi tahu kepada Totingham bahwa jika sekolah saat SMA sangatlah berbeda dari sekolah sebelumnya, apalagi Totingham yang tidak memiliki kekuatan yang berada disisinya.
Dave :"Ku Beritahu kau satu hal, aku sebenarnya ingin memberitahukannya dari lama tapi Disekolah kita itu ..." (Tiba-tiba dipotong oleh Totingham)
Totingham :"Kak.... Aku sudah tahu, bahwa sekolah SMA itu mengerikan bagi orang-orang yang tidak memiliki kekuatan super. Tapi aku yakin aku bisa bertahan... Kan ada kakak yang selalu menjagaku, jadi aku yakin semua akan baik-baik saja. (。•̀ᴗ-)✧
Dave :"Syukurlah kau punya pemikiran seperti itu (Dave tersenyum lalu mengelus kepala adiknya). Baiklah, jika terjadi hal yang mengganggumu langsung bilang saja ke kakak ya ... (◠‿・)—☆
(Totingham mengangguk)
Lalu mereka berangkat ke sekolah bersama-sama.
Setelah sampai gerbang sekolah, Totingham terkejut.
Hampir semua anak-anak yang baru masuk sepertinya memamerkan kekuatan mereka masing-masing.
Ada yang memiliki kekuatan Api,
Ada yang memiliki kekuatan Es,
Ada yang bisa terbang
Bahkan ada yang bisa memisahkan bagian tubuhnya seperti mainan lego,
Dan masih banyak lagi....
Totingham seakan-akan takjub atas semua itu, dia pernah melihat kekuatan dari anak-anak lainnya disekolah sebelumnya tapi yang dilihatnya sekarang merupakan kekuatan yang telah berkembang juga indah secara bersamaan.
Totingham :"(Menganga dengan takjub atas apa yang dilihatnya). Seperti ini kah suasana sekolah tingkat SMA?.
(ノ゚0゚)ノ~
Tak lama setelah Totingham takjub, ada seorang laki-laki kekar yang mendekatinya.
Boris :"Yoo... bro, kenapa kau menganga seperti itu?. Bukankah itu semua merupakan hal yang normal?, Semua orang ingin memamerkan kekuatan yang mereka miliki.
Totingham :"(Terkejut) ak... Akk... Aku cuman takjub melihat kekuatan yang mereka miliki (tersenyum). Mereka sudah begitu pandai memakai kekuatan masing-masing. (・o・;)
Boris :"Kau anak yang aneh... Bukankah kau juga memiliki hal seperti mereka?, Oh... Sebelumnya perkenalkan, Aku Boris... Lord Boris.
Totingham :"Seseorang yang memanggil dirinya Lord?. Betapa sombongnya dirimu (Muka acuh).
Boris :"Hei heiii... Lihatlah anak kecil ini (Membandingkan tubuhnya yang besar dengan Totingham). Aku menyebut diriku Lord karna aku ingin dihormati semua orang. Kau tahu? Aku mempunyai kekuatan yang merupakan Otot-Otot bagai besi. Jadi, bukankah aku terlihat kuat? ᕙ( ͡° ͜ʖ ͡°)ᕗ
Totingham :"Baiklah jika itu maumu... (Pergi meninggalkan Boris sendirian yang sedang memamerkan otot-ototnya pada Totingham). ಠ_ಠ
Totingham :"(Sambil berjalan ke depan) Namaku Totingham dan jangan memanggilku bocah aneh dasar aneh.
Mereka berdua memasuki gerbang sekolah bersama dan menuju ke lapangan utama pada sekolah, karna akan segera diadakan upacara masuknya murid-murid baru pada SMA SUPER 3.
Di Lapangan seorang senior yang merupakan ketua OSIS (Daniel) sedang sedang berpidato dihadapan ratusan murid baru.
Daniel :"Selamat datang para murid baru di SMA SUPER 3 yang dimana sekolah kita merupakan sekolah yang berada diperingkat 3 atas 5 SEKOLAHAN SUPER yang ada di kota Break Town ini. (Ketua OSIS terus berpidato sampai sekitar 10 menit). Dari itu semua aku harap kalian bisa membuat sekolah kita menjadi sekolah yang lebih baik lagi kedepannya.
Semuanya... Katakan URRRRAAAAAAAA.... (ノಠ益ಠ)ノ
Semua Orang : URRRRRRAAAAAA.....
(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ(ノಠ益ಠ)ノ
(Totingham juga bersuara dengan keras).
(UPACARA TELAH SELESAI)
Saatnya pembagian kelas.
Totingham pun menerima kertas pembagian kelas oleh guru pengawas atas namanya.
Totingham :"Terima kasih Pak pengawas (Dengan tersenyum). (◍•ᴗ•◍)
Pengawas :"Kelas normal? Apakah kau tidak malu? Masuk sekolah ini? (Muka meremehkan).
Totingham :"Untuk apa malu?, Aku juga berhak untuk sekolah kan. (Kembali tersenyum kepada pengawas).
Pengawas :"Dasar anak aneh, mari kita lihat seberapa lama kau bertahan. Disaat manusia normal lainnya memilih keluar sekolah karna tidak tahan bersekolah disini, Walau seberapa pintar pun mereka.
Totingham :"(Heran atas ucapan pengawas) apa yang pak pengawas maksud?. ತ_ತ
Pengawas :"Tidak apa-apa.... Nanti kau juga akan tahu (dengan muka tersenyum), aku harap kau betah untuk sekolah disini.
Totingham :"Terima kasih pak... Saya pasti berusaha agar selalu betah pada sekolah ini. (Berbalik lalu pergi mencari kelas yang dituju).
Pengawas :"Semoga beruntung (karna belum ada satupun orang normal yang bisa lulus saat bersekolah disini). Dalam hati sang pengawas.*
Totingham bejalan di koridor menuju kelasnya, dan tak lama kemudian dia sampai kedepan pintu.(Lalu membuka pintu dengan senyum lebar).
Totingham :"HALO SEMUANYAAA... (Sambil tersenyum lebar).
Suasana sunyi bercampur suram terasa di ruangan itu. Siapa sangka hanya ada 5 anak di kelas tersebut, ditambah Totingham. Dia pun heran lalu bertanya?
Totingham :"ehhh.... EEHHHHHH.... Ada apa ini ? Sunyi sekali ? Kalian terlihat mengerikan.
Seorang menjawab pertanyaan Totingham.
Gian :"Bagaimana tidak? .... Sekolah kita cuman menerima 6 orang biasa tahun ini. Dan kelas ini merupakan yang terburuk disekolah (sambil melihat keluar jendela?.
Totingham :"Apaa? 6 Orang? Bukankah itu terlalu sedikit?
Gian :" Yah bagaimana lagi... Kita pun diterima hanya karna kita merupakan anak-anak yang pintar juga terpilih diantara semua anak yang ada disekolah kita sebelumnya.
Begitulah yang terjadi, Orang biasa hampir tidak mungkin bisa masuk ke SMA SUPER. Kecuali dia merupakan orang yang pintar ataupun jenius. Sedangkan Totingham juga merupakan orang yang pintar dalam belajar. Ditambah kakaknya yang sekolah disini juga Ayah dan Ibunya yang merupakan lulusan dari SMA ini.
Ditambah kelas dipisahkan antara manusia normal dengan mereka yang memiliki kekuatan super.
______________BERSAMBUNG_______________