
sebelumnya.
meletup......
suara menggelegar terdengar di telingaku, sesuatu berjalan menghampiriku, seseorang yang sengaja tampa kami tahu maksudnya melakukan semua ini. duantara sedikit kesadaranku ku mendengar ia berucap " sebuah peradaban yang terlalu maju hanya akan menghambat jalan kami, semua hal yang berkaitan dengan zaman modern harus kami lenyapkan, meski kami pun harus mati oleh rencana kami, namun satu yang pasti "mata tertinggi" telah melihat kami, mewujudkan keinginannya. saat akan tertutup semua kesadaranku , aku melihatnya jatuh di hadapanku, sempat ia kudengar berujar "olvo la emerta illoseiker, one eye one god" setelahnya aku sudah tidak mendengar lagi suara apapun. dan kesadaran terakhirku melihat selusin orang mengangkat tubuh orang tersebut dan menyerukan " aku tuhan kamu tuhan, keabadian hanya miliknya dan ini adalah bukti kita bahwa kita abadi, dunia hanya ilusi maka sudah seharusnya kita melebur dan menyatu dengannya......." aku tidak lagi mendengar kalimat selanjutnya karena itulah akhir kesadaranku.
..................................................
basis ordo ( nevilum ordo - sistem doktrin "tuhan adalah diri sendiri")
"semua berkumpul" sebuah suara menggelegar daru balik pengeras suara di basis sebuah bungker bawa tanah, " harap petinggi segera mempersembahkan darah untuk memulai proses penyucian wangsa nevilum, pengorbanan pertama dari ketua 13 adalah tanda di mulainya kembali era awal, sang bintang timur telah memulainya maka sudah seharusnya seluruh perwakilan mempersembahkan pengorbanan agung agar sang mata tunggal sudih menerima persembahan kita semua "
seluruh anggota ordo serempak berdiri dan berucap " yehwa yehwa ale yehwa, masa le yehwa" ( hari lama telah berlalu esok kita adalah penguasa ).
sosok pemimpin mengangkat tangannya " sudahi dulu euforia kalian, black gabriel ?"
"ya tuan " jawab black gabriel
" aku punya tugas untukmu, buka seluruh corong persembunyian tiap pimpinan dunia, hancurkan semua kehidupan di muka bumi ini, aku pun juga akan mengakhiri hidupku, sudah cukup kita terkungkung oleh wadah yang menjijikkan ini, sudah seharusnya kita jadi penguasa langit, mengantikan tahta yang ESA di atas sana, sudah cukup dia menjadi penonton, saatnya ia berseteru dengan mahluk ciptaannya sendiri"
suara gemuru menghinggapi seluruh antero ruang bawah tanah tersebut, jelas ini seruan untuk memulai rencana akhir mereka " PEMUSNAHAN MASSAL" awal dari semua kisah dunia baru atau "new word the order"
.............................................................
ingatan itu jelas sudah tidak lagi terpatri di ingatan semua umat manusia yang telah mengalami evolusi, mereka bersembunyi di dalam tanah, semua kehidupan kembali ke titik awal di mana pertama kali manusia pertama di cipta oleh penciptanya "adam(pertama)" boleh di katakan, bahkan lebih enak kehidupan adam itu sendiri karena masih di dampingi ole "Eve"
kehidupan di muka bumi jauh dari harapan sang pemusnah, mereka mengira setelah pemusnahan oleh yang mereka sebut sang akhir, ternyata menjadi awal evolusi kehidupan dunia.
tapi ada beberapa sosok yang masih mengingat sejarah tersebut, entah tuhan mereka punya rencana apa.
segelintir orang dengan ingatan masa lalu sebelum bencana melanda seluruh negeri, dengan pusat penyebaran virus berskala besar melingkupi seluruh dunia.
mereka keluar dari persembunyian mereka, mencari sejengkal bekas kehidupan, mencari sesama mereka untuk memuli kehidupan berkelompok kembali, mereka perlu menyatukan tiap versi cerita mereka agar puzle yang berantakan bisa menyatukan semua penyebab bencana maha dahsyat ini,.
kehidupan primitif dan nomaden melingkupi negeri tersembunyi tersebut. mereka adalah manusia primitif pertama yang tercipta di dunia. awalnya hukum rimba di tempat tersebut telah menjadi hukum dasar di negeri tersebut. mereka tidak mengenal keluarga yang ada dalam fikiran mereka, bagaimana memuaskan hasrat mereka agar dapat tersalurkan. jadi ketika kau bertanya norma maka kembalilah kedalam kandungan ibumu.
kehidupan primitif inilah yang membuat semua manusia purba tersebut bingung dengan tingkah laku binatang yang hidup di sana, salah satu ketua suku mengaum dari beranda rumahnya lalu berbicara dengan bahasa paling primitif
" hoiooooo"(berkumpul)
" yoha yoha yoha ( siap, siap siap )
ucap semua orang primitif itu
" uno o selo wa ento' ma hwe ye o' ma wela *** ofa ?( sesuatu telah terjadi, semua binatang mulai menggila, jadi apa pendapat kalian ?
seorang tetua suka menghentak tongkat lalu berdiri dan ikut mengemukakan pendapatnya
" wa hu omma, ue sle wa uno o selo wa ento' ellm agge meestre wessle o' selle woodle ~krewq me redqi.( hormatku pada ketua, seuatu yang terjadi ini agak membingungkan, tidak pernah terjadi sebelimnya, binatang yang mengamuk itu sudah di luar nalar kami).
hentakan tongkat kembali bergemuruh seorang wanita tua bangkit dari dudukan yang ia duduki, begitu ia berdiri giliran tetua suku dan ketua suku yang menunduk takzim. ini sudah lazim terjadi, di dunia ini seorang wanita tua harus di hormati melebihi tuhan kalau di dunia kita , sebab menurut mereka sang wanita tua adalah jelmaan dari para dewa yang mereka sembah dan tentu bukan hanya pada satu wanita tua itu mereka tunduk, namun ke seluruh wanita tua yang di anggap memenuhi syarat pendewaan itu sendiri ( syaratnya harus tidur dengan semua pria dari semua suku yang ada di negeri tersebut, kalau itu terjadi maka pada saat naik ke pembaringan pria terakhir, maka si pria wajib memberika sebiji bola matanya pada si wanita sebagai pengakuan untuknya bahwa ia layak menyandang gelar the holly of hyper peinost((gelar pemberian khusus ordo dalam ordo, yang mengikat seluruh masyarakat dari semua suku dan menjadikannya sebagi pemimpin para suku )).
"ummo hu olle ewa, wa i morsq ~noe "( kita harus pergi kebalik tembok itu tidak ada bantahan ).
semua kepala suku, pemimpin dari seluruh kepala suka, semua warga yang ada dan semua penjaga seluruh suku berdiri dan mulai berjalan kearah tembok.
tembok besi yang menjulang tinggi meliputi seluruh daerah yang ada di pinggiran utara benua baru dan pinggiran selatan benua tar tar ( benua tak berpenghuni, selain baltik barat dan baltik timur, ada benua lain, namun pengetahuan manusia yang ada di dalam tembok terbatas dan memang sengaja di batasi entah untuk apa ).
manusia purba mulai mengikis tembok tersebut, proses ini sudah lama mereka lakukan dan ini adalah fase akhir untuk membuka jalan mereka ke dalam tembok besi yang telah lapuk itu.
cairan pengikis berupa masquit serum mereka tumpahkan ( cairan korosif, lebih keras dampaknya dari omega bomb dust ). setelah cairan itu di tumpahkan pada besi sesuatu hal besar terjadi, serbuan angin dari balik tembok mengempaskan beberapa sosok yang bediri di depan tembok.
tidak seperti saat mereka mencoba dulu, saat itu mereka pernah membuat lubang sebesar jari keningkin, mereka sangat penasaran dengan kehidupan di dalam tembok namun yang mereka dapatkan adalah, serbuan peluruh yang mengarah tepat di depan mata seorang pengintip itu. hingga mereka mengurungkan niat mereka untuk memperlebar lubang tersebut, namun sekarang mereka telah bebas, mereka melangkahkan kaki untuk pertama kalinya ke dunia yang baru, dunia yang mengenal siang dan malam.....
bersambung