Ordinary Human

Ordinary Human
CHAPTER 4 : "RUMOR"



Setelah 2 hari hari dirawat dirumah sakit, Totingham pun izinkan keluar rumah sakit lebih dulu, karna kondisinya yang sudah membaik.


Sedangkan Boris masih harus di rumah sakit beberapa hari lagi karna masih membutuhkan perawatan dan dia sekarang masih tertidur.


Totingham :"Boris... Nenek... Aku akan meninggalkan rumah sakit lebih dulu (membungkuk) terima kasih telah menyelamatkanku Nek. (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)


Nenek Boris :"Sudahlah anak muda... Aku telah menyelamatkan ratusan bahkan ribuan orang selama hidupku. Itu semua memang sudah kewajibanku.


Totingham :"Tapi aku memang harus berterima kasih kenapa nenek... (Membungkuk sekali lagi). Lalu... Bagaimana dengan keadaan rumah kalian?


Nenek Boris :"Kalau masalah rumah, ada kpmpensasi dari pemerintah atas musibah yang terjadi karna para monster. Jadi kau tidak usah memikirkannya. (⁠ ⁠◜⁠‿⁠◝⁠ ⁠)⁠♡


Totingham :"(canggung) yasudah... Lain kali aku akan mentraktir kalian makan-makanan enak saja. (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠)


Nenek Boris :"Anak muda, kau terlalu baik. Tapi baiklah, nanti saat kau berkunjung kerumah kami bawalah banyak makanan enak (tertawa lepas).


✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧


Totingham :"Aku janji nek... Hahahaha (Ikut tertawa). Baiklah nek, aku pamit dulu.... Permisi.


Totingham pun pulang menuju rumah dengan dijemput orang tuanya.


*Didalam mobil...


Enma :"Syukurlah kamu baik-baik saja...


Kami semua sangat khawatir saat mendengar mu diserang oleh monster.


Totingham :"(Tersenyum tipis) Aku tak apa ibu... Karna ada Nenek Boris yang menyelamatkan ku. 。⁠◕⁠‿⁠◕⁠。.


Enma :"Nenek Boris ? Yang menolong mu seorang nenek-nenek?


Totingham :"Benar (tersenyum) Walaupun dia sudah menjadi tua tapi dia masih bisa menghabisi monster dengan satu pukulan. (⁠人⁠*⁠´⁠∀⁠`⁠)⁠。⁠*.


Sepanjang perjalanan, Totingham menceritakan semua yang terjadi hari pada saat itu....


Keesokan paginya, Totingham berangkat ke sekolah tetapi suasana disana terasa canggung. Karna melihat Totingham memasuk sekolah.


(Murid-murid lain saling berbisik)*


"Lihat... Itu anak kelas normal yang dibawa Boris kemarin, dia terlihat baik-baik saja." ಠ⁠_⁠ಠ


"Kudengar... Kemarin juga Boris tiba-tiba masuk rumah sakit karna tak sadarkan diri." ಠ⁠ ⁠ل͟⁠ ⁠ಠ


"Apa yang sebenarnya terjadi antara mereka kemarin?, Apakah Boris dikalahkan olehnya?."


Setelah melewati murid-murid kelas lain, akhirnya ia sampai di depan kelas.


Tiba-tiba....


Libra :"TOTINGHAMMMM.... (Berlari kearah Totingham dengan cepat).


Dengan cepat Totingham menghindarinya. Dan Libra pun terpeleset lalu jatuh.


Libra :"Aargh (menabrak pintu kelas) Aa..... Aduh. ༎ຶ⁠‿⁠༎ຶ


Totingham :"Ada apa denganmu? Ini masih pagi... Dan semangatmu sudah sebesar ini?


Libra :"(langsung berdiri menghadap Totingham) Kauuu.... Kauuu.... Kauu selamatt ?? (⁠☞⁠ ⁠ಠ⁠_⁠ಠ⁠).


Totingham :"Yaa... Aku selamat dari serangan monster.


Libra :"Monster? (⁠´⁠-⁠﹏⁠-⁠'⁠;⁠), (Heran, karna bukan itu yang dimaksud).


Totingham :"Ada apa? Kau terlihat aneh?


(Semakin heran dengan apa yang terjadi)


Libra :"BUKAN ITUUU.... (⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ. Bukankah kau kemarin dibawa paksa oleh boris saat didepan gerbang sekolah? Dan sekarang aku dengar Boris sedang masuk rumah sakit !!!!. (⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻


Totingham :"Yaa... Soal ituu (Kebingungan untuk menjelaskan). (⁠^⁠~⁠^⁠;⁠)⁠ゞ


Libra :"Terus ada apa dengan Monster?


Totingham :"Kemarin, Saat aku dibawa Borisss... Aku dibawa kerumah dia untuk bertemu neneknya hehe. (⁠^⁠_⁠^!)


Libra :"Laluu?


Markus :"Lalu apa? (⁠^⁠_⁠^⁠メ⁠).


(Tiba-tiba berada di belakang Libra)


Libra :"(Terkejut setengah mati ) Paa... Pak guru Marcus dataanggg !!! (⁠ ⁠≧⁠Д⁠≦⁠).


(Lari kedalam kelas dengan tergesa-gesa)


Markus :"(Melihat kearah Totingham)


Kau terlihat baik-baik saja? Lalu bagaimana dengan keadaan boris? Syukurlah kalian selamat atas insiden kemarin. (⁠ ⁠´⁠◡⁠‿⁠ゝ⁠◡⁠'⁠)


Totingham :"Syukurlah saya tidak mengalami luka yang serius pak, tapi untuk keadaan Boris... Dia mengalami luka yang parah dan terkena banyak racun, jadi masih harus mendapatkan perawatan (Menunduk).


Markus :"Baguslah... Yang penting, kalian berdua selamat. (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆. Jadii.. apa kah kau harus terus berdiri didepan kelas? Apa kau tidak mau belajar? ಠ⁠益⁠ಠ.


Sebenarnya kejadian yang dialami Boris dan Totingham tidak tersebar di antara para murid dan masyarakat luar hanya para guru ataupun petinggi sekolah yang mengetahuinya.


Setelah jam pelajaran digantikan jam Istirahat...


*Di kantin


Semua orang terlihat diam saat Totingham dan teman-teman sekelasnya tiba di kantin.


Mereka semua terlihat saling berbisik dan menengok ke arah Totingham.


Totingham :"Sial... Kenapa hari ini suasananya terhadapku nampak canggung?. ʕ⁠ಠ⁠_⁠ಠ⁠ʔ


Antonio :"Kau merasa canggung? Bagaimana tidak... Kau membuat Boris masuk rumah sakit. Setidaknya itu yang ku dengar dari murid-murid lain.


Totingham :"Siapa yang memberitahukan mu? Apakah kau punya teman dari kelas lain?


Antonio :"Uang selalu berbicara.... Bagaimanapun bentuknya. [̲̅⁠$̲̅⁠(̲̅⁠ ͡⁠ಠ⁠_⁠ಠ⁠)̲̅⁠$̲̅⁠]


Libra/Totingham :"Kau terlihat menakutkan Antonio (memperlihatkan muka suram).  ತ⁠_⁠ʖ⁠ತ


Antonio :"Itulah kekuatanku... Ho ho ho


(Tertawa dengan membusungkan dada)


Erika :"Sudahlah, jangan pedulikan mereka. Baguslah kalau mereka menganggap kau yang melakukannya, setidaknya mereka tidak akan mengganggu kita lagi.


Semua mengangguk lalu mereka menikmati makanan mereka...


Tak lama saat mereka lagi makan


Tiba-tiba seorang anak datang dan melakukan hal yang mengejutkan.


"SEMUANYAAAA... DENGARRR..."


Semua orang langsung tertuju kepada anak itu...


Dia menuju ketempat Totingham dan teman-temannya, lalu...


"Kau... Totingham, semua gosip tentangmu palsu."


"Yang membuat Boris masuk rumah sakit bukanlah dirimu, melainkan serangan dari monster."


Semua orang terkejut mendengarnya...


(Kira-kira seperti ini reaksi mereka)


༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽.      ༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽.      ༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽.     ༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽.     ༼⁠⁰⁠o⁠⁰⁠;⁠༽


Lalu dari semua orang ada yang menjawab...


"Darimana kau mengetahui itu?"


"Aku mendengarnya dari ayahku, Wakil Kepala sekolah." (Ucap lelaki itu dengan bangga). (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)


Totingham :"Itu memang benar... Kemarin tiba-tiba terjadi gempa, lalu segerombolan monster menyerang kami berdua. (⁠•⁠‿⁠•⁠)


"Hahaha... Jadi kau mengakuinya, tidak ada alasan lagi kami takut terhadapmu.


(Tiba-tiba langsung membalik meja tempat mereka makan). (⁠ノ⁠ಠ⁠益⁠ಠ⁠)⁠ノ⁠彡⁠┻⁠━⁠┻


Libra :"ADA APA DENGANMU? KAU MAU BERKELAHI HAHH?? (Marah dengan apa yang terjadi). (⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠)


"APAA? KAU KIRA APA YANG BISA KAU LAKUKAN TERHADAPKU? MANUSIA LEMAHH..." (Memegang kerah baju Libra lalu mengancamnya).  (⁠╬⁠☉⁠д⁠⊙⁠)⁠⊰⁠⊹ฺ (⁠●⁠´⁠⌓⁠'⁠●⁠)


Antonio :"Kau kira... Kau dapat melakukan apapun hanya karna kau Anak dari Wakil kepala sekolah?"


(Tiba-tiba dengan muka serius). ಠ⁠益⁠ಠ


"YAAA.... AKU BISA MELAKUKAN APAPUN, APALAGI HANYA MEMBULI KALIAN YANG HANYA MANUSIA BIASA."


(Ucap anak Wakil kepala sekolah)


Totingham dan teman-temannya terlihat suram tetapi....


Antonio :"Membuli? Baiklah tunggu sebentar... (Mengeluarkan handphone miliknya, lalu menelpon seseorang). Halo... Ini Antonio, disini ada anak kurang ajar yang mengaku-ngaku sebagai anak WAKIL KEPALA SEKOLAH sedang membuli ku. Apa sekiranya yang harus kalian lakukan?. ( ⁠ಠ⁠_⁠ಠ⁠).


"Ahahaha... (⁠ʘ⁠言⁠ʘ⁠╬⁠) memangnya siapa yang kau telpon? Kau kira dia bisa macam-macam denganku?."


Antonio :"(Masih dalam keadaan menelpon) Aha... Oh... Begitu ? Baguslah akan kutunggu kabarnya.... (Tersenyum sinis). Hei kau... Mari kita tunggu apa yang akan terjadi.


"Apa? Aku harus menunggu? Ahahaha apakah ada pahlawan yang akan datang? Apakah dia akan menghajar ku? Apapun itu aku tidak takut... Aku Anak dari Wakil kepala sekolah, selain kepala sekolah tidak ada yang bisa mengancam ku."


(Ucapnya dengan lantang sambil membanggakan dirinya sendiri)


"Baiklah... Mari kita tunggu selama 5menit, jika tidak terjadi apa-apa maka kalian akan habis tanganku..."


ᕦ⁠(⁠ ⁠⊡⁠ ⁠益⁠ ⁠⊡⁠ ⁠)⁠ᕤᕦ⁠(⁠ ⁠⊡⁠ ⁠益⁠ ⁠⊡⁠ ⁠)⁠ᕤᕦ⁠(⁠ ⁠⊡⁠ ⁠益⁠ ⁠⊡⁠ ⁠)⁠ᕤ


______________BERSAMBUNG_______________